Cerita Nabi-Nabi Sebagai Tauladan
Panduan Hidup
Cerita nabi-nabi bagi umat Islam pada umumnya merupakan kisah yang selalu didengar dan senantiasa lekat dengan keseharian mereka. Umat Islam menganggap bahwa mengetahui tentang cerita nabi-nabi memang diperlukan sebagai pengajaran hidup bagi pemeluk agama islam.
Dengan mengetahui kisah hidup para nabi, maka Anda bisa memahami. Bagaimana cara yang bijak di dalam menghadapi masalah kehidupan. Cerita nabi-nabi memberi contoh lewat tindakan beliau dan bukan hanya umbaran kata-kata semata.
Salah satu dari cerita nabi-nabi yang bisa dijadikan pembelajaran adalah kisah Nabi Yunus.
Kisah Nabi Yunus as
Nabi Yunus a.s.adalah nabi yang diutus kepada suatu kaum yang berada di kota Ninawa. Sebuah kota yang terletak di Irak sekarang. Bertahun-tahun lamanya Nabi Yunus berdakwah. Berusaha mengajak kaumnya agar meninggalkan kesesatan dan kembali ke jalan yang diridhai Allah swt.
Namun tidak seorang pun yang mau mendengarkan seruannya. Segala usahanya terasa sia-sia saja. Hingga akhirnya Nabi Yunus merasa kesal dan mulai putus asa. Dia tak yakin bahwa kaumnya akan mau mendengarkan seruannya walau hanya satu kali saja.
Nabi Yunus lalu memutuskan untuk pergi meninggalkan kaumnya. Hingga akhirnya dia tiba di tepi pantai yang ada pelabuhannya. Dia melihat ada sebuah kapal besar yang akan berlayar ke negeri seberang.
Nabi Yunus yang sudah bulat tekadnya untuk meninggalkan kaumnya memutuskan untuk naik ke atas kapal dan ikut berlayar. Namun apa daya, saat kapal sudah sampai di tengah laut mendadak kapal itu dihadang badai dan gelombang besar.
Para penumpang kapal panik karena mereka takut kapal akan menenggelamkan mereka semua ke dasar samudera. Mereka yakin bahwa badai yang datang mendadak itu adalah sebuah pertanda. Bahwa Allah marah pada salah seorang diantara mereka yang menumpang di kapal itu.
Namun karena tidak tahu pasti siapa orangnya maka dibuatlah suatu cara. Yaitu dengan diundi. Dan setelah tiga kali diundi ternyata jawabannya tetap tertuju pada Nabi Yunus.
Mengetahui hal itu Nabi Yunus akhirnya menyadari kesalahannya. Tentu Allah marah pada dirinya karena telah berputus asa. Dan meninggalkan begitu saja amanah yang telah diberikan kepadanya yaitu kaumnya para penduduk Ninawa.
Nabi Yunus memohon ampun kepada Allah. Dia lalu terjun ke dalam laut seraya meneriakkan nama Allah yang Maha Agung. Namun sebelum tubuhnya sampai ke dalam laut yang kelam dan dingin, mendadak seekor ikan paus raksasa datang dan menelan tubuh sang nabi Allah. Semua penumpang kapal berteriak histeris melihat tubuh sang nabi lenyap ditelan paus.
Di dalam perut paus ternyata Nabi Yunus yang masih hidup senantiasa berzikir dan beristigfar. Hingga Allah akhirnya mengampuninya. Paus tersebut lalu memuntahkan tubuh Nabi Yunus di tepi pantai.
Nabi Yunus lalu kembali kepada kaumnya dan memulai kembali seruannya. Amanah yang diberikan Allah dijalankan dengan sebaik-baiknya. Sehingga Allah pun memberkahi kota itu dan seluruh penduduknya dengan berkah iman dan takwa.
Kabar gembira ini tercantum di dalam Al-Quran surat Yunus [(10):98]Nah, ini baru satu kisah nabi dari 25 nabi dan rasul yang dikisahkan di dalam al Quran.
Bayangkan betapa banyak pelajaran lain yang akan didapatkan dari cerita nabi-nabi ini. Sehingga wajar sekali bila anak-anak juga sudah mulai dikisahkan oleh orangtuanya tentang cerita nabi-nabi ini.






