logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Keluarga    Anak-Anak    Cerpen Anak    Cerpen Binatang

Fabel, Cerpen Binatang yang Tak Lekang Oleh Waktu

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Makin maraknya cerita atau novel untuk anak membuat usaha toko buku sepertinya kebanjiran buku cerita anak. Mulai dari cerita bergambar, komik, buku balita, novel anak yang ditulis anak-anak, sampai novel anak yang ditulis orang dewasa. Semua menambah kekayaan literatur di Indonesia.

Anak Indonesia membutuhkan cerita anak yang berkualitas agar kemampuan berimajinasinya berkembang dengan baik. Tak hanya dari buku-buku, cerita anak pun bisa dikarang sendiri oleh orang tua. Dan biasanya, cerita karangan sendiri itu lebih mengena dibanding cerita yang ada di buku-buku, karena cerita anak yang dikarang orang tuanya akan selalu berubah-ubah baik karakter maupun plotnya.

Hal tersebut biasanya membuat anak makin semangat mendengarkan cerita kita. Apalagi kalau diperbolehkan mengganti plot atau menambah karakter.

Cerita Bergaya Fabel

Cerita anak dengan menggunakan karakter binatang disebut dengan fabel. Fabel ini sangat disukai banyak anak-anak karena mereka bisa membayangkan perilaku hewan seperti manusia; ada yang marah, nakal, baik, rajin, malas, dan lain sebagainya.

Memasukkan unsur moral di dalamnya juga tak terlalu sulit atau terkesan menggurui, karena orang tua bisa mengumpamakan si hewan sebagai contoh; baik itu contoh baik atau buruk. Hal itulah yang membuat cerpen binatang ini sangat digemari sebagai cerita anak yang bermanfaat sekaligus menghibur.

Fabel yang terkenal adalah kisah Si Kancil, anak nakal. Si kancil ini dikatakan anak yang nakal karena suka mencuri. Lalu si kancil tertangkap petani saat mencuri dan mendapat hukuman. Cerita yang sederhana namun sarat dengan pelajaran moral di dalamnya.

Membuat Fabel Sendiri

Apakah Anda bisa membuat fabel sendiri? Tentu saja bisa! Cara-cara di bawah ini bisa diikuti jika Anda ingin membuat cerita anak khusus untuk si kecil:

1. Tentukan dua hewan sebagai karakter utama.
2. Pilih hewan yang memiliki karakter kuat. Pilihan favorit: harimau, gajah, buaya, semut, lebah, kancil.
3. Tambahkan karakter unik pada masing-masing hewan. Bisa karakter lucu, pemarah, tukang tidur, dan lainnya.
4. Buat plot cerita yang sederhana. Jika anak Anda mengubah-ubah jalan cerita, biarkan saja. Karena itu artinya imajinasinya sedang berkembang.
5. Masukkan konflik dan penyelesaian di dalamnya.
6. Tambahan unsur moral di dalamnya.
7. Ketika menceritakan fabel, gunakan suara yang berbeda untuk tiap hewan.

Untuk mengembangkan daya ingat, Anda bisa mengajak si kecil menceritakan kembali apa yang tadi sudah diceritakan. Anda juga bisa mengajaknya menggambar karakter cerita anak beserta alurnya dan kumpulkan menjadi satu. Buku yang telah Anda berdua selesaikan dapat diperbanyak dengan di scan lalu dijilid dengan rapi. Ketika si kecil berulang tahun, buku tersebut bisa dijadikan souvenir. Istimewa, bukan?

Dijamin buah hati Anda akan merasa bangga jika buku yang dia karyakan dibaca oleh banyak orang.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Cerpen Anak, Menghibur Sekaligus Mendidik
  • Kriteria Cerpen Anak-Anak yang Mencerdaskan
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA