Chairil Anwar
Oleh:
AnneAhira.com Content Team
Dia yang merasa dirinya binatang jalang, muncul dari kumpulan yang terbuang. Walau sempat diledek oleh beberapa kawan, dari generasi mendatang: “Jika dia binatang, ada dikandang nomer berapa? Kebun binatang yang mana?”
Dialah Chairil Anwar. Namun menakutkan bagi beberapa orang yang tengah coba-coba belajar puisi.
Puisinya realis, isinya eksentrik dan ingin memberontak dari tabu. Namun tak banyak orang tahu bahwa sejatinya Chairil adalah anak gelandangan yang tak tahu harus bagaimana? Selain memarahi orang lain lewat kata dan prosa.
Paus sastra Indonesia, HB Yassin, pernah kasihan padanya dan bertanya. “Chairil, kau sudah makan?” Chairil berlalu pergi. Karena dia ingin hidup seribu tahun lagi.
Artikel Terkait

