logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Cinta & Persahabatan    Tips    Tips Putus Cinta

Mengatasi Cinta Yang Hilang


Ketika sedang jatuh cinta dan diliputi suasana cinta, semua terlihat begitu indah dan terasa begitu manis. Dunia bagaikan milik berdua, yang lain hanya mengontrak. Jargon jadul, namun tetap sesuai hingga sekarang.

Tidak bisa dipungkiri, perjalanan cinta tak selamanya manis karena cinta juga membawa rasa pahit. Sama seperti segala sesuatu di dunia ini yang memiliki dua sisi. Hitam dan putih, manis dan pahit, bahagia dan sengsara. Meskipun menyadari adanya dua sisi itu, umumnya kita hanya siap menghadapi sisi baik dan tak siap menghadapi sisi buruk. Contohnya ketika kesedihan datang meratapi cinta yang hilang.

Kita tentu tak berharap hal yang buruk akan terjadi pada kita, namun kita perlu mengantisipasi dan mampu bangkit jika yang tak diharapkan itu terjadi pada kita.

Cinta yang Memudar

Ketika cinta yang manis dan indah itu memudar dan bahkan hilang di tengah perjalanan, tak sedikit dari kita yang terpuruk. Patah hati, tak bersemangat, tak nafsu makan, sedih berkepanjangan, dan menangisi cinta yang hilang.

Media cetak dan media elektronik bahkan bukan baru sekali memberitakan tentang remaja yang mencoba bunuh diri akibat cinta yang hilang ini. Selain percobaan bunuh diri, ada pula yang melakukan perbuatan kriminal kepada mantan kekasihnya (misalnya meneror, menculik, melakukan pemerasan, bahkan membunuh).

Tak ada yang melarang kita untuk bersedih dan menangisi cinta yang hilang. Akan tetapi, tentu kita tahu bahwadengan bersedih dan menangis tak akan menyelesaikan masalah. Kita mungkin akan merasa lega sesaat, namun masalah belum terpecahkan. Masalah harus diselesaikan dengan akal sehat, bukan dengan emosi.

Tahapan Move on

Setelah hubungan kandas begitu saja di tengah jalan, mungkin kita tidak bisa dengan mudah bangkit dari kesedihan. Tentu untuk meraih keceriaan itu kita harus melalui tahap demi tahap. Mulai dari ketika masa putus asa, masa penyembuhan, masa menghadapi dilemma, masa baru, masa tebar pesona, dan masa tahan banting.

Adapun penjelasan dari tahapan demi tahapan move on tersebut, antara lain sebagai berikut.

  • Masa Putus Asa

Awal-awal putus merupakan masa paling berbahaya bagi setiap orang. Tidak jarang seseorang lebih memilih untuk meratapinya dengan menangis didalam kamar. Tentu hal ini dianggap wajar, karena jika perasaan sedih itu dipendam nantinya akan berdampak buruk.

Semakin kita menghindar dari perasaan patah hati, rasa sakit itu semakin terasa. Oleh karena itu, curahkan saja segala emosi yang ada didalam hati. Rasa mencurahkannya tentu bukan dengan melemparkan barang-barang yang ada di kamar, melainkan dengan merenungkan dan menjadikannya pelajaran dalam kehidupan.

Satu hal terpenting yang harus diingat ketika mnghadapi kondisi putus cinta, yaitu hindari sosial media. Terkadang seseorang yang sedang patah hati, cenderung ingin melampiaskannya di media sosial, seperti Facebook dan Twitter.

Mungkin bagi sebagian orang, mencurahkan isi hati di media sosial sangat ampuh untuk meredakan patah hati. Padahal dalam kenyataannya, justru sikap tersebut akan mencoreng nama baik kita, karena mempublikasikan masalah pribadi.

  • Masa Penyembuhan

Meskipun masa putus asa tidak mudah untuk dihadapi, tapi harus kita lewati. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, jangan hanya terdiam meratapi kesedihan.

Kita bisa memulai masa penyembuhan dengan melakukan intropeksi diri terhadap masa jalinan cinta yang lalu. Apakah kita terlalu pasif atau agresif? Apakah kita cenderung mengelah atau dominan? Renungkan hal tersebut dan temukan jawabannya dalam hati kita.

Ingat, dalam masa penyembuhan ini Anda harus bisa menghilangkan pemikiran-pemikiran positif. Contohnya, beranggapan bahwa kita tidak bisa mendapatkan pria lain yang lebih baik. apabila pemikiran tersebut terus menerus ditanamkan dalam benak kita, tentu sulit untuk bankit dari keterpurukan.

  • Masa Menghadapi Dilema

Pada masa menghadapi dilema, kita harus bisa bersikap realistis dengan perasaan. Tidak ada yang tahu kapan rasa sakit itu benar-benar menghilang. Oleh karena itu, kita seharusnya jangan terlalu memaksakan diri untuk melupakan semuanya dan berpura-pura tegar.

Hadapilah masa ini, seperti air yang mengalir. Secara perlahan namun pasti rasa sakit hati itu akan sirna. Nikmati masa-masa ini dengan mencoba sedikit demi sedikit move on dari kesedihan cinta yang hilang.

  • Masa ‘Baru’

Masa baru adalah masa untuk menghadapi hari baru, lembaran baru, dan suasana hati baru. Kita harus bisa menikmati hari yang baru ini dengan penuh kebahagiaan. Bebaskan segala pikiran kita dari rasa sakit hati.

Coba cari segi positif dari putusnya cinta ini. Mungkin saja, ketika berpacaran kita sering dilarang untuk melakukan berbagai hal yang disukai oleh sang kekasih. Nah, sekarang waktu yang tepat untuk melakukan kegitan tersebut. Tentunya kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan positif.

Di masa baru ini, kita juga bisa memulai untuk mencoba membuka hati untuk pria lain. Cobalah untuk berkenalan satu sama lain. Mungkin saja, cocok dan nantinya bisa menjalin kasih.

  • Masa Tebar Pesona

Jangan jadikan putus cinta sebagai alasan kita untuk takut menjalin hubungan asmara baru. Meskipun rasanya sulit untuk membuka hati lagi, tapi kita juga harus ingat setiap orang memiliki sikap dan sifat yang berbeda. Bisa saja, pria yang kali ini adalah pria yang tepat untuk menjadi kekasih, bahkan berlanjut ke jenjang pernikahan.

Dalam masa tebar pesona ini, sebaiknya penampilan dan sikap harus sedikit diubah. Tentu yang diubah adalah sisi negatifnya saja. Misalkan sewaktu kita pacaran dulu, sama sekali tidak mementingkan penampilan dan terkesan jutek. Nah, mulailah untuk lebih menata penampilan, sehingga lawan jenis terpikat. Selain itu, biasakan juga tersenyum, karena senyum mencerminkan sikap ramah tamah.

  • Masa Tahan Banting

Pada masa tahan banting ini, kita harus mencopa melupakan hari-hari kelam dulu. Nikmatilah masa yang baru, masa menjalin asmara dengan pria yang baru.

Jangan biarkan masa lalu itu menghantui dan menahan diri kita untuk bangkit dari kesedihan. Buktikan bahwa diri kita kuat untuk menghadapi kerasnya realita kehidupan ini.

Solusi Diri

Setelah selesai menangis, gunakan akal sehat untuk mengenali penyebab hilangnya cinta itu. Cinta yang hilang bisa terjadi karena pasangan kita meninggal dunia, percintaan jarak jauh (long distance love);atau pasangan kita berselingkuh. Selain itu, putus cinta bisa juga dikarenakan perselisihan yang tak kunjung menemukan titik temu; dan jurang perbedaan  kian membesar.

Terus memaksakan hubungan dalam keadaan seperti ini juga bukan merupakan perbuatan yang mudah. Apa gunanya menjalin cinta jika hanya untuk saling menyakiti? Kita jatuh cinta karena ingin bahagia. Kita mencintai karena ingin merasakan kebahagiaan.

Meskipun terasa berat, kita harus berusaha melupakan cinta yang hilang itu. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menghilangkan rasa sakit akibat cinta yang hilang itu:

  • Singkirkan semua benda yang dapat mengingatkan kita kembali padanya, termasuk hadiah-hadiah yang pernah diberikannya pada kita.
  • Singkirkan fotonya dari meja belajar dan dinding kita. Hapus foto-fotonya dari ponsel dan komputer/laptop kita.
  • Hapus nomor teleponnya dari ponsel kita.
  • Jika perlu, keluarkan atau blokir dia dari daftar teman kita disitus jejaring sosial.
  • Jangan terus mengingat kebaikan dan saat-saat manis bersamanya. Ini hanya akan membuat kita semakin tak dapat menerima kenyataan. Sebaliknya, ingat-ingatlah kekurangan atau sifat-sifatnya yang tidak kita sukai.
  • Temui dan berbicaralah dengan sahabat yang bisa dipercaya. Sahabat yang baik akan mendukung dan tak akan meninggalkan kita di saat-saat sulit.
  • Cari kegiatan baru. Bertemu banyak teman baru akan membuat kita merasa lebih bersemangat.
  • Tekuni hobi kita yang mungkin terbengkalai ketika kita masih menjalin cinta dengannya.

Mulailah melupakan cinta yang hilang itu. Kebahagiaan sedang menanti kita di depan sana.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Makna di Balik Kata-kata Perpisahan
  • Mengatasi Dilema Cinta
  • Menghindari dan Mengobati Putus Cinta
  • 5 Kutipan Kata Motivasi untuk Anda yang Patah Hati
  • Sakit Hati karena Cinta? No Way!
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA