Cipatujah Tasikmalaya, Pesona Pesisir Selatan
Ilustrasi cipatujah tasikmalaya
Di wilayah Pantai Selatan Propinsi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Tasikmalaya, terdapat objek wisata Cipatujah. Pantai yang berjarak 91 kilometer dari kota Tasikmalaya ini belum begitu populer secara nasional dan biasanya dikunjungi oleh masyarakat sekitar Tasikmalaya dan Jawa Barat saja.
Cipatujah sendiri merupakan sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, provinsi Jawa Barat Indonesia. Daerah ini terdiri atas pegunungan kecil dan tepi pantai dengan beberapa objek wisata, seperti pantai Cipatujah Tasikmalaya yang menjadi tempat wisata yang sangat diandalkan oleh kabupaten tersebut.
Objek wisata Cipatujah Tasikmalaya belum memiliki fasilitas yang lengkap, tetapi sudah ada beberapa penginapan yang bisa digunakan pengunjung. Kelak apabila telah dikelola dengan lebih baik, potensi kawasan pantai ini akan mengundang banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Pesona Tiga Pantai
Pantai Cipatujah Tasikmalaya ini adalah sebuah pantai berkarang dengan banyak terumbu karang sebagai tempat ikan untuk bertelur dan berkembang biak.
Pantai yang merupakan pantai terlebar di kawasan pantai selatan ini memiliki pasir besi yang sangat baik untuk digunakan berjemur serta melakukan aktivitas wisata pantai lainnya.
Keindahan pantai ini bisa terlihat dari perpaduan antara hamparan pantai yang landai dengan gelombang laut yang besar. Selain itu, terdapat pula perkebunan kelapa yang subur disertai dengan hamparan rumput yang luas di sekitarnya.
Para peternak kerbau di sekitarnya juga sering menggembalakan ternaknya di padang rumput sekitar pantai tersebut. bahkan sering juga diadakan atraksi balap kerbauyang diiringi oleh tabuhan pencak, rampak kendang, dan angklung yang semakin meramaikan suasana pantai.
Berbagai aktivitas yang bisa dilakukan oleh para pengunjung pantai ini antara lain adalah berenang, melakukan olahraga voli pantai, berjemur, dan memancing di muara sungai Cipatujah.
Fasilitas yang bisa didapatkan oleh pengunjung pantai adalah kios wisata ang menjual aneka kerajinan tangan khas pantai, penginapan, pondok wisata, berbagai warung makanan dan minuman, tempat berjemur, panggung hiburan, gazebo, balawisata, dan tentu saja tempat parkir yang luas.
Objek wisata di sepanjang pantai Cipatujah ini memiliki area sekitar 115 hektar yang terletak kurang lebih 74 km dari pusat kota Tasikmalaya.
Menyusuri Pantai Cipatujah
Pantai utama Cipatujah terlihat membentang memamerkan gelombang-gelombang besar yang pecah menjadi buih-buih dan menimbulkan suara keras. Pantai ini tidak boleh direnangi karena ombaknya tinggi dan arusnya berbahaya.
Namun, Anda bisa tetap menikmati pantai utama Cipatujah dengan berjalan-jalan di atas pasir putih yang halus sambil mandi matahari. Belasan penjaja makanan dan warung-warung masakan laut pun siap melayani jika Anda merasa lapar.
Dari pantai utama Cipatujah, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke pantai Sindangkerta yang hanya berjarak sekitar 10 menit menggunakan kendaraan. Pantai Sindangkerta lebih kecil, tetapi sangat teduh dan sejuk karena dikelilingi pohon-pohon tinggi di sepanjang pantainya yang landai.
Pantai Sindangkerta bisa direnangi karena airnya cukup tenang, tetapi Anda harus berhati-hati dengan karang-karang laut yang tersebar di sana. Di pantai ini terdapat taman laut yang disebut Taman Lengsar. Apabila air tengah surut, Anda bisa melihat jelas aneka karang laut, ikan hias, serta penyu-penyu hijau yang langka.
Setelah puas menikmati pemandangan pantai utama Cipatujah dan pantai Sindangkerta, bagi Anda yang ingin berwisata kuliner dengan mencicipi masakan hasil laut, bisa terus ke pantai Pamayangsari. Pantai ketiga ini tepatnya berupa desa nelayan, tempat para pencari ikan berlabuh setelah mencari nafkah di laut lepas.
Pamayangsari terkenal dengan hasil lautnya yang segar. Anda bisa memilih salah satu dari beberapa rumah makan yang berderet sepanjang “pelabuhan” kapal ikan dan menikmati ikan bawal atau kakap bakar, udang goreng bumbu, cumi goreng tepung, kepiting saus, dan lain-lain. Hmm…sedap sekali menikmati masakan laut sambil memandangi laut yang bergelora di kejauhan.
Daya Tarik Lainnya
Selain memiliki pantai-pantai yang indah, Cipatujah juga masih mempunyai atraksi lain yang bisa diberikan kepada pengunjung, seperti Balap Kerbau. Sebagai salah satu daerah peternakan kerbau, kegiatan membalapkan kerbau menjadi hiburan rutin bagi masyarakat setempat.
Pertunjukan Balap Kerbau biasanya dilangsungkan di sepanjang pesisir pantai utama Cipatujah sambil diiringi kesenian rakyat, misalnya kendang penca, buncis, dan dogdog. Selain itu, wisatawan dan masyarakat juga bisa ambil bagian dalam “kumpul kebo”, yaitu bermain-main bersama kerbau dan peternaknya.
Kegiatan lain yang bisa dilakukan di Cipatujah adalah mandi air panas di Desa Cipanas. Meskipun fasilitas pemandiannya belum memadai, cukup banyak wisatawan yang ketagihan datang ke sana. Di desa ini, Anda juga bisa menyaksikan proses pengolahan gula kelapa tradisional yang dilakukan penduduk. Seru sekali, bukan?
Makanan Khas Cipatujah
Berwisata tidak akan lengkap apabila Anda melewatkan wisata kuliner yang berada di tempat Anda berwisata.begitu juga dengan panatai Cipatujah yang memiliki makanan khas berupa sate mata lembu.
Mata lembu bukanlah mata lembu yang sebenarnya, melainkan sejenis keong laut yang hidup di antara batu karang. Mata lembu tersebut biasa dicari oleh sebagian besar penduduk di sepanjang pantai Cipatujah dan Sindangkerta.
Selain rasanya yang unik, menu sate mata lembu juga memiliki harga yang terjangkau walaupun mata lembu termasuk jenis bahan makanan yang sulit didapatkan.
Bagi penduduk setempat, mata lembu ini merupakan menu makanan yang bisa meningkatkan vitalitas atau kejantanan pria. Denagn uanga sebesar 20 sampai 30 ribu rupiah, Anda bisa mendapatkan satu porsi sate mata lembu yang berisi 10 tusuk sate.
Makanan tersebut sangatlah langka karena tidak bisa dibeli atau didapatkan dari penjual ikan. Anda harus memesan mata lembu terlebih dahulu pada penduduk setempat. Penduduk yang dipesani mata lembu tersebut akan langsung menghubungi orang atau tetangganya yang biasa mencari mata lembu.
Objek Wisata Pendukung
Berkunjung ke pantai Cipatujah Tasikmalaya saja sepertinya belum cukup bagi Anda ang suka bertualang. Oleh sebab itu, beberapa objek wisata di daerah Tasikmalaya juga bisa menjadi objek wisata lain yang mendukung perjalanan Anda sehingga lebih lengkap.
Berendam air panas dan menyaksikan pesona eksotis gunung Galunggung sepertinya bisa menjadi objek wisata pendukung yang dicanangkan setelah Anda selesai menyusuri pantai Cipatujah.
Rasa lelah setelah seharian berjalan dan bermain akan bisa diminimalisasi dengan melakukan kedua hal tersebut.
Selain itu, Anda juga bisa melakukan wisata religi dengan berziarah ke makam Syech Abdul Muhyi yang terletak di Pamijahan. Tokoh ini dikenal sebagai ulama yang membawa Islam ke tatar Sukapura dan diyakini oleh masyarakat setempat sebagai wali.
Ia juga dikenal sebagai wali yang bertirakat di gua serta mengajarkan ilmunya kepada masyarakat sehingga memiliki keyakinan yang kuat akan agama Islam. Jarak yang mesti ditempuh dari Cipatujah ke Pamijahan adalah sekitar 10 km.
Dari berbagai hal yang sudah dijelaskan di atas, tentu Anda sebagai seorang petualang merasa tertarik bukan dengan keindahan pantai Cipatujah Tasikmalaya yang masih perawan itu?
Jangan lupa pula untuk mencicipi menu khas kuliner Cipatujah yang berupa sate mata lembu. Lalu mengakhiri perjalanan dengan berziarah ke Pamijahan. Selamat berekreasi di kota Tasikmalaya!

