Mengenali Ciri Ciri Gagal Ginjal
Ilustrasi ciri ciri gagal ginjal
Gagal ginjal merupakan suatu penyakit yang gejala awalnya tidak terlihat. Baru setelah diperiksa di laboratorium, dapat diketahui apakah seseorang itu terkena gagal ginjal atau tidak. Ciri ciri gagal ginjal pada tiap penderita tidak sama. Namun secara umum, mereka pasti mengalami kesulitan saat buang air kecil. Saat rasa sakit itu sudah terasa, itulah artinya kerusakan ginjal telah memasuki tahapan berikutnya dan membutuhkan pertolongan secepatnya.
Sayangi Ginjal
Ciri-ciri gagal ginjal biasanya dialami oleh orang-orang yang dalam kehidupan sehari-harinya terkadang memang tidak sayang dengan ginjalnya, baik sengaja maupun tidak sengaja. Mereka dengan segenap hati mengkonsumsi makanan yang membuat kerja ginjal menjadi sangat keras. Saat ginjal bekerja terlalu keras, maka suatu saat ginjal akan kelelahan. Pada saat ginjal kelelahan inilah, ia akan mengirimkan sinyal kelelahan dengan rasa sakit yang dialami oleh pemilik ginjal tersebut.
Yang membiarkan dirinya mengkonsumsi makanan yang merusak ginjal ini ternyata bukan hanya orang dewasa yang seharusnya sudah mampu memilih makanan yang baik untuk dirinya. Anak-anak yang terpengaruh oleh makanan modern, juga banyak yang mengalami kegagalan ginjal. Bahkan ada beberapa di antaranya akhirnya tidak tertolong karena ginjalnya telah begitu rusak sedangkan orangtuanya tidak berdaya untuk mengobatinya. Hal ini bisa terjadi karena anak-anak tidak dibiasakan untuk makan makanan yang sehat dan alami.
Kehidupan modern juga telah memaksa penduduk yang tinggal di perkotaan untuk sekedar mengganjal perut dengan makanan instan atau makanan cepat saji. Padahal semua tahu kalau makanan instan dan makanan cepat saji itu mengandung begitu banyak pengawet dan bahan-bahan kimia lainnya. Kalau mereka tidak sering minum, maka ginjalnya akan rusak secara perlahan. Keterpaksaan ini sering menjadi satu alasan yang sering terdengar.
Kalau mau, pasti ada jalan. Memang banyak cara untuk hidup lebih sehat. Menanam sendiri bahan makanan yang sering disantap sehari-hari. Misalnya, beberapa jenis tumbuhan yang mudah tumbuh dan mudah dipanen, kangkung, bayam, dan lain-lain. Sayuran itu bisa dibuat beberapa jenis panganan termasuk juga lauk yang segar untuk makan malam atau sarapan. Tetapi alasan tidak ada waktu dan alasan tidak ada lahan menjadikan hal ini tidak sempat dilakukan.
Bila mau, kurangi jam menonton televisi atau waktu bercengkrama yang tidak menentu melalui jejaring sosial termasuk BBM. Waktu yang ada bisa digunakan untuk melakukan banyak hal yang bermanfaat demi kehidupan yang lebih baik. Tidak banyak yang mau melakukannya. Mereka tetap berpikir bahwa makan apa saja yang penting kenyang. Gaya hidup seperti ini akhirnya harus dibayar mahal dengan kegagalan organ ginjal bekerja dengan baik.
Mereka mungkin tidak menyadari bahwa sangat tidak menyenangkan kalau harus mengobati sakit yang telah diderita. Mungkin juga tidak ada pengaruh yang lain dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Biasanya hidup sehat itu memang merupakan satu pengaruh yang baik yang ditularkan oleh orang-orang yang mempunyai komitmen yang kuat demi kehidupan yang lebih baik. Kalau tidak dimulai dari diri sendiri, maka mau mulai dari mana?
Hidup sehat itu terlihat menyulitkan. Padahal kalau ingin dihitung-hitung, hidup sehat itu muarh meriah. Terlihat sulit karena seolah orang-orang yang menerapkan gaya hidup seperti ini menahan diri dengan segala keindahan dan kenikmatan yang tersejadi di depan mata. Makanan yang terlihat begitu lezat mengundang selera itu mengandung banayk lemak dan minyak jenuh. Rasanya perut selalu terbuka dengan makanan seperti itu.
Hidup Sehat Itu Mudah
Sebenarnya ketika pikiran telah dibuat mengerti tentang hidup sehat, dengan sendirinya pikiran ini terkendali dari menyantap makanan yang menyebabkan berabgai penyakit yang membahayakan kesehatan. Misalnya, orang yang tahu tentang kandungan makanan cepat saji, tidak akan membeli makanan seperti itu. Karena tubuhnya telah terbiasa dengan makanan yang organik, sekali ia menyantap makanan seperti ini, maka kepalanya akan pusing.
Begitu juga dengan minuman bersoda. Orang yang hidup sehat tidak akan mengorbankan organ tubuhnya teracuni dengan minuman yang mengandung gula begitu tinggi. Ia akan lebih memilih minuman yang menyegarkan bagi tubuhnya dan bukan hanya membayangkan nikmat yang akan dirasakan oleh lidah dan tenggorokannya. Kalau karat saja bisa lepas ketika dimasukkan dalam air dari minuman bersoda, apalagi organ dalam tubuh yang terdiri dari daging dan darah.
Tentunya organ dalam tubuh itu lama-alam tidak akan tahan menanggung derita dihantam oleh minuman yang bersoda. Tidak hanya sakit ginjal yang akan dialami, diabetes, darah tinggi, dan jantung bisa juga mendatangi diri dalam waktu yang bersamaan. Bagi yang sudah mengerti dan paham, ia mau menahan diri dari semua godaan makanan dan minuman yang membahayakan dirinya.
Pengetahuan dan pengaruh hidup sehat ini seharusnya menjadi satu pola hidup yang diketahui oleh anak-anak sedini mungkin. Merekalah yang akan merasakan akibat yang sangat tidak menyenangkan ketika ginjalnya bermasalah. Orangtua juga akan merasakan akibat yang tidak sedikit ketika ada salah satu dari anak-anaknya yang terkena gagal ginjal. Rasa sakit yang luar biasa akan membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Jangankan untuk bangun dari tempat tidur, bergerak sedikit saja terasa sakit.
Gagal ginjal ini menjadi satu dari beberapa penyebab kematian yang cukup banyak terjadi di Indonesia. Sebaiknya hal ini bisa dicegah agar banyak orang yang tidak terjangkiti penyakit yang bisa dicegah ini. Gaya hidup sehat dengan tubuh yang aktif, merupakan salah satu hal yang harus ditularkan. Kalau tidak, maka tubuh akan cepat aus. Gerak badan itu bukan saja akan membuat orang merasa lebih segar dan berpikir lebih jernih, juga akan membuat mereka ingin selalu sehat.
Keinginan inilah yang akan membuat mereka berpikir untuk selalu menjaga kesehatannya. Mungkin banyak yang mengira bahwa menjaga kesehatan itu membutuhkan dana yang banyak. Tidak harus seperti itu. Cukup dengan mengatur waktu tidur dan waktu istirahat. Mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dimakan. Mengatur tingkat stres dan mengatur perasaan dan pikiran agar tidak mudah galau dan cemas dengan kehidupan dunia yang fana.
Fungsi dan Ciri Gagal Ginjal
Ginjal adalah organ manusia yang fungsinya penting sekali dalam proses sekresi. Ia merupakan alat filtrasi yang harus bisa mengeluarkan zat seperti air, asam, garam dan berbagai mineral yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh. Jika fungsi itu tidak dapat lagi dilakukan oleh ginjal, itu yang sering disebut sebagai penyakit gagal ginjal.
Penderita gagal ginjal akan tersendat-sendat ketika buang air kecil. Merasa sudah selesai dan habis urinenya, tapi masih saja menetes keluar. Warna urine berubah dan sedikit berbusa. Beberapa anggota tubuh menjadi bengkak karena cairan menumpuk di sana. Penderita akan cepat capek, dan hilang nafsu makan, serta sesak nafas akibat air berkumpul di paru-paru. Keadaan yang sangat parah ini begitu menyakitkan
Pencegahan
Sebelum mengalami gejala gagal ginjal seperti di atas, ada baiknya Anda melakukan medical check up atau pengecekan terhadap kondisi seluruh organ tubuh secara lengkap di rumah sakit. Hal itu dapat mendeteksi secara dini adanya kelainan dalam organ tubuh, termasuk ginjal, dan melakukan penanganan sejak dini sebelum berubah menjadi parah.
Mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang dianjurkan dokter, yaitu sekitar 8 liter sehari akan membantu ginjal membersihkan tubuh kita. Sebisa mungkin hindari minuman yang mengandung bahan kimia seperti alkohol, bahan pengawet, serta bahan pewarna yang bukan bahan pewarna makanan. Sebab, mereka hanya akan memperberat kerja ginjal.
Jika ternyata Anda mengalami ciri ciri gagal ginjal dan divonis mengalami penyakit tersebut oleh dokter, serta harus menjalani cuci darah secara teratur, maka jangan putus asa. Ada banyak sekali orang yang masih dapat berprestasi walau pun harus terus menjalani cuci darah selama sisa hidupnya.
Salah satu contohnya adalah penulis Pipit Senja, yang sejak usia muda hingga saat ini berusia sekitar 50-an, masih terus menghasilkan karya-karya berupa novel dan buku bermutu. Bahkan dapat menjalani hidup berumah tangga serta memiliki 2 orang anak yang sukses. Mencegah selalu lebih baik dari pada mengobati. Oleh sebab itu, gaya hidup sehat dan menjauhi berbagai hal yang sifatnya tidak alami, akan membuat ginjal Anda sehat pula.

