Mitos dan Ciri-Ciri HIV AIDS

Stigma buruk selalu melekat pada penderita AIDS. Mereka dikucilkan di masyarakat, di tempat kerja. Petugas rumah sakit pun terkadang memberikan perlakuan diskriminatif terhadap mereka.
Inilah informasi yang benar dan ciri-ciri HIV/AIDS
Pengertian AIDS dan Virus HIV
AIDS adalah kepanjangan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. AIDS merupakan kumpulan gejala infeksi yang disebabkan rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat virus HIV. AIDS bukan penyakit keturunan.
HIV merupakan kepanjangan dari Human Imunodeficiency Virus. Artinya, virus ini menjadikan “cemilan” atau memangsa kekebalan tubuh manusia untuk tumbuh dan berkembang biak.
Seseorang yang terkena virus HIV belum tentu terkena AIDS. Butuh waktu belasan tahun untuk menjadikan seseorang yang terinfeksi HIV menjadi penderita AIDS. Virus ini memangsa sistem kekebalan tubuh secara perlahan-lahan sampai akhirnya orang yang dihinggapi virus tersebut “tumbang” dan berubah menjadi penderita AIDS.
Gejala-gejala Umum AIDS
Adapun gejala-gejala umum AIDS adalah sebagai berikut.
- Penurunan berat badan tanpa sebab (lebih dari 10 %) dalam sebulan.
- Diare berlarut-larut lebih dari satu bulan.
- Demam yang berfluktuasi tanpa sebab yang jelas lebih dari satu bulan.
- Batuk lebih dari satu bulan dan tak kunjung sembuh.
- Gatal-gatal di seluruh tubuh.
- Herpes Zoster (mirip cacar air), ini disebabkan virus herpes.
- Candidiasih, bintik-bintik merah atau ruam-ruam paa sebagian besar permukaan kulit.
- Pembengkakan kelenjar tubuh (ketiak, leher)
Mitos Penularan HIV AIDS
Minimnya pengetahuan tentang HIV AIDS menyebabkan seseorang yang terkena AIDS seperti orang sudah jatuh ditimpa tangga. Artinya, mereka tidak mendapatkan pertolongan atau rasa simpati dari orang lain disebabkan beberapa mitos keliru.
Mitos tersebut adalah HIV/AIDS bisa menular melalui berpelukan, bersalaman, memakai gelas yang sama, berbagi kamar mandi yang sama, bersin, gigitan nyamuk, dan batuk.
Cairan yang tidak berpotensi dihinggapi virus HIV adalah air mata, air liur (kecuali jika ada luka di bibir saat berciuman), keringat.
Kita tetap dapat bersahabat dengan mereka (penderita AIDS) tanpa takut tertular. Selain obat, mereka butuh teman untuk berbagi dan berkeluh kesah.
Tempat Favorit Virus HIV
Virus HIV memiliki tempat favorit bersarang di dalam cairan tubuh manusia. Cairan-cairan tersebut adalah darah, sperma, cairan vagina, dan air susu ibu.
Cara Penularan Virus HIV
Penularan virus HIV dapat terjadi melalui hal-hal berikut ini.
- Transfusi darah.
- Penggunaan jarum suntik, tindik, tattoo, akupuntur yang tidak steril atau mengandung virus HIV.
- Pemberian ASI dari ibu penderita AIDS kepada anaknya.
- Berganti-ganti pasangan (berhubungan seks dengan penderita AIDS).
Cara Pencegahan Virus HIV
Virus HIV dapat dicegah dengan melakukan hal-hal sebagai berikut.






