logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Sakit Asam Urat

Penyebab dan Ciri-Ciri Penyakit Asam Urat


Ilustrasi ciri ciri penyakit asam urat

Penyakit asam urat tidak hanya diderita oleh orang lanjut usia, tetapi penyakit ini pun bisa menyerang para remaja. Asam urat menyebabkan rasa nyeri pada persendian. Berikut akan dijelaskan mengenai penyebab dan ciri-ciri penyakit asam urat.

Asam urat digolongkan masuk pada penyakit reumatik (artitis gout). Penyebab utama penyakit ini adalah akibat kadar asam urat/ uric acid yang berlebihan di dalam darah sehingga menyebabkan penumpukan zat purin di dalam rongga persendian.

Zat purin berasal dari hasil mengkonsumsi zat makanan (baik hewani maupun nabati), selain itu proses perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara alami karena penyakit dan kinerja fungsi ginjal yang tidak maksimal dalam mengeluarkan racun tubuh juga dapat menghasilkan zat purin. Asam urat dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk feses (kotoran) dan urin.

Adapun ciri-ciri penyakit asam urat antara lain adalah rasa kesemutan dan linu pada sendi, nyeri yang muncul terutama pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur. Selain itu, terjadi pembengkakan pada sendi, kemerahan, rasa panas dan nyeri yang luar biasa.

Hyperuricemia merupakan keadaan ketika kadar asam urat/ uric acid yang berlebihan di dalam darah. Kebanyakan orang yang mengalami hyperuricemia tidak terserang gout. Gout adalah gejala berupa rasa sakit, panas, bengkak, dan warna kemerahan pada persendian.

Umumnya, jika penderita asam urat juga mengalami gout maka ini akan berpengaruh pada sendi yang lain, seperti sendi yang terletak di lutut, siku, kaki, tangan, pergelangan, dan punggung.

Dianjurkan penderita penyakit asam urat untuk melakukan pengobatan secara teratur agar kadar asam urat kembali normal. Kadar asam urat yang normal pada pria berkisar antara 3 – 7 mg/dl,  sedangkan pada wanita berkisar antara 2,4 - 6 mg/dl. Sebaiknya setelah kadar asam urat kembali normal penderita diharuskan tetap menjaga pola makan yang sehat dan tidak mengandung banyak purin.

Makanan yang mengandung banyak zat purin, antara lain daging, telur, kaldu, kacang-kacangan dan olahannya (seperti tauge), jeroan hewan, cumi, kepiting, udang, kerang, sayuran berwarna hijau (seperti bayam, kangkung, asparagus, daun singkong, kembang kol dan buncis), durian, alpukat, nanas serta minuman dan makanan beralkohol (bir, wiski, anggur, tape, tuak).

Meminum banyak air putih juga sangat bermanfaat untuk memperbaiki metabolisme yang berguna untuk mengeluarkan zat purin dari dalam tubuh. Makanan rendah kalori juga sangat baik dikonsumsi oleh penderita penyakit ini.

Menghindari makanan yang beresiko dan olah raga secara teratur dapat meningkatkan stamina tubuh dan memelihara kadar zat purin pada ukuran yang tidak membahayakan atau nomal.

Penyebab Asam Urat

Asam urat dalam tubuh manusia bisa bersumber dari luar tubuh (ekstrogen) dan bisa pula bersumber dari dalam tubuh (indrogen), yaitu akibat dari jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

Kerusakan tersebut akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung inti sel atau akibat dari jaringan organ tubuh kita yang rusak, sehingga asam nukleat dari inti sel akan dimetabolisir menjadi asam murat. Akibatnya, kadar asam urat dalam tubuh akan meningkat.

Meningkatnya kadar asam urat akan memudahkan terjadinya pengendapan kristal-kristal pada bagian tubuh tertentu. Pengendapan kristal asam urat akan mudah terjadi apabila penderita kurang minum air putih atau kurangnya cairan dalam tubuh. Ini akan menyebabkan rasa sakit karena dapat menimbulkan peradangan.

Asam urat dapat pula terjadi karena penyakit menahun, diabetes mellitus, kanker, dan juga akibat penurunan berat badan yang terlalu berlebihan (diet yang berlebihan).

Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu, penderita dimungkinkan mengalami hiperurisemia.

Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia. Perjalanan penyakit yang klasik biasanya dimulai dengan suatu serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah cek asam uratnya tinggi di atas 7 mg/dl, dan makin lama makin tinggi.

Jika demikian, kemungkinannya untuk menjadi penyakit gout itu makin besar. Biasanya 25% orang yang asam uratnya tinggi akan menjadi penyakit gout. Bila kadar asam urat tinggi tapi tidak ada gejala serangan sendi ini disebut stadium awal.

Pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tetapi ada yang muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.

Faktor Risiko Asam Urat

Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol.

Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat.

Asupan yang masuk ke tubuh juga memengaruhi kadar asam urat dalam darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri.

Kalau menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.

Penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal.

Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. Karena itu, siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.

Makin cepat seseorang mendapat pengobatan sejak serangan akut, makin cepat pula penyembuhannya. Pengidap penyakit asam urat dapat diberikan obat anti inflamasi nonsteroid atau antirematik dan obat penurun kadar asam urat atau obat yang mempercepat dan meningkatkan pengeluaran asam urat lewat kemih yang disebut probenecid atau obat yang menurunkan produksi asam urat, allopurinol.

Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan yang rendah purin dan membatasi diri untuk mengonsumsi makanan berlemak. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta disarankan untuk banyak minum air putih.

Pengobatan Asam Urat

Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen. Asam Urat dan pengobatannya

Orang menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.

Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan. Ikan hearing atau sejenisnya (sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan –seperti hati, jantung, babat, dan limfa. asam urat dan pengobatannya

Konsumsi jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit.

Pengobatan asam urat bisa dilakukan dengan cara melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mencegah dan Mengobati Asam Urat
  • Duet Maut Kolesterol dan Asam Urat
  • Asam Urat Adalah Penyakit Ngilu Sendi, Benarkah?
  • Metode Askep Asam Urat
  • Makanan Penyebab Penyakit Asam Urat
  • Waspada Gejala Asam Urat
  • Waspadai Bahaya Asam Urat
  • Cara Mengatasi Asam Urat
  • Penyebab Asam Urat dan Pengobatannya
  • Mengenali Gejala Penyakit Asam Urat
  • Makanan Penderita Asam Urat
  • Kenali Gejala Asam Urat dan Obatnya
  • Berkenalan Lebih Lanjut dengan Asam Urat Tinggi
  • Cara Mengobati Asam Urat dengan Ramuan Tradisional
  • Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA