Mengenal Ciri Penyakit Ginjal
Ilustrasi ciri penyakit ginjal
Ginjal adalah organ penting yang berfungsi untuk menyaring darah, mengeluarkan hasil metabolisme tubuh berupa air seni atau urin, dan mengatur kadar ion-ion di luar sel, seperti ion hidrogen, kalium, fosfat, natrium, dan lain sebagainya. Tidak bisa dibayangkan kalau fungsi ini terganggu. Tubuh akan kehilangan keimbangannya. Gangguan yang terjadi pada ginjal ini akan menyebabkan beragam penyakit yang berbeda, mulai dari radang ginjal, batu ginjal, infeksi ginjal, hingga Glomerulonephritis akuta (GNA). Meskipun organ yang terganggu sama, namun masing-masing memberikan ciri penyakit ginjal yang berbeda.
Mengenal Gangguan Ginjal
Berita tentang orang yang rela menjual ginjalnya, langsung disambut sangat antusias oleh berbagai kalangan masyarakat. Hal ini tentu saja menunjukan betapa tingginya tingkat gangguan ginjal yang ada di masyarakat. Padahal organ tubuh itu haram dijual. Kalau organ itu akan disumbangkan, baik yang menyumbang masih hidup maupun telah meninggal dunia atas wasiat yang meninggal ataupun inisiatif dari keluarga, maka hal ini malah tidak dilarang. Harga yang ditawarkan oelh orang-orang frustasi yang tidak tahu lagi mau mencari uang ke mana itu, cukup bervariasi. Bahkan ada yang menjual hanya sekira 10 juta.
Tidak sedikit yang menjual ginjalnya dengan harga ratusan juta rupiah. Bahkan ada yang rela menjual ginjal hanya untuk mendapatkan satu produk teknologi yang mungkin akan cepat menjadi usang dalam waktu singkat seiring dengan keluarnya teknologi baru. Saking sangat dibutuhkannya, orang pun rela membunuh orang lain demi mendapatkan ginjal sehat nan segar. Isu yang menyebutkan ada beberapa sindikat penjual oragn tubuh yang bergentayangan di tempat-tempat diskotek, cukup membuat bulug kuduk berdiri dan merinding karena tidak terbayangkan betapa demi uang orang menghalalkan segala cara.
Isu itu menyebutkan bahwa ada beberapa korban gadis cantik yang termakan rayuan laki-laki ganteng pintar merayu. Gadis cantik yang pasti masih muda itu akan diajak ke hotel. Selama di hotel tentu saja sang gadis membayangkan hal-hal yang senang dalam ukuran duniawi. Memang ia mendapatkan kesenangan itu hingga ia lupa diri bahkan tak sadarkan diri. Ketika ia terbangun, ia telah dalam keadaan telanjang dan ia tahu kalau ia telanjang sejak masuk ke kamar itu. Yang ia tidak tahu dan tidak sadar adalah bahwa ia berada di bath tub penuh dengan es yang menutupi seluruh tubuhnya. Ia menemukan pesan bahwa ia tidak boleh bergerak atau akan kehilangan nyawanya dan ia harus segera menghubungi pihak para medis kalau ingin selamat.
Ia mendapati bagian pinggangnya yang sakit. Ia melihat ada jahitan yang tidak beraturan asal tertutup saja. Tubuhnya memerah karena mandi darah. Ia memang sempat menelpon pihak paramedis, tetepi nyawanya tidak tertolong lagi. Isu ini beredar dari jejaring sosial. Tidak ketahui apakah isu ini memang benar atau tidak. Yang pasti adalah bahwa kalau memang ini benar, hal ini benar-benar menjadi pelajaran. Tidak saja menunjukkan indikasi bahwa perbuatan yang begitu kejam itu mungkin saja ada, tetapi, tidak begitu saja melanggar hukum yang telah ditetapkan oleh Tuhan adalah satu hal yang sangat penting.
Betapa tidak membahagiakannya kalau harus mati setelah berzina dan tubuh diperlakukan seperti itu. Itulah satu contoh kematian yang tidak baik. Mudah-mudahan kisah ini tidak benar sehingga gambaran itu hanyalah salah satu ilustrasi kalau mungkin saja di luar sana ada sindikat yang seperti itu. Indikasi ke arah sana memang ada. Maraknya penculikan anak-anak jalanan yang diikuti dengan pembunuhan dan tubuh mereka yang tidak utuh lagi karena organ dalamnya diambil terutama ginjal dan hati serta jantung, telah semakin menunjukan lampu merah kewaspadaan.
Ginjal adalah satu organ yang sangat penting. Makanan yang mengandung kalori tinggi serta bahan kimia yang begitu pekat, telah membuat kerja ginjal meningkat. Tidak sedikit dijumpai kasus cuci darah yang dilakukan oleh pasien berusia muda bahkan masih anak-anak. Mereka yang sering makan makanan ringan dengan segala bumbu yang tidak karuan, telah secara tidak sadar membunuh ginjalnya sendiri. Minuman bersoda tidak saja membuat penyakit diabetes datang dengan cepat, ginjal yang rentan juga menjadi mengembang dan membusuk.
Sakit pinggang akan semakin sering terasa. Rasa perih ketika buang air kecil juga menjadi satu ciri khusus bahwa gangguan ginjal ini telah datang. Sangat dianjurkan kepada orangtua untuk memberikan edukasi kepada anak-anaknya tentang makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Tanpa pembiasaan, anak-anak tidak akan tahu mana makanan yang baik dan mana makanan yang seharusnya tidak dikonsumsi dalam jumlah yang banyak atau tidak sama sekali. Tanpa pembiasaan dan pemberian informasi yang tepat, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang hidupnya untuk makan dan bukan makan untuk hidup.
Air untuk kesehatan ginjal
Secara umum, kekurangan air dalam tubuh dapat memperburuk kondisi ginjal ini. Air sebagai penyusun tubuh kita terbesar, yakni hingga 80 %, haruslah kita perhatikan dengan baik pemenuhannya. Karena apabila tubuh kekurangan air, maka aliran darah akan terhambat. Hal ini menyebabkan menurunnya efisiensi metabolime secara dramatis. Dan pada akhirnya, akan menambah pula beban kerja ginjal. Karena itulah, orang yang terkena penyakit ginjal menunjukkan ciri yang serupa, yaitu keadaan umum yang nampak lesu dan buruk.
Ciri Penyakit yang Berhubungan Dengan Ginjal
Biasanya, ginjal yang telah tergangggu atau terjangkit penyakit tidak serta merta menunjukkan ciri-ciri atau gejala yang memprihatinkan. Berikut adalah beberapa ciri penyakit ginjal sesuai dengan jenis penyakitnya:
Glomerulonephiritis akuta (GNA)
Ciri awal seorang yang terkena glomerulonephiris akuta adalah kelopak mata yang membengkak, air kencing berwarna merah daging, dan keadaan umum lainnya yang melemah. Kelopak mata yang membengkak tersebut merupakan ciri penyakit ginjal yang khas terjadi pada penderita gomerulonephiritis akuta saja. Setelah itu, beberapa ciri itu akan mereda seolah kesehatan tubuh kembai normal. Akan tetapi, keadaan serupa akan terulang pada beberapa bulan berikutnya, bahkan mungkin juga beberapa tahun kemudian.
Apabila ciri gangguan ginjal ini diabaikan serta tidak ada upaya untuk memeriksa dan mengobatinya, maka penyakit ginjal menjadi semakin kronis. Penyakit ginjal yang telah kronis tersebut biasanya datang tanpa menimbulkan keluhan apapun, seketika saja tubuh akan terasa lemah, mual, lesu, gelisah, nyeri di kepala, dan kesadaran menurun. Dalam stadium ini, kelopak mata akan membengkak lagi, tapi pembengkakakannya tidak lebih besar seperti sebelum kronis. Ketika ciri gangguan ginjal gomerulonephiritis akuta ini mulai nampak, maka bersegeralah untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan kencing dan darah dapat menunjukkan apakah Anda betul-betul menderita gomerulonephiritis akuta ataukah tidak.
Batu ginjal atau kencing batu
Penyakit batu ginjal tidak hanya diderita oleh orang-orang lanjut usia, anak muda dan anak-anak pun mempunyai potensi untuk menderita penyakit ini. Namun Anda jangan terkecoh, penyakit batu ginjal tidaklah berhubungan sama sekali dengan batu ataupun kerikil yang menyangkut di dalam ginjal. Batu ginjal merupakan gumpalan mineral keras yang terbentuk di sepanjang saluran kemih, yaitu di ginjal, saluran ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih), dan kandung kemih. Mineral yang sering menggumpal adalah kalsium (kapur) disamping fosfat dan oksalat.
Seperti halnya gomerulonephiritis akuta, ciri penyakit batu ginjal tidak tampak sebelumnya. Setelah gumpalan mineral mulai bergerak memasuki piala ginjal, barulah akan terasa nyeri yang luar biasa hebatnya di sekitar pinggang, keluar keringat yang banyak, nadi melemah, pucat dan tekanan darah menurun. penyakit ginjal yang khas pada batu ginjal adalah nyeri yang terasa membakar di sekitar pinggang. Ciri-ciri tersebut akan menghilang untuk beberapa lama kemudian kembali dengan lebih menyakitkan. Bahkan bisa saja penderita batu ginjal sampai mengalami kolik, yakni rasa nyeri yang begitu hebatnya sehingga membuat penderita berguling-guling dan berteriak-teriak.
Infeksi ginjal
Seperti halnya infeksi yang terjadi pada bagian lain, infeksi ginjal juga menyebabkan panas tinggi, demam, dan nafsu makan berkurang. Apabila dilihat menggunakan mikrosop di laboratorium, maka akan ditemukan kuman dalam air seni Si Penderita. Penyakit ginjal ini antara lain nampak pucat, mudah letih, nyeri di kepala, tekanan darah meninggi karena pembuluh darah di dalamnya menciut, dan jantung berdebar-debar. Ciri lainnya adalah rasa nyeri yang timbul selama Si Penderita kencing. Bahkan pada anak, infeksi ginjal dapat mengakibatkan kejang-kejang dan mengigau.

