Baik dan Buruknya Ciuman Lidah
Ciuman lidah merupakan bagian kelanjutan dari ciuman bibir. Ciuman ini membutuhkan beberapa hal penting dan yang paling utama adalah kedekatan satu dengan lainnya. Ciuman lidah tak bisa dilakukan dengan terpaksa, harus benar-benar merupakan keinginan kedua belah pihak.
Beberapa Manfaat Ciuman Lidah
- Mengungkapkan perasaan cinta dan sayang. Ciuman lidah merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan perasaan cinta dan sayang seseorang terhadap pasangannya. Dengan melakukan ciuman tersebut, kedekatan mereka akan semakin bertambah. Syaratnya tentu saja mereka haruslah dua orang yang telah mengikat janji dalam sebuah pernikahan.
- Meredakan ketegangan. Ciuman lidah dapat menjadi sarana seseorang untuk melepaskan ketegangan. Misalnya saja ketika suatu hari bertengkar dengan pasangannya, karena adanya miskomunikasi. Apabila miskomunikasi tadi telah terselesaikan dengan baik, maka ciuman lidah bisa merekatkan kembali emosi mereka yang telah sempat merenggang.
- Mengatasi stres. Ciuman lidah dikatakan dapat mengatasi stres. Adanya hormon tertentu yang terkandung dalam saliva bisa meredakan ketegangan akibat stres. Akhirnya hormon stres menjadi kalah dan menurun kadarnya karena adanya ciuman lidah ini.
- Menyehatkan dan melancarkan sistem peredaran darah dan jantung. Ciuman lidah seperti halnya ciuman romantis, juga membuat denyut nadi kita akan melaju sekitar 110 ketukan per menit. Hal ini sangat baik bagi kelancaran peredaran darah dan kinerja jantung.
- Menyehatkan gigi. Ciuman lidah, kadangkala disertai dengan mepertautkan gigi geligi dua orang pasangan yang tengah melakukannya. Saliva yang berada di sela gigi tersebut ternyata dikatakan dapat menghancurkan adanya karang gigi yang sangat mengganggu. Dengan rajin melakukan ciuman lidah, maka dimungkinkan gigi seseorang akan menjadi lebih sehat dan terjaga kebersihannya.
- Membuat awet muda. Ciuman lidah yang dilakukan dengan romantis mampu menstimulasi otot-otot wajah untuk bergerak seperti senam wajah. Hal tersebut melancarkan peredaran darah dan membuat kerutan di wajah semakin berkurang dan bahkan menghilang.
- Meningkatkan sistem imun tubuh. Pertukaran saliva yang terjadi pada saat seseorang melakukan ciuman lidah dengan pasangannya akan membuat imun tubuh meningkat. Ada hormon tertentu yang terkandung dalam saliva tadi benar-benar membantu tubuh untuk lebih tahan terhadap berbagai macam penyakit yang menyerang.
Beberapa Kerugian Akibat Ciuman Lidah
Ciuman lidah yang seharusnya bisa bermanfaat untuk pasangan yang telah terikat dalam status pernikahan, bisa pula berakibat kurang baik apabila dilakukan dengan salah.
1. Kerugian Ciuman Lidah - Sariawan
Melakukan ciuman lidah dalam jangka waktu yang terlalu lama dan di luar kendali bisa berakibat terjadinya luka mikro pada rongga mulut atau permukaan lidah. Luka mikro ini, walaupun sedemikian kecilnya tetap bisa menjadi sarana kuman untuk merusak jaringan rongga mulut. Akibatnya adalah terjangkitnya penyakit sariawan.
Jika dibiarkan berlarut-larut, sariawan ini akan sangat menyiksa karena setiap gerakan yang terjadi pada rongga mulut akan mengakibatkan nyeri. Aktivitas sehari-hari pun menjadi terganggu.
2. Kerugian Ciuman Lidah - Radang Tenggorokan
Ciuman lidah dengan menjulurkan lidah yang terlalu kuat mengakibatkan otot tenggorokan berada dalam kondisi tegang. Jika ini terus dilakukan secara berlebihan, maka ciuman lidah bisa mengakibatkan nyeri dan semakin mudah terjangkit radang tenggorokan.
Luka mikro yang seharusnya tidak masalah ketika kemasukan kuman, bisa menjadi infeksi, badan panas dan luka semakin melebar. Karena letak radang yang tidak terlihat oleh mata kepala, maka perlu bantuan dokter ahli untuk mengobatinya. Obat penghilang nyeri, antibiotik dan multivitamin akan sangat diperlukan oleh pasien dengan keluhan nyeri akibat radang tenggorokan ini.
3. Kerugian Ciuman Lidah - Tertular Penyakit HIV
Luka mikro akibat ciuman lidah memang seringkali tidak disadari oleh hampir semua orang, karena memang luka ini tidak bisa dilihat oleh mata kepala manusia secara langsung. Namun, bagi kuman, bakteri dan virus, luka mikro ini sudah cukup untuk dijadikan jalan masuk mereka ke jaringan tubuh. Akan sangat fatal apabila yang menyerang luka itu ternyata adalah virus HIV yang mengakibatkan penyakit AIDS.
4. Kerugian Ciuman Lidah - Tertular Hepatitis
Seperti halnya virus HIV, virus hepatitis juga bisa menular ke orang lain melalui ciuman lidah yang dilakukan terlalu bersemangat. Ciuman lidah bisa mengakibatkan luka mikro pada rongga mulut dan tenggorokan. Luka mikro ini akan menjadi jalan masuk virus hepatitis untuk masuk ke dalam tubuh manusia. Hepatitis, belum ada obatnya. Pengobatan hepatitis yang ada saat ini adalah meredakan efek negatif virus hepatitis, memperbaiki sistem kekebalan dan daya tubuh agar badan tetap terasa sehat dan bugar.
5. Kerugian Ciuman Lidah - Tertular Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan/ Paru-paru
Pasangan yang melakukan ciuman lidah kadang tidak menyadari bahwa salah satu dari mereka sedang terjangkit penyakit infeksi saluran pernafasan. Bagian-bagian yang terserang bisanya adalah rongga tenggorokan dan paru-paru. Bakteri, kuman bahkan virus yang menyerang saluran pernafasan ini bisa berpindah dengan mudah melalui nafas penderitanya.
Jika penderita batuk, mungkin masih bisa ditutupi dengan sapu tangan atau tisu. Ketika bakteri atau virus itu terbang melalui udara bebas, masih ada kemungkinan mati akibat panasnya udara yang membawanya terbang. Lalu bagaimana jika proses perpindahan bakteri atau virus itu terjadi secara langsung ketika penderita melakukan ciuman lidah?
Ciuman lidah sangat memungkinkan pasangan saling menghirup udara yang keluar dari masing-masing paru-paru. Bakteri atau virus yang menjangkiti saluran pernafasan itu akan dengan mudah pula berpindah paru-paru satu ke paru-paru pasangannya. Saat itulah bakteri atau virus berpindah tempat dan menjangkiti saluran pernafasan pasangan secara langsung. Sangat mengerikan jika perpindahan bakteri atau virus itu bisa digabarkan secara visual, terutama akibat dilakukannya ciuman lidah.
Tip Melakukan Ciuman Lidah
Ciuman lidah, jika memang perlu dilakukan, harus benar-benar melalui pertimbangan yang sangat matang. Kita harus mengenal betul siapa pasangan kita dan harus sudah terikat ikatan pernikahan resmi. Banyak efek yang akan menyertai setelah terjadinya ciuman lidah, bisa positif dan bisa juga negatif.
Berikut adalah tips-tips yang hendaknya dijadikan pertimbangan ketika melakukan ciuman lidah.
- Lakukan ciuman lidah dengan pasangan resmi. Sekali lagi, hal prinsip harus ditanamkan ketika hendak melakukan ciuman lidah. Jangan lakukan dengan orang lain yang bukan pasangan resmi yang terikat dalam status pernikahan. Ciuman lidah merupakan kontak fisik dan perasaan yang hanya boleh dilakukan suami istri. Akibat-akibat ciuman lidah, baik positif maupun negatif harus bisa diterima oleh kedua pasangan.
- Yakinkan kondisi kesehatan diri dan pasangan. Dalam keadaan fit, sehat dan bugar, ciuman lidah akan memberikan kenikmatan yang luar biasa. Namun jika ciuman lidah dilakukan ketika pasangan dalam keadaan yang kurang fit, maka kenikmatan tidak akan bisa diraih secara maksimal. Belum lagi risiko terjadinya penularan bakteri, kuman bahkan virus akibat ciuman lidah yang dilakukan dengan terlalu kasar dan bernafsu.
- Sadari dan saling menerima akibat ciuman lidah. Melakukan ciuman lidah harus disertai dengan kesadaran bahwa aktivitas ini memiliki risiko tinggi, baik positif maupun negatif. Pasangan yang melakukan ciuman lidah harus benar-benar bisa menerima segala akibat ciuman lidah.
- Bersihkan badan. Demi menjaga kesehatan tubuh baik diri sendiri maupun pasangan, sebelum melakukan ciuman lidah sebaiknya pasangan sama-sama dalam keadaan bersih. Mandi adalah cara efektif dalam membersihkan badan sampai sebersih-bersihnya. Kontak tubuh yang demikian dekat ketika melakukan ciuman lidah akan membawa pasangan ke dalam suasana yang sangat nikmat jika tubuh dalam keadaan bersih.
- Menggosok gigi. Ketika melakukan ciuman lidah, rongga mulut pasangan saling terbuka, lidah dan dalam keadaan tanpa jarak lagi. Semuanya menyatu. Sebaiknya tidak ada bau tidak sedap yang keluar dari mulut pasangan. Cara paling mudah untuk menghilangkan bau tidak sedap dari mulut adalah dengan menggosok gigi dengan benar sampai bersih.
- Gunakan parfum. Kontak tubuh dengan jarak yang sangat dekat akan memungkinkan terciumnya bau tubuh pasangan. Setelah tubuh bersih, mulut tidak bau, maka ciuman lidah akan bisa dilakukan dengan penuh nikmat bila pasangan membubuhkan sedikit parfum pada badan dan leher. Tidak perlu berlebihan dalam menyemprotkan parfum, secukupnya saja. Intinya, jangan sampai keringat yang keluar ketika ciuman lidah dilakukan menimbulkan bau yang kurang sedap.
- Lakukan di tempat private. Ciuman lidah hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri. Aktivitas tidak boleh diketahui atau dilihat orang lain. Lakukan ciuman lidah di dalam kamar atau ruangan yang terkunci dan tertutup. Jangan sampai anak-anak atau orang lain melihat aktivitas yang bersifat pribadi dan rahasia ini.
- Lembut, jangan terlalu menggebu. Kenikmatan yang timbul akibat melakukan ciuman lidah akan sangat diharapkan oleh masing-masing pasangan. Ciuman lidah hendaknya dilakukan dengan lembut sehingga kenikmatan benar-benar bisa diraih. Jika ciuman lidah dilakukan dengan kasar, bukan kenikmatan lagi yang didapat, namun justru rasa sakit.
- Rabaan dan pelukan. Ciuman lidah bisanya dilakukan dengan disertai rabaan dan pelukan. Hal ini bisa menimbulkan rasa sayang dan penghargaan terhadap pasangan.






