logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ekonomi

Contoh Karya Tulis Ekonomi dalam Perluasan Tugas Dinas Pasar


Ilustrasi contoh karya tulis ekonomi

Contoh karya tulis ekonomi berikut akan menyoroti bagaimana Dinas Pasar bisa lebih berperan aktif dalam mekanisme ekonomi yang lebih luas. Pasar adalah tempat jual beli.

Bila pasar modern mempunyai mekanisme sendiri dalam pengaturan manajemen pasarnya, maka pasar tradisional yang dikelola oleh pemerintah daerah mempunyai Dinas Pasar yang bertanggung jawab kepada infrastruktur pasar. Tapi dengan semakin banyaknya masalah yang dihadapi oleh pemerintah terutama dalam mengendalikan inflasi, tugas Dinas Pasar bisa lebih dikembangkan.

Dinas Pasar

Dinas Pasar adalah sebuah lembaga yang didirikan oleh pemerintah daerah untuk mengelola pasar tradisional agar lebih tertib. Dinas Pasar berkewajiban mengatur perparkiran, sistem sewa kios, kebersihan, keamanan pasar pada umumnya.

Tapi di beberapa daerah malah terekspos banyak korupsi yang dilakukan oleh para oknum yang ada di Dinas Pasar. Padahal bila diatur sedemikian rupa, Dinas Pasar yang berada di bawah jalur komando bupati secara langsung dapat memberikan pemasukan yang lumayan kepada daerah yang bersangkutan.

Inflasi dan Peranan Dinas Pasar

Berita yang berkembang saat ini adalah kemungkinan tidak terpenuhinya perkiraan inflasi tahun 2010 akibat dari kenaikan harga bahan pokok terutama beras di hampir seluruh nusantara. Keadaan ini membuat kalangan menengah ke bawah semakin menjerit.

Keadaan ini sudah biasa dialami setiap akan menjelang hari-hari besar. Ditambah lagi dengan maraknya bencana di beberapa daerah pemasok kebutuhan pokok tersebut. Jalur transportasi yang terputus dan gagal panen membuat harga bahan-bahan pokok terutama beras tersebut semakin melambung.

Bisakah pemerintah mengintervensi keadaan dan mengadakan operasi pasar sebelum harga naik tak terkendali? Terkadang pemerintah tidak mempunyai data yang pasti berapa jumlah peredaran suatu barang pokok yang riil terjadi di masyarakat.

Harusnya hal ini tidak harus terjadi bila Dinas Pasar diberi wewenang mengetahui berapa jumlah pasokan dan barang yang beredar di pasar. Jadi Dinas Pasar tidak hanya mengurusi infrastruktur pasar, tapi juga mekanisme pasar yang sesungguhnya. Dari data yang didapatkan dari lapangan, pemerintah bisa langsung mengantisipasi keadaan.

Bukankah keadaan melampungnya harga bahan pokok setiap menjelang hari-hari besar sudah biasa terjadi? Sesuatu yang lumrah ini harusnya bisa diantisipasi secepatnya bila data riil sudah masuk jauh sebelum keadaan menjadi lebih buruk.

Kestabilan nilai inflasi akan dapat mempengaruhi nilai tukar rupiah dan bunga bank. Bila inflasi terkendali, keadaan ekonomi juga stabil. Bukankah para pedagang bisa berbisnis dengan tenang? Kalau nilai tukar naik turun tak beraturan, aktivitas ekspor-impor akan terganggu karena pengusaha tidak mempunyai patokan harga yang pasti.

Hal ini akan menimbulkan efek domino yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan harga barang. Kalau sudah begini, masyarakat lagi yang menjadi korbannya. Padahal semua sudah maklum bahwa pendapatan tetap tapi nilainya berkurang akibat kenaikan barang. Kapan akan sejahtera rakyat Indonesia bila keadaan pasar terus-menerus seperti ini?

Dinas Pasar yang Lebih Profesional

Agar petugas Dinas Pasar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak hanya menajdi tukang tagih sewa kios atau tukang pungut jasa parkir, pengetahuan dan keterampilan mereka harus di-upgrade.

Mereka harus dibekali ilmu ekonomi yang lebih menyeluruh. Mereka harus tahu betapa pentingnya peranan aktivitas ekonomi yang ada di pasar tradisional terhadap keberlangsungan perekonomian secara nasional.

Petugas Dinas Pasar harus tahu tentang dampak naiknya harga barang terhadap inflasi dan nilai inflasi terhadap pergerakan ekonomi nasional.

Ekonomi Syariah

Inti dari permasalahan ekonomi yang saat ini tengah dihadapi manusia adalah kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas. Sementara itu, alat pemuas kebutuhan manusia justru jumlahnya terbatas. Sehingga pada level atau kondisi tertentu akan terjadi ketidakseimbangan. Yang mungkin saja akan berujung kepada keterpurukan ekonomi.

Dalam contoh karya tulis ekonomi kali ini Anda akan diajak untuk membahas tentang ekonomi syariah. Berikut dengan segala seluk beluk, pengertian dan penerapan dari ekonomi syariah. Yang belakangan ini sudah begitu diterima oleh masyarakat luas.

Ekonomi syariah adalah ilmu pengetahuan yang membahas masalah-masalah ekonomi rakyat berlandaskan nilai-nilai Islam. Ekonomi syariah atau sistem ekonomi koperasi tidaklah sama dengan kapitalisme, sosialisme, dan ekonomi negara kesejahteraan (Welfare State).

Perbedaan ini disebabkan karena Islam menentang ekploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin dan melarang penumpukan kekayaan. Islam juga menentang sistem eksklusifisme pada dunia ekonomi. Yang umumnya membenarkan salah satu pihak menguasai semua unsur ekonomi. Selain itu, ekonomi dalam Islam adalah tuntutan kehidupan dan anjuran yang berdimensi ibadah.

Di dalam ekonomi syariah yang berlandaskan nilai-nilai ajaran Islam, diterapkan dalam rangka beribadah. Sehingga tidak ada pemisahan antara muamalah dengan ibadah.

Kondisi ini menciptakan bahwa para pelaku ekonomi syariah sudah barang tentu akan selalu mencoba bersikap amanah atau dapat dipercaya, jujur dan juga mampu menciptakan suasana perekonomian yang kondusif.

Perbedaan dengan Ekonomi Konvensional

Sudah menjadi rahasia umum bahwa krisis ekonomi yang akhir-akhir ini sering melanda dunia adalah imbas dari sistem ekonomi konvensional. Pada sistem ekonomi konvensional umumnya lebih mengutamakan sistem bunga sebagai komponen provitnya. Hal ini sungguh berbeda dengan apa yang ditawarkan sistem ekonomi syariah yang instrumen profitnya berupa sistem bagi hasil.

Sistem ekonomi syariah juga sangat berbeda jauh dengan ekonomi kapitalis, sosialis, dan komunis. Hal ini bukan berarti ekonomi syariah berada di antara ketiga sistem ekonomi tersebut.

Ekonomi syariah adalah sistem ekonomi yang berdiri sendiri, dengan sistem penetapan yang berlaku sendiri, namun dapat diterapkan kepada semua golongan dan apapun sistem perekonomian di setiap Negara.

Pada dasarnya sistem ekonomi yang berlandaskan Islam ini bertolak belakang dengan kapitalis yang bersifat individual, sosialis yang membebankan semua tanggung jawab kepada warganya, dan komunis yang ekstrem. Jelas bahwa sistem ekonomi syariah yang berlandaskan nilai-nilai Islam telah memiliki landasan sendiri yang telah mapan dan teguh.

Ekonomi Islam menetapkan seperti apa bentuk perdagangan serta perkhidmatan yang boleh ditransaksikan dan yang tidak boleh ditransaksikan. Artinya, sudah ada ketentuan mana yang boleh atau dihalalkan untuk ditransaksikan; dan mana yang tidak boleh atau haram untuk ditransaksikan. Semua ini menjadi rambu-rambu yang kokoh, dan melindungi konsumen di dunia perbankan dan ekonomi tentunya.

Ekonomi di dalam pandangan Islam harus pula dapat menyejahterakan seluruh umat, memberikan keadilan, kebersamaan, kekeluargaan, dan mampu memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada semua pelaku usaha.

Sistem Perekonomian Indonesia

Suroso (1993) mendefinisikan sistem sebagai sesuatu yang terdiri atas berbagai komponen, bagian, atau unsur-unsur. Namun bukan berarti bahwa sistem tersebut merupakan sekedar kumpulan dari bagian-bagian, unsur, atau komponen tersebut melainkan merupakan suatu kesatuan yang utuh dan padu.

Sistem perekonomian merupakan sebuah sistem yang digunakan oleh sebuah negara untuk mengalokasikan segala sumber daya yang dimilikinya, baik kepada masing-masing individu maupun kepada kelompok atau organisasi yang terdapat di negara tersebut.

Sistem ekonomi yang satu dengan sistem ekonomi yang lain memiliki perbedaan mendasar yakni dalam hal bagaimana sistem ekonomi tersebut mengatur faktor produksinya.

Dalam beberapa sistem ekonomi yang digunakan, seorang individu diperbolehkan untuk memiliki semua faktor produksi. Sedangkan di sistem ekonomi yang lain ada juga kemungkinan bahwa semua faktor ekonomi tersebut dipegang oleh pemerintah.

Selain dilihat dari bagaimana sistem ekonomi tersebut mengatur faktor produksinya, sistem perekonomian juga dapat dibedakan berdasarkan cara sistem ekonomi tersebut mengatur produksi dan alokasi.

Dari pembedaan sistem perekonomian dengan cara ini, didapat dua sistem perekonomian yang berbeda, yakni sistem perekonomian terencana dan sistem perekonomian pasar.

1. Sistem Perekonomian Terencana

Sistem perekonomian terencana merupakan sebuah sistem perekonomian yang memberikan hak penuh kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Dalam sistem perekonomian terencana terdapat dua sistem utama, yakni komunisme dan sosialisme. 

Sampai abad ke-20, sistem perekonomian semacam ini banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur, seperti Uni Soviet. Namun, saat ini hanya sedikit negara saja yang masih menggunakan sistem perekonomian ini, yakni China, Korea Utara, Vietnam, dan Kuba.

2. Sistem Perekonomian Pasar

Berbeda dengan sistem yang sebelumnya, dalam sistem perekonomian pasar pemerintah sama sekali tidak memiliki peranan yang begitu signifikan dalam mengatur faktor produksi dan alokasinya. Dalam sistem pasar, Pasar-lah yang memiliki peran dominan mengatur semuanya melalui permintaan dan penawaran. 

Sistem perekonomian pasar sangat bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan ekonomi. Produsen dan konsumen memiliki kebebasan untuk menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika jumlah barang yang diproduksi dan harga yang berlaku di pasaran ditentukan oleh banyaknya permintaan dan penawaran.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Penyatuan Zona Waktu Sebagai Kebijakan pemerintah dalam Bidang Ekonomi
  • Langkah Jitu Membuat Karya Tulis Ekonomi
  • Definisi Hukum Menurut Para Pakar - ANNEAHIRA.COM
  • PNPM Mandiri - Mengurai Benang Kusut Kemiskinan
  • Ekonomi Regional: Sekilas Tentang AFTA
  • Aktivitas Ekonomi di Pasar Yogyakarta
  • Pertimbangan dan Teknik dalam Penawaran Harga Barang
  • Menimbang Teori Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah
  • Kondisi Perekonomian Indonesia Saat Ini
  • Mengenal Lebih Jauh Pelaku Ekonomi
  • Manfaat dan Pengertian Laporan Keuangan
  • Menekan Tingkat Pengangguran di Malaysia
  • Artikel Ekonomi Syariah
  • Ekonomi Pancasila: Sistem Perekonomian Indonesia
  • Tantangan Sistem Ekonomi Pancasila di Era Globalisasi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA