Contoh Surat Perintah
Dalam menjalankan tugasnya, seorang pegawai kerap menerima surat perintah dari atasannya. Surat perintah ini berupa naskah dinas yang berisi pemberitahuan mengenai perintah untuk melaksanakan tugas khusus. Surat ini diberikan oleh pihak yang memiliki kedudukan atau jabatan lebih tinggi.
Secara umum, struktur surat perintah terdiri atas tiga bagian, yaitu kepala surat perintah, isi surat perintah, dan penutup surat perintah.
Kepala surat perintah memuat tulisan “Surat Perintah” di bagian tengah lembar surat perintah; nomor dan tahun, disesuaikan dengan kebutuhan. Isi surat perintah mencakup nama pejabat dan jabatan yang memberi tugas dan yang diberi tugas khusus, jenis tugas khusus yang harus dilaksanakan, waktu pengerjaan tugas tersebut. Adapun bagian penutup surat perintah memuat nama tempat; tanggal, bulan dan tahun; tanda tangan pejabat; nama jelas; stempel instansi, dan tembusan.

