Contoh Surat Permintaan Barang

Dalam penjualan skala besar, ada kalanya penjual kehabisan barang. Oleh karena itu, penjual mengajukan permintaan barang kepada produsen untuk menutupi kekosongan barang sehingga penjualan barang dapat terus berlangsung.
Sebuah surat permintaan barang harus memuat tanggal pada saat surat dibuat, nomor surat, pihak yang meminta barang (perorangan atau perusahaan) beserta alamat jelas, pihak yang dituju (biasanya bagian pemasaran perusahaan penyedia barang yang dibutuhkan) beserta alamat jelas, jumlah dan harga barang yang dibutuhkan, tanggal jatuh tempo pengiriman barang, dan informasi lain yang penting untuk disampaikan, seperti cara pembayaran apakah secara tunai atau transfer melalui bank yang disepakati bersama.
Dengan disampaikannya informasi di dalam surat permintaan barang tersebut diharapkan barang yang dipesan dapat tiba tepat waktu dengan jumlah dan harga sesuai kesepakatan.






