Contoh Surat Tagihan

Utang-piutang merupakan hal yang biasa terjadi dalam dunia bisnis. Ketika piutang telah jatuh tempo, Anda pun dapat menagihnya. Untuk menagihnya, Anda dapat menelpon orang yang berutang, mengunjunginya, atau mengiriminya surat.
Dua cara pertama dapat Anda lakukan jika Anda memiliki waktu luang. Jika Anda tidak memiliki kesempatan untuk melakukannya, Anda dapat mengirimkan surat kepada yang bersangkutan untuk menagihnya.
Surat tagihan dikirim dengan harapan orang atau pihak yang dimaksud dapat segera melunasi utang atau rekening yang sudah jatuh tempo demi kenyamanan kedua belah pihak.
Bahasa isi surat tagihan dapat disesuaikan dengan tingkat kedekatan kedua belah pihak. Jika yang berutang adalah kawan dekat, bahasa yang digunakan hendaknya tidak terlalu formal dan ketegasan dapat disesuaikan. Jika yang berutang adalah sebuah instansi atau perusahaan, bahasa yang digunakan pun harus formal dan tegas.






