logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Keluarga    Pernikahan    Susunan Acara Pernikahan    Contoh Susunan Acara Pernikahan

Contoh Susunan Acara Pernikahan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Acara pernikahan biasanya diawali dengan acara ijab qobul atau akad nikah. Setelah itu baru dilanjutkan dengan acara resepsi pernikahan. Pada dasarnya baik susunan acara untuk akad nikah maupun untuk resepsi pernikahan, tidak jauh berbeda. Intinya ada pembukaan, acara inti dan penutupan. Contoh susunan acara pernikahan yang akan disampaikan berikut adalah susunan acara pernikahan yang biasa ditemukan di daerah Jawa.

Contoh Susunan Acara Akad Nikah

  1. Pembukaan dengan mengucapkan Basmalah. Karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, maka pada pembukaan acara, pembawa acara (MC) akan meminta para hadirin untuk mengucapkan basmalah bersama-sama sebelum memulai acaranya. Setelah membacakan susunan acara, pembawa acara akan mempersilahkan petugas pelaksana acara berikutnya untuk melaksanakan tugasnya.
  2. Pembacaan Al-Qur’an. Untuk acara akad nikah atau pernikahan, surat yang dibaca biasanya surat Ar Ruum (QS. 30 : 20-25); surat Annisa (QS. 4 : 34-35); At Tahrim (QS. 66 : 6-8); Al Isra’ (QS. 17 : 23-32).
  3. Acara inti ijab dan qobul di pimpin oleh petugas dari KUA
  4. Serah Terima Mahar
  5. Penandatanganan buku nikah
  6. Do’a habis ijab-qobul
  7. Tausiyah Pernikahan
  8. Penutup

Contoh Susunan Acara Resepsi Pernikahan

  1. Pembukaan
  2. Pembacaan Al-Qur’an, surat yang dibaca hampir sama dengan ketika acara ijab-qobul.
  3. Sambutan tuan rumah biasanya diwakilkan kepada anggota keluarga yang tertua atau yang dituakan dikeluarga tersebut. Isi sambutan mengenai ucapan selamat datang, ucapan terima kasih kepada para undangan yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk menghadiri undangan, mohon do’a restu terutama untuk kedua mempelai, dan mohon maaf jika kata sambutan kurang berkenan di hati.
  4. Sambutan serah terima mempelai perempuan kepada pihak mempelai laki-laki.
  5. Sambutan penerimaan mempelai perempuan oleh pihak mempelai laki-laki.
  6. Tamu undangan dipersilahkan menikmati hidangan makanan yang telah tersedia.
  7. Tausiyah yang disampaikan oleh seorang ustadz.
  8. Acara Hiburan
  9. Do’a
  10. Penutup
  11. Para tamu undangan menyalami mempelai sambil mengucapkan do’a dan berpamitan.

Bila acara resepsi pernikahan diadakan di sebuah gedung, biasanya tidak terlalu banyak acara kata sambutan. Pembukaan, acara hiburan, dan tamu datang langsung memberi selamat dan do’a kepada kedua mempelai. Selanjutnya tamu menikmati hidangan makanan dan kalau sudah selesai, tamu undangan pulang.

Kalau susunan acara menggunakan adat Cina, tidak ada kata sambutan apa pun. Pengantin berdiri di pintu masuk bersama kedua orangtua menyambut para tamu undangan. Setelah dirasa semua tamu undangan sudah datang, kedua orangtua pengantin duluan naik ke atas pelaminan.

Setelah kedua orangtua mempelai berada di pelaminan, baru pengantin berjalan menuju ke pelaminan diiringi lagu-lagu Mandirin. Setelah itu, kedua pengantin memberi hormat kepada orangtua laki-laki dilanjutkan memberi hormat kepada orangtua perempuan.

Lalu, barulah kedua pengantin saling memberi hormat. Sehabis acara saling memberi hormat, acara dilanjutkan dengan memotong kue yang biasanya dibuat bertingkat-tingkat. Sehabis salam-salaman dan memotong kue, tamu dipersilahkan makan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Mc Pernikahan dan Susunan Acara Pernikahan
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA