logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Pekerjaan & Karir    Karier    Artikel Umum Karier    Customer Service

Customer Service - Ujung Tombak Pelayanan Jasa

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Pernahkah Anda mendapati seorang customer service yang bersikap cuek ketika Anda membutuhkan bantuannya? Semisal ketika kartu telepon Anda bermasalah, bingung menanyakan prosedur layanan rumah sakit, atau pelayanan hotel tempat Anda menginap? Alih-alih memberikan bantuan, sang customer service malah dengan santainya menunjukkan muka kesal dan sama sekali tak memberikan pertolongan. 

Jika pernah menghadapi customer service seperti itu, apa yang saat itu Anda rasakan? Kesal dan ingin meluapkan kemarahan Anda? Berniat mengganti kartu telepon yang sudah bertahun-tahun Anda gunakan? Pergi meninggalkan rumah sakit tersebut atau bahkan membatalkan reservasi hotel yang mulanya akan Anda lakukan? Semuanya bisa saja terjadi ketika mendapati pelayanan yang tak menyenangkan dari seorang customer service.

Tidak bisa dipungkiri dalam dunia bisnis, khususnya yang bergerak di bidang pelayanan jasa, profesi customer service merupakan titik sentral dan ujung tombak perusahaan. Mereka harus cekatan dan tanggap menghadapi keluhan pelanggan.

Sebagai ujung tombak perusahaan, seorang customer service pun dituntun haruslah pintar dan cerdas membaca keinginan pelanggan. Lalu, jika seorang yang mudah marah, gampang emosi, tidak memerhatikan orang lain, bersikap sembrono, memandang rendah pelanggan, apakah pantas menjadi seorang yang berdiri sebagai ujung tombak perusahaan?  

Customer Service -  Customer Satisfaction

Customer Service, sebuah profesi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Semua bisnis pelayanan jasa ataupun bisnis penjualan produk membutuhkan para pegawai customer service yang pintar dan berpengalaman. Dalam dunia bisnis, sudah lazim memiliki karyawan yang berstatus sebagai customer service. Jangan pernah sekali-kali memandang remeh pekerjaan tersebut, lho. Justru seorang customer service yang pintar bisa meningkatkan omzet perusahaan.

Lalu bagaimana menjadi seorang customer service yang baik? Apakah seseorang yang harus berwajah cantik atau tampan? Tentu saja tidak! Seorang customer service yang pandai dituntun bisa bersikap ramah terhadap para pelanggan atau pengguna jasa layanannya, mempunyai kemampuan yang baik dalam merayu pelanggan, mampu membuat nyaman setiap pelanggan yang bertanya tentang produk atau jasa yang perusahaan tawarkan, dan bersikap supel terhadap para pelanggan baru.

Dengan sikap seperti itu, setiap pelanggan pengguna jasa atau produk akan kembali lagi datang ke tempat mereka. Bahkan, jika setiap pelanggan merasa puas, dijamin mereka akan mempromosikan layanan atau produk milik perusahaan.

Misalnya saja, sebuah toko yang mempekerjakan karyawan customer service atau layanan pelanggan yang baik harus dibekali dengan latihan khusus. Menyapa setiap pengunjung toko dengan ramah, memberikan informasi produk dengan benar, memberikan petunjuk tentang harga produk dengan tepat, serta melayani para pelanggan dengan sikap yang bersahabat tentu saja akan membuat para pengunjung toko akan merasa nyaman.

Bisa dipastikan mereka akan membeli produk-produk yang dijual di toko tersebut. Kalaupun tidak, mereka pasti akan melakukan promosi kepada orang lain tentang keramahan dan pelayanan pelanggan yang memuaskan dari toko tersebut.

Customer Service - Layanan Pelanggan Provider Telekomunikasi

Bisnis telekomunikasi yang bergerak di provider kartu tentu saja harus memiliki customer service yang baik. Layanan purna jual bagi para pelanggan yang menyenangkan akan membuat para pelanggan kartu telepon semakin setia memakai produk mereka. 

Bentuk pelayanan pelanggan dalam bisnis ini tentu berbeda dengan layanan pelanggan yang dilakukan oleh customer service sebuah toko. Namun, dalam pemberian layanan untuk kepuasan pelanggan tujuannya adalah sama.

Umumnya, para provider memiliki layanan pelanggan berupa call center yang bisa dihubungi selama 24 jam. Hal ini memang sengaja dilakukan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan yang mempunyai kendala dengan kartu telepon yang mereka gunakan. 

Sebuah perusahaan dengan call center, misalnya, hanya akan berinteraksi dengan pelanggan melalui telepon. Seorang customer service yang pintar harus mengetahui situasi tepat. Karyawan yang berprofesi di bidang layanan pelanggan ini harus tetap tenang dan sopan ketika berbicara dengan pelanggan di telepon, terutama berkomunikasi dengan pelanggan siapa pun yang tentunya mempunyai masalah ketika menghubungi para customer service ini. 

Ketika menghadapi keluhan pelanggan, seorang customer service harus tetap berpikiran tenang dan mendengarkan dengan hati-hati masalah mereka serta memberikan solusi yang tepat bagi para pelanggan. Tidak membiarkan pelanggan merasa bosan dan menunggu lama jawaban atau solusi dari customer service. 

Bayangkan jika Anda harus menelpon call center dan tidak gratis, lalu sang customer service memasang nada tunggu lama dan membuat Anda kesal bahkan terputus sambungan telepon. Hal tersebut tentu saja akan membuat Anda kecewa dengan pelayanan pelanggan yang customer service berikan. Ujungnya, daripada harus kecewa menekan layanan customer service tersebut, lebih baik Anda mengganti kartu telepon dengan provider lainnya. 

Customer Service - Pelayanan Pelanggan dan Hubungan dengan Pelanggan

Jika Anda tertarik terjun dalam dunia bisnis, ada baiknya Anda mempelajari tentang seluk beluk pelayanan pelanggan. Untuk bisa menjaga pelanggan agar tak berpaling dari usaha atau bisnis yang kita jalankan, ada baiknya Anda menyiapkan berbagai cara agar mereka tetap setia. 

Cara praktis yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut.

  • Mintalah kepada para pelanggan kita untuk kembali lagi dengan ramah.
  • Buatlah email atau nomor layanan produk yang mudah diakses oleh para pelanggan.
  • Gunakan mesin penjawab atau voice mail apabila Anda tidak ada di tempat atau di luar jam kantor.
  • Luangkan waktu untuk selalu menghubungi pelanggan dan tanyakan apa yang dapat Anda bantu?
  • Secara teratur kirimkan kepada pelanggan berupa bingkisan, misalnya tiket nonton gratis, voucher belanja, dan sebagainya. Jangan lupa beri catatan kecil mengenai produk Anda dan juga produk terbaru yang Anda buat.
  • Adakan acara kumpul bersama pelanggan untuk membina silaturahmi dan kedekatan antar pelanggan dengan produk yang Anda buat.
  • Kirimkan kartu ucapan selamat ulang tahun, selamat pernikahan, selamat memiliki bayi, atau ucapan selamat hari raya pada pelanggan Anda dan siapkan souvenir yang menarik.
  • Kirimkan sebuah hadiah menarik bagi pelanggan potensial yang Anda miliki.
  • Tata ulang kantor Anda khususnya tempat di mana Anda menerima pelanggan ketika mereka datang.

Hal yang perlu selalu Anda ingat adalah ketika Anda akan membuka suatu bisnis atau usaha apa pun, diperlukan sebuah layanan pelanggan yang maksimal bagi para pelanggan. Customer service yang baik akan memberikan hasil yang baik pula bagi kelangsungan bisnis Anda. 

Ketika Anda memperlakukan pelanggan dengan baik dan bersahabat, yakinlah mereka akan tetap fokus pada bisnis dan usaha Anda. Namun, ketika Anda memperlakukan pelanggan dengan buruk dan pelayanan yang sembarangan, mereka akan pergi meninggalkan Anda dan mencari tempat lain yang lebih menghargai mereka sebagai pelanggan. Tidak hanya itu saja, biasanya kekecewaan seorang pelanggan akan berimbas buruk pada bisnis Anda. 

Selalu tanamkan dalam hati Anda bahwa seorang pelanggan yang kecewa bisa saja menuliskan dan memposting kekecewaannya pada blog atau surat ke media massa. Umumnya, mereka akan melontarkan bahasa yang pedas tentang bisnis Anda. Jika sudah begitu, apa lagi yang akan terjadi? Bisnis Anda akan rugi karena pendapatan yang menipis hanya karena pelayanan pelanggan buruk yang Anda terapkan. Kalau sudah seperti itu, masih berminatkah Anda dengan mempekerjakan seorang customer service yang judes?

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Tips Wawancara Bahasa Inggris
  • Perencanaan dan Pengembangan Karier Wanita
  • Pendidikan, Keterampilan, dan Dunia Kerja
  • Memilih Lembaga Konseling untuk Karier Kerja
  • Tips Wawancara Kerja Untuk Performansi Terbaik Anda
  • Mengenal Penundaan Waktu
  • Perencanaan Karier, Seberapa Pentingkah?
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA