logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Contoh-Contoh Surat    Contoh Surat Keterangan

Tips Membuat CV


Ilustrasi cv

CV merupakan singkatan dari Curriculum Vitae. Sementara, pengertiannya adalah sebuah paparan singkat tentang riwayat hidup seseorang terkait dengan gambaran seseorang tersebut. Di dalamnya berisi sejarah pendidikan, ketrampilan yang dimiliki dan juga pengalaman kerja serta beberapa visi yang dimilikinya.

 

Curriculum Vitae

 

Curriculum Vitae adalah salah satu kelengkapan yang harus dibuat dan dilampirkan seseorang yang hendak melamar pekerjaan ke sebuah instansi. Keberadaannya disertai surat lamaran kerja yang berfungsi sebagai salam pembuka kepada pihak instansi tersebut.

 

Selain Curriculum Vitae, beberapa dokumen lain juga harus dilampirkan dalam surat lamaran kerja. Seperti ijazah kelulusan, ijazah ketrampilan atau juga beberapa surat keterangan pendukung lainnya. Dan terkait surat keterangan pendukung lain tersebut, jenisnya disesuaikan dengan permintaan instansi terkait. Sebab, masing-masing instansi memiliki kebijakan yang berbeda-beda dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

 

Seperti misalnya pelampiran surat keterangan catatan kepolisian dan Kartu pencari kerja. Sebagian besar instansi swasta tidak membutuhkan kedua dokumen tersebut jika kita melamar pekerjaan ke sana. Namun, keduanya menjadi dokumen wajib yang harus ada jika kita hendak mengajukan lamaran pekerjaan ke instansi pemerintah.

 

Istilah Curriculum Vitae memang begitu identik dengan surat lamaran kerja. Karena memang Curriculum Vitae ini selalu dilampirkan bersama dengan surat lamaran kerja yang dibuat seseorang kepada sebuah instansi.

 

Hal ini karena Curriculum Vitae akan memberikan gambaran singkat namun menyeluruh mengenai pribadi diri si pemalar kepada instansi tempatnya melamar pekerjaan. Dan hal inilah yang akan menjadi salah satu bahn pertimbangan bagi instansi tersebut untuk mau menerima atau tidak.

 

Tips Membuat CV

 

Sementara itu, untuk semua proses lamaran pekerjaan pastilah akan mewajibkan seseorang untuk mencantumkan Curriculum Vitae dalam surat lamarannya. Hal ini demi memudahkan perusahaan untuk menilai apakah seseorang tersebut memiliki kualifikasi yang sesuai kebutuhan perusahaan.

 

Untuk itu, dalam membuat Curriculum Vitae harus dilakukan secara serius. Sebab, dokumen ini diibaratkan sebagai alat pengetuk pintu agar perusahaan tertarik memanggil kita dan mengikuti proses seleksi selanjutnya.

 

Karena Curriculum Vitae menjadi penentu seseorang akan diterima bekerja atau tidak maka dalam pembuatan Curriculum Vitae ini tidak dapat dilakukan dengan main-main. Namun butuh perhatian yang ekstra agar dapat menciptakan Curriculum Vitae yang sempurna dan dapat menarik perhatian dari pihak perusahaan yang dilamar.

 

Cara membuat Curriculum Vitae agar menarik di antaranya adalah :

 

1. Jangan pernah mengirimkan Curriculum Vitae yang sudah dibuat dalam format yang bisa dibeli di toko-toko. Hal ini akan menunjukkan bahwa pembuat Curriculum Vitae adalah orang yang malas dan tidak kreatif. Tentu ini menyebabkan buruknya penilaian perusahaan.

 

Walaupun sejatinya format dalam pembuatan Curriculum Vitae dapat dikatakan sama, namun kita harus dapat meramu format yang ada dengan gaya penulisan kita sendiri memberikan kesan untuk meniru format yang suah ada secara penuh.

 

Format atau isi dari Curriculum Vitae secara garis besar adalah memberikan data pribadi dari seseorang. Sebut saja mengenai nama lengkap atau nama panggilan, tempat dan tanggal lahir, agama, alamat atau tempat tinggal, dan juga jenis kelamin.

 

Selain itu juga diberikan data mengenai latar belakang pendidikan yang pernah ditempuh oleh si pembuat Curriculum Vitae. Pendidikan ini dapat berupa pendidikan yang ditempuh dengan jalan formal di bangku sekolah ataupun juga pendidikan non formal seperti kursus ataupun sejenisnya.

 

Dan hal yang paling penting karena akan menjadi pertimbangan akan kemampuan dari si pelamar pekerjaan adalah mengenai pengalaman bekerja yang pernah dijalani. Dengan data mengenai hal ini maka akan dilihat bagaimana latar belakang pelaksanaan pekerjaan yang pernah dilakukan beserta tugas dan tanggung jawab yang telah dijalankan.

 

Hal ini akan dikaitkan dengan posisi pekerjaan yang dilamar pada saat itu. Jika memang posisi tersebut membutuhkan seseorang dengan kemampuan dan latar belakang seperti yang disebutkan di dalam pengalaman bekerja ini, maka bisa jadi pihak perusahaan akan mempertimbangkan posisi kita untuk menempati jabatan atau posisi tersebut.

 

Tak lupa kita juga dapat menyebutkan apa saja kemampuan dan keahlian yang kita miliki. Walaupun hal ini, kita lihat tidak memiliki kaitan atau hubungan dengan pekerjaan yang kita lamar namun kita tetap dapat menyebutkannya. Karena kita tak akan pernah tahu apa yang menjaid bahan pertimbangan dari perusahaan untuk menerima kita. Siapa tahu bahwa kemampuan kita di satu bidang sangatlah dibutuhkan dan sesuai dengan apa yang sedang dicari perusahaan tersebut.

 

Seluruh format ini haruslah kita buat dengan gaya kita sendiri. Kita tak perlu menjiplak format yang sudah ada misalnya dari internet. Kita cukup melihat kelengkapan dari data yang sudah kita berikan. Jika memang masih dianggap ada satu data yang masih belum diberikan maka kita harus menyebutkan data tersebut.

 

2. Buatlah Curriculum Vitae yang unik namun tetap dalam konsep formal. Jangan buat Curriculum Vitae seperti kita menulis cerita fiksi. Buatlah point point yang jelas dalam beberapa kriteria, seperti riwayat pendidikan, data diri, atau juga pengalaman kerja.

 

Seperti yang telah disebutkan bahwa memang penyebutan seluruh data diri di dalam Curriculum Vitae sangatlah dibutuhkan. Formatnya dapat kita pilih dengan memberikan data dengan memakai tanda pisah titik dua. Hal ini akan memberikan kesan yang formal dalam Curriculum Vitae yang kita buat.

 

3. Buatlah Curriculum Vitae secara rapi. Usahakan Curriculum Vitae dibuat dengan cara diketik dan hindari penulisan tangan,kecuali memang sudah disyaratkan untuk ditulis tangan.

 

Kerapian dalam penulisan Curriculum Vitae ini adalah dalam hal penulisan setiap datanya. Jika memang kita mengetiknya maka haruslah dipastikan bahwa setiap format pengetikan adalah benar dan tepat juga tidak ada satu katapun yang mengalami kesalahan dalam pengetikan.

 

Kalaupun kita menulisnya dengan tangan maka kita pun harus meyakinkan diri kita sendiri bahwa tulisan kita adalah termasuk ke dalam kategori tulisan yang rapi dan dapat dibaca. Walaupun tulisan kita tak harus selalu indah dan bagus namun dua kriteria ini haruslah dipenuhi yaitu rapi dan dapat dibaca. Karena jika dua kriteria ini tak memenuhi maka bisa jadi pihak perusahaan tak akan mempunyai keinginan untuk membaca Curriculum Vitae kita.

 

4. Buatlah Curriculum Vitae secara ringkas dan jelas. Hindari penggunaan bahasa yang berbelit-belit. Walaupun isi dari Curriculum Vitae kita harus lengkap dengan kemampuan untuk dapat menampung seluruh data yang harusnya diberikan, namun bentuknya tak boleh sampai menjenuhkan. Format dibuat sedemikian rupa sehingga simpel, sederhana namun berbobot dan dapat memuat semua data yang kita sajikan.

 

Curriculum Vitae yang berbelit-belit tentu akan memberikan kesan yang negatif pada diri kita sebagai penulis dari Curriculum Vitae tersebut. Juga akan membuat pihak perusahaan tak akan mempertimbangkan diri kita.

 

5. Isikan data dalam Curriculum Vitae yang sesuai kenyataan dan jangan pernah membuat Curriculum Vitae yang tidak sesuai kondisi yang ada. Hal inilah yang menjaid bagin paling penting dalam pembuatan Curriculum Vitae. Data yang diberikan adalah data yang valid dan benar. Jangan membuat atau mengarang data hanya demi keinginan agar dipertimbangkan oleh pihak perusahaan. Jika hal ini kemudian ditemukan maka akan memberikan dampak yang sangat tidak baik untuk diri kita dan posisi kita di dalam perusahaan tersebut.

 

Buatlah data dengan senyata mungkin. Apapun data yang akan kita tulis, itu adalah asli dan menunjukan diri kita yang sebenarnya. Kita tak akan pernah tahu bahwa mungkin dengan keaslian diri kita, hal inilah yang akan membuat perusahaan tersebut merekrut kita.

 

Kita pun dapat menyebutkan jaminan bahwa sesungguhnya kita memang telah membuat data di dalam Curriculum Vitae dengan sebenar-benarnya atau bahwa data yang telah kita cantumkan adalah berdasarkan hal yang sebenarnya. Dan kita pun dapat menjamin akan kebenaran dari semua data ini. hal ini akan memberikan keyakinan lebih kepada perusahaan bahwa memang data yang kita berikan adalah benar-benar benar.

 

6. Cantumkan nomor telepon dan alamat serta fasilitas yang memudahkan perusahaan untuk menghubungi kita. Hal ini juga merupakan hal akhir yang menentukan pada keberhasilan Curriculum Vitae yang telah kita buat.

 

Semua kesempurnaan dari Curriculum Vitae kita tak akan memberikan arti jika memang kita lupa untuk memberikan kontak yang jelas dan cepat bagi perusahaan untuk menghubungi kita. Karena memang inilah tujuan inti dari pembuatan Curriculum Vitae kita yaitu diterima oleh perusahaan.

 

Itulah beberapa penjelsan mengenai tips membuat Curriculum Vitae atau CV. Semoga bermanfaat!..

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Contoh Surat Keterangan Gaji: Fungsi dan Arti Slip Gaji
  • Contoh Surat Keterangan Karyawan
  • Salah Satu Contoh Surat Keterangan Kerja
  • Macam-macam Surat – Beda Surat, Beda Fungsi
  • Contoh Sertifikat dalam Kehidupan Sehari-Hari
  • Manfaat Surat Dokter
  • Contoh Surat Keterangan Dokter
  • Contoh Surat Keterangan Pegawai
  • Surat Keterangan Kerja untuk Berbagai Keperluan
  • Format Surat Pemberitahuan dan Contohnya
  • Contoh Surat Keterangan Bekerja
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA