logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Binatang Peliharaan    Hewan Langka    Jenis Hewan Langka

Daftar Hewan Langka di Indonesia


Ilustrasi daftar hewan langka

Keindahan dan keunikan memang selalu menarik perhatian orang untuk memilikinya, tak terkecuali dengan daftar hewan langka. Semakin langka dan unik hewan tersebut, semakin tinggi pula minat orang untuk memilikinya dan rela membayar dengan harga mahal. Bahkan ketika hewan langka dan unik tersebut telah masuk ke dalam daftar hewan langka yang dilindungi oleh undang-undang, pemburuan tetap saja terjadi dengan sembunyi-sembunyi. Bahkan ketika berhadapan dengan aparat penegak, para pemburu binatang langka ini telah dilindungi oleh sindikat sehingga mereka merasa aman dan tetap mendapatkan imbalan tinggi.

Seperti halnya negara lain, Indonesia memiliki banyak sekali jenis hewan yang tersebar di semua pulau. Sayangnya, beberapa spesies telah masuk ke dalam daftar hewan langka. Hal ini disebabkan oleh terjadinya penurunan populasi hewan-hewan tersebut setiap tahunnya.  Berbagai faktor yang bisa menyebabkan penurunan populasi hewan tersebut menjadi langka bahkan ada yang sudah terancam punah. Disamping perubahan habitat tempat hewan itu tumbuh dan berkembang, peran serta manusia yang memburu dengan tidak memperhatikan faktor pelestarian keturunannya juga semakin membuat hewan tersebut langka dan ada yang sudah terancam punah, bahkan yang sudah punah.

Perubahan habitat hewan-hewan tersebut juga bisa disebabkan alami oleh perubahan iklim secara global tapi juga perubahan habitat itu bisa disebabkan oleh peran serta manusia, seperti penebangan area hutan secara membati buta untuk kepentingan produksi maupun pembukaan lahan pertanian dan pemukiman. Dengan demikian untuk melestarikan hewan agar jangan sampai langka, tak cukup dengan diterbitkannya undang-undang melainkan harus merupakan peran serta seluruh elemen masyarakat. Demikian pula dalam hal pengawasan hewan langka dari pemburuan liar dan membabi buta, tak cukup hanya dengan mengandalkan para polisi hutan semata melainkan harus menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat termasuk masyarakat di lingkungan sekitar dimana habitat hewan langka tersebut berada.

Daftar Hewan Langka

Berdasarkan informasi dan undang-undang yang telah diterbitkan oleh pemerintah, Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis hewan langka. Beberapa contoh nama hewan langka yang keberadaannya semakin jarang ditemukan karena jumlahnya yang terus menurun, antara lain misalnya :

  • Badak Jawa
    Salah satu contoh hewan langka yang populasinya sangat sedikit adalah badak Jawa. Dari zaman purba, badak memiliki puluhan macam spesies, namun hingga saat ini tersisa lima spesies yang dua diantaranya terdapat di wilayah Indonesia.
    Badak Jawa adalah jenis badak paling langka apabila dibandingkan dengan kelima jenis lainnya. Jumlah badak ini sudah sangat sedikit, diperkirakan hanya tinggal sekitar 60 ekor saja. Namun tentu saja jumlah tersebut akan semakin menurun bila penangkaran untuk mempertahankan keturunannya tidak seimbang dibanding dengan jumlah yang mati, baik karena faktor alam seperti perubahan habitat, maupun karena pemburuan yang tidak terkendali dan terus terjadi.
  • Macan tutul Jawa
    Salah satu spesies yang masuk dalam daftar hewan langka adalah macan tutul Jawa. Ada pula sebagian orang yang menyebutnya sebagai macan kumbang. Populasi hewan ini tak lebih dari 250 ekor dan diperkirakan akan terus terjadi penurunan. Binatang ini mendapat predikat kucing terbesar di Jawa setelah harimau Jawa mengalami kepunahan. Macan tutul kumbang bisa ditemukan di wilayah Jawa Barat.

Sebenarnya ada mitos yang menyertai macam kumbang yakni kisah yang dihubungkan dengan keberadaan para prajurit Kerajaan Pajajaran yang menghilang tanpa jejak. Mitos ini ada baiknya dipelihara agar para pemburu liar yang mencari macam kumbang ini memiliki rasa takut. Tentu saja bila pengikatan kepada mitos tersebut berhasil diharapkan tidak akan ditemukan lagi para pemburu hewan langka liar yang bisa mengancam populasi binatang langka ini.

  • Rusa Bawean
    Di tahun 2006, populasi rusa Bawean ini tak lebih dari 300 ekor saja, membuat hewan unik ini masuk ke dalam daftar hewan langka di Indonesia. Habitat hewan rusa ini ada di Pulau Bawean yang masuk dalam Kabupaten Gresik di Jawa Timur.


Menurut data IUCN atau International Union of Conservation of Nature, spesies rusa Bawean ini termasuk dalam kategori sangat terancam punah atau critically endangered. Artinya kalau berbagai perlindungan dan program pengembang biakan hewan ini tidak berjalan optimal sementara pemburuan liar masih tetap berjalan, dalam waktu dekat Indonesia akan kehilangan kekayaan berharga yang sudah menjadi perhatian dunia yaitu punahnya rusa Bawean.

  • Elang Jawa
    Dari sekian jenis burung yang hidup di Indonesia, ada beberapa spesies yang juga mulai langka keberadaannya. Salah satu burung yang termasuk dalam daftar hewan langka adalah elang Jawa.
    Burung yang berhabitat di hutan ini adalah salah satu jenis burung predator/pemangsa yang paling langka di dunia. Di Indonesia, burung ini dianggap sebagai burung nasional karena memiliki kemiripan dengan burung garuda. Namun demikian nilai historis yang menyertai elang Jawa ini tak berhasil memelihara jumlah populasinya. Sebaliknya dengan keunikan dan kelangkaan elang Jawa ini, pemburuan liar merupakan kegiatan masif yang sulit dicegah. Hal ini karena elang Jawa hidup maupun mati, tetap berharga tinggi di pasaran gelap hewan langka dan selalu saja banyak peminatnya. Tentu saja sesuai dengan hukum ekonomi, ketika permintaan meningkat sementara suplay kurang, harga dengan sendirinya akan melambung naik. Demikian pula dengan keberadaan hewan langka yang ada di Indonesia.

Berbagai cara baik dengan penangkaran maupun perlindungan, tak berhasil dengan efektif. Sehingga semakin berganti tahun populasi elang Jawa semakin berkurang bahkan nyaris dalam keadaan siap punah atau setidaknya dalam kondisi kritis.

  • Kuskus
    Kuskus adalah hewan yang termasuk dalam golongan marsupialia atau hewan yang berkantung. Mereka biasanya ditemukan di Pulau Sulawesi, namun jumlah mereka terus menurun dan mulai langka.


Kuskus atau yang sering disebut kuse ini memiliki postur tubuh yang tidak terlalu besar, panjang tubuhnya hanya sekitar 50-60 cm, ekornya yang sepanjang 50-an cm ini biasanya digunakan untuk berpegangan pada dahan pohon ketika sedang memanjat.

Hewan ini menjadi langka karena berubahnya habitat oleh manusia. Selain itu tidak terlalu berhasilnya program perlindungan hewan ini melalui kegiatan penangkaran.

  • Anoa
    Salah satu hewan di Sulawesi yang juga masuk daftar hewan langka adalah anoa. Mereka juga sering disebut sebagai kerbau atau sapi hutan, tapi tubuh mereka berukuran lebih kecil/kerdil. Jumlah anoa di Sulawesi terus menurun dan di beberapa lokasi cagar alam sudah terjadi kepunahan.

Itulah beberapa nama binatang yang masuk dalam daftar hewan langka. Selain hewan-hewan di atas, masih sangat banyak spesies yang langka dan mulai jarang ditemui. Hal ini harus segera dicegah sedini mungkin sebelum hewan-hewan tersebut benar-benar mengalami kepunahan dan bisa merusak keseimbangan ekosistem kita. Selain perlindungan melalui undang-undang, langkah yang tak kalah pentingnya adalah memberi edukasi kepada seluruh elemen masyarakat agar memiliki kepedulian terhadap berbagai jenis hewan yang mulai langka ini.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Hewan Aneh - Unik dan Langka
  • Macam macam Hewan Langka di Indonesia
  • Lumba-lumba Si Hewan Pintar dari Laut
  • Nama-nama Hewan Langka di Dunia
  • Mencegah Hewan Langka yang Hampir Punah
  • Hewan Langka Dilindungi
  • Hewan Langka Dan Habitatnya
  • Klasifikasi Hewan Langka
  • Nama Hewan Langka Indonesia
  • Mengenal Jenis Gajah dalam Ranah Luas
  • Badak Cula Satu, Binatang Langka dari Jawa
  • Hewan Langka dan Asalnya
  • Mengenal Hewan Langka dan Tumbuhan Langka Indonesia
  • Artikel Hewan Langka: Mengenal Hewan Langka yang Dilindungi
  • Biodata Hewan langka
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA