logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Sosial    Gejala Sosial    Dana Bantuan Sahabat

Dana Bantuan Sahabat, Sebuah Kesetiakawanan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Adakah manusia yang bisa hidup sendiri dan sama sekali lepas dari orang lain? Pasti tidak bisa. Manusia adalah makhluk sosial. Homo homini socius. Manusia adalah kawan bagi manusia lainnya. Sebagai kawan, seseorang akan selalu berusaha menolong kawannya yang sedang dalam kesulitan. Dana bantuan sahabat adalah salah satunya.

Dana bantuan sahabat ini sebenarnya bukan ide baru. Pada zaman Rasulullah dan para sahabat, baitul maal juga berfungsi menyalurkan bantuan pada sahabat dan siapa saja yang membutuhkan uluran tangan.

Lalu bagaimana dengan kondisi sekarang? Masih adakah dana bantuan sahabat dan rasa kesetiakawanan sosial ini? Jawabannya adalah masih ada. Meskipun sebagian kalangan beranggapan bahwa manusia sekarang bersifat egois, individualis, tak peduli pada orang lain, dan sering menghalalkan berbagai cara untuk menggapai tujuan, nyatanya rasa kesetiakawanan sosial ini masih tetap ada.

Lihatlah ketika gempa dan tsunami menghancurkan kota Banda Aceh tahun 2004 silam. Tak butuh waktu banyak bagi orang-orang di seluruh penjuru dunia untuk bergerak memberi bantuan. Di dalam negeri sendiri, usaha menggalang bantuan itu pun merambah ke semua kalangan. Tak hanya orang yang secara ekonomi mapan. Bantuan juga datang dari para mbok sayur dan tukang becak yang penghasilannya tak seberapa.

Kesetiakawanan sosial ini juga tak habis terkikis oleh kemajuan teknologi. Meskipun ada sebagian orang yang "mendewakan teknologi" dan menganggap tak penting untuk bersosialisasi, nyatanya banyak juga yang memanfaatkan teknologi untuk menggalang dana bantuan sahabat.

Kasus yang Menciptakan Kepedulian

Kasus Prita Mulyasari yang terjerat UU ITE atau Bilqis Anindya Passa, bayi berusia 17 bulan yang menderita sakit atresia billier (kelainan pada saluran empedu) adalah dua dari banyak contoh penggalangan dana bantuan sahabat yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, khususnya internet. Koin Cinta untuk Bilqis berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp 1,3 milyar rupiah, sementara Koin Prita mengumpulkan uang lebih dari Rp 600 juta.

Ternyata, dalam gerusan individualisme dan gempuran hidup hedonisme, manusia tetap tak dapat melepaskan dirinya dari fitrah sebagai makhluk sosial. Di antara keserakahan manusia yang berpaham homo homini lupus (manusia adalah serigala bagi manusia lain), masih banyak yang memegang teguh paham homo homini socius.

Alangkah baiknya bila penggalangan dana bantuan sahabat ini tak hanya dilakukan untuk merespons kasus-kasus yang diekspos oleh media massa. Dalam kehidupan sehari-hari banyak orang yang membutuhkan bantuan, namun mereka luput dari sorotan media massa. Mulai dari anak-anak yang terancam putus sekolah karena tak mampu membayar, anak-anak yang terpaksa menggelandang di jalan, para jompo miskin, dan sebagainya.

Mereka juga membutuhkan uluran tangan. Mereka juga membutuhkan dana bantuan sahabat untuk bertahan hidup atau untuk meneruskan sekolah. Tak perlu menunggu sebuah gerakan sosial untuk memberikan bantuan. Tak perlu menunggu aba-aba untuk mengulurkan tangan.

Apa yang dilakukan oleh siswa-siswi SMPN 9 Kota Tasikmalaya patut dijadikan contoh. Tanpa banyak ribut-ribut mereka menjalankan program teman asuh untuk membantu teman satu sekolah mereka yang mengalami kesulitan biaya. Caranya sederhana. Setiap akhir pekan setiap siswa diwajibkan mengumpulkan botol plastik bekas minuman. Botol-botol yang terkumpul dari sekitar 1.000 siswa itu kemudian dijual. Hasil penjualan digunakan sebagai dana untuk sahabat dalam program teman asuh. Mau mengikuti jejak mereka?

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Alasan Pria Dewasa Memilih Jadi Bencong
  • Mengintip Penyebab, Gejala, dan Rahasia Mengatasi Depresi
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA