logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Wanita & Kecantikan    Dapur    Dapur    Dapur Tradisional

Serba Serbi Dapur Tradisional

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Ada beberapa keluarga yang menghidupkan tradisi untuk memasak bersama di dapur. Maka seperti apapun dapurnya, kegiatan ini akan sangat menarik bila diikuti oleh semua anggota keluarga. Banyak jenis dapur yang dapat menampung kegiatan ini. Namun yang lebih seru adalah dapur tradisional karena luasannya yang lebih dari pada dapur modern sekarang ini, hingga dapat memuat lebih banyak anggota keluarga.


Fungsi dan Letak Dapur

Sebuah rumah harus dilengkapi oleh dapur. Karena dapur merupakan kebutuhan vital sebuah rumah tangga. Dapur merupakan urat nadi sebuah rumah untuk mengakomodir kebutuhan-kebutuhan ruang service. Begitu pula dengan dapur tradisional.

Dapur pun biasanya memiliki beberapa akses yang menghubungkan dapur dengan ruang lainnya. Misalnya, akses dari dapur ke kamar mandi, akses dari dapur ke kamar pembantu, atau akses dari dapur ke ruang makan atau ke ruang keluarga.

Bahkan pada dapur tradisional akses dapat dicapai dari beberapa ruang. Karena semua ruang di dalam rumah biasanya akan berakhir dan bermuara di dapur. Dapur tradisional merupakan terminal akhir aktivitas anggota keluarga.

Pengaturan akses dan ruang sangat penting untuk diperhatikan untuk menciptakan harmonisasi ruang yang baik. Dapur biasanya diletakkan pada sisi belakang bagian rumah. Karena dianggap bahwa dapur sebagai ruang service harus diletakkan di sisi belakang rumah. Untuk tidak menghalangi aktivitas anggota keluarga.

Namun pada rumah modern, pada beberapa rumah justru dapur diletakkan pada bagian depan sisi rumah. Kadang dapur yang berupa dapur kering diletakkan pada bagian depan rumah, agar para tamu yang sudah cukup akrab dengan tuan rumah dapat langsung bergabung di dapur untuk makan dan sebagainya.

Namun pada dapur tradisional tetap mengikuti aturan lama, yakni meletakkan dapur di sisi belakang rumah. Dapur tradisional biasanya tidak memiliki aturan luas tertentu, atau memiliki syarat.


Syarat Dapur

Beberapa syarat dapur yang harus dipenuhi biasanya adalah standar. Pada prinsipnya beberapa hal ini harus dipenuh, yakni :

  1. Penghawaan di dapur. Anda harus perhatikan penghawaan di dapur. Pada saat membangun rumah, pesankan pada tukang dengan seksama – untuk memasang ventilasi dengan cukup. Atau bila Anda suka, variasikan beberapa perawang pada salah satu dinding dapur Anda. Untuk mendapatkan penghawaan yang bagus.

    Terlebih pada dapur tradisional, yang kadang-kadang di dalam dapur itu sendiri juga berfungsi sebagai gudang rumah. Dengan adanya tempat penyimpanan kayu bakar, atau bahan makanan seperti hasil panen jagung dan sebagainya.

  2. Pencahayaan. Pencahayaan pada dapur juga hal yang amat penting. Terutama di dapur tradisional. Karena pada dapur tradisional biasanya memiliki struktur plafon yang rendah, sehingga bila tidak diatur dengan pencahayaan yang baik akan membuat dapur tampak gelap. Dan hal ini berlaku pada dapur-dapur lain selain dapur tradisional.

  3. Bersih dan bebas dari hama penyakit seperti tikus, kecoa dan semut. Dapur yang bersih dan bebas hama jelas merupakan dambaan semua orang. Tidak peduli yang Anda miliki adalah dapur tradisonal ataupun dapur modern.


Hama Dapur Tradisional

Berikut adalah beberapa tip-tip sederhana yang biasa dilakukan untuk mengusir dan mencegah hama yang ada di dapur tradisional. Yaitu :

  • Hama Rayap. Yang dilakukan adalah sebagai berikut :
  1. Gunakan termitisida dari produk resmi suatu produsen. Bukan dari hasil peracikan tanpa standar pasti yang telah ditentukan.
  2. Pastikan konsentrasi perbandingan antara termitisida dan air harus sesuai dengan aturan yang tertera pada botol. Misalnya 1:30, artinya 1 liter termitisida dicampur dengan 30liter air. Untuk mendapatkan konsentrat yang sesuai.
  3. Keberhasilan pengusiran hama dan kegunaan antirayap lebih ditentukan pada kualitas pelaksanaanya, bukan dari jenis termitisida yang digunakan.

  • Hama Tikus. Yang dilakukan adalah :Gunakan penjerat tikus pada beberapa tempat atau kolongan yang sering dilalui tikus. Namun usahakan penjerat tikus itu ditalikan pada sesuatu tempat. Agar ketika tikus itu berhasil memakan makanan yang terpasang di penjerat tikus, tikus tidak lari terlalu jauh. Karena bangkai tikus yang mati akan menyebarkan aroma busuknya memenuhi ruang dapur.

  • Hama Kecoa. Yang harus Anda lakukan adalah : menyebarkan kapur barus di setiap sudut-sudut dapur, termasuk dapur tradisional milik Anda. Karena kecoa tidak menyukai bau-bauan tersebut dan biasanya menghindari kapur barus.

  • Hama Semut. Yang dilakukan adalah : melumuri kaki-kaki meja ataupun kaki-kaki kursi yang ada di dapur tradisional dengan kapur anti semut ataupun minyak tanah. Anda juga dapat mengganjal kaki meja dengan mangkuk berisi air atau minyak, untuk menjauhkan semut dari makanan yang ada di atas meja.
Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Memilih Warna Dapur yang Tepat
  • Tips Membuat Dapur Bersih
  • Apakah Pengertian Dapur ?
  • Pemanfaatan jenis dapur dan perawatannya
  • Benarkah Icip Icip Di Dapur Bisa Bikin Gemuk?
  • Putih, Warna Dapur
  • Rahasia Dapur: MSG
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA