logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Komputer & Teknologi    Software    AutoCAD

Cara Mudah Data Recovery Menggunakan Recuva


Ilustrasi data recovery

Pernah kehilangan data penting pada komputer Anda karena tidak sengaja terhapus? Atau tiba-tiba saja data Anda hilang karena terkena virus? Tentu hal ini tidak diinginkan oleh semua orang. Apalagi jika data tersebut merupakan data penting yang berpengaruh besar terhadap hidup kita misalnya saja data pekerjaan ataupun data berupa foto-foto kenangan kita. Saat data yang hilang ini terjadi, tentu saja kita akan melakukan berbagai macam cara untuk mengembalikan data tersebut. Tetapi, bagi orang yang tidak tahu, ketika datanya hilang, dia hanya pasrah dan tidak melakukan apa-apa. Artikel ini berusaha untuk menyampaikan informasi bahwa data yang hilang pada komputer kita, kemungkinan besar masih bisa dikembalikan.

Kenapa Data Bisa Hilang?

Sebuah file yang direkam di dalam media penyimpanan nonpermanen seperti hard disk, USB flash drive, dan disket selalu berpotensi hilang atau terhapus. Banyak penyebab hilangnya file, misalnya tak sengaja terhapus, media penyimpanannya terformat, terhapus oleh virus, atau (khusus pada flash drive) korslet saat melakukan sambungan (plug-in) ke komputer. Apapun penyebabnya, file yang hilang cenderung menyebabkan kerepotan dan kekesalan apabila tak tertangani dengan segera. Seperti yang disebutkan di awal artikel, kepanikan tentu akan kita alami ketika file tersebut adalah file yang sangat penting.

Sebenarnya, ketika file yang ada di hardisk kita hilang, file tersebut bisa dikembalikan dengan data recovery. Karena hardisk akan tetap menyimpan file-file yang dimasukkan ke dalamnya dan tidak akan bisa dihapus secara permanen tanpa menggunakan utility khusus. Salah satu cara untuk menghilangkan data yang ada di dalam hardisk adalah dengan cara menghancurkan hardisk tersebut. Dan ketika hardisk tersebut belum dihancurkan, kita masih bisa mengembalikan data kita yang hilang. Walaupun hardisk sudah diformat, dengan program recovery data, kita bisa mendapatkan data kita kembali.

Tetapi, kurangnya pengetahuan tentang hal ini membuat sebagian orang harus menanggung kerugian yang cukup besar. Tentu saja kerugian ini diambil oleh pihak lain untuk mendapatkan keuntungan. Ketika data yang hilang disebabkan oleh hardisk yang rusak pun, sebenarnya kita masih bisa mendapatkan data kita kembali dengan cara mendatangi tukang service hardisk. Sayangnya, jasa pengembalian data seringkali tak murah karena biasanya memerlukan komponen dari hardisk yang masih baru. Sehingga seringkali biaya perbaika hardisk sama dengan membeli hardisk yang baru.

Tetapi, jika data yang hilang diakibatkan oleh virus atau tidak sengaja terhapus, kita bisa mengembalikannya menggunakan program khusus. Sayangnya, program data recovery pun umumnya takmurah untuk dibeli. Tapi jangan khawatir, karena ada satu program data recovery yang berlisensi freeware alias gratis dan cukup ampuh untuk digunakan mengembalikan data-data yang hilang: Recuva.

Apa Itu Recuva?

Recuva adalah program data recovery berlisensi freeware atau takberbayar dari Piriform. Perusahaan tersebut juga membuat program freeware yang sangat berguna: CCleaner dan Defraggler. CCleaner sudah sangat terbukti untuk membuat windows kita lebih cepat dari sebelumnya. Sedangkan Defraggler berfungsi untuk melakukan defrag terhadap file-file yang ada di Windows.

Jangan menganggap remeh Recuva karena lisensi yang diberikan adalah free, karena Recuva mampu mengembalikan file yang terhapus dari Recycle Bin, terformat dari flash memory seperti USB flash drive, memory stick, atau memory card. Untuk data recovery dari hard disk, Recuva mampu membaca file-file yang terhapus dari file system FAT, FAT32, dan NTFS.

Dari Mana Mendapatkan Recuva?

Anda bisa mengunduh langsung Recuva dari situs Piriform di alamat http://www.piriform.com/download. Di laman tersebut, Anda juga akan menemukan menu pengunduhan aplikasi lain buatan Piriform yang sangat berguna untuk perawatan sistem dan hard disk seperti CCleaner dan Defraggler. Setelah Anda menemukan Recuva, silahkan download program tersebut ke komputer Anda.

Cara Recovery Data dengan Recuva

Setelah mengunduh dan menginstalnya pada komputer Anda. Yang perlu diperhatikan adalah jangan menginstall Recuva di partisi di mana Anda kehilangan data. Karena hal ini bisa menyebabkan data Anda tersebut tidak bisa dikembalikan lagi. Misalkan saja Anda menaruh data di partisi C, installah recuva di partisi D atau di flashdisk Anda. Setelah itu, jalankan Recuva. Saat pertama kali dijalankan, Recuva akan menampilkan sebuah wizard yang akan menuntun Anda untuk melakukan data recovery.

Langkah selanjutnya adalah memilih jenis file yang ingin Anda recover. Pilih picture untuk mengembalikan file-file gambar seperti file berformat JPEG, BMP, GIF, atau RAW. Pilih music untuk mengembalikan file-file musik atau audio seperti file MP3, WMA, WAV, dan sebagainya. Pilih documents untuk mengembalikan file-file dokumen Office seperti file DOC, XLS, PPT, dan sebagainya.

Pilih video untuk mengembalikan file-file video seperti MPEG dan AVI. Pilih compressed untuk mengembalikan file-file arsip terkompresi seperti ZIP, RAR, dan CAB. Pilih email untuk mengembalikan email atau file email yang terhapus dari klien email seperti Microsoft Outlook atau Mozilla Thunderbird.

Jika tak ada satu pun dari pilihan file tersebut yang mendeskripsikan jenis file Anda yang hilang atau Anda ingin mengembalikan berbagai jenis format file sekaligus, gunakan pilihan terakhir, Other.

Pilihan selanjutnya adalah lokasi file yang hilang tersebut. Di sini, Anda bisa menentukan sendiri alamat file yang hilang. Andaikata Anda pun lupa di mana file itu tersimpan, Anda bisa menandai pilihan “I’m not sure”. Dengan pilihan tersebut, Recuva akan memindai (scan) seluruh hard disk Anda untuk mencari file yang terhapus.

Tahap terakhir adalah memilih kemampuan Deep Scan. Deep Scan adalah fitur Recuva yang memungkinkan Recuva mengorek informasi lebih dalam tentang file yang hilang dari media penyimpanan. Fitur ini cukup ampuh apabila file Anda tak berhasil dipindai melalui proses pemindaian biasa. Akan tetapi, pencarian file dengan metode Deep Scan akan memperlambat kinerja Recuva karena komputer bekerja ekstra keras untuk mengorek informasi lebih dalam dari hard disk Anda. Untuk file yang sudah terformat oleh komputer, gunakan pilihan sistem recovery ini karena hasilnya lebih maksimal. Ketika menggunakan recuva ini, disarankan untuk tidak memakai komputer terlebih dahulu agar proses tidak terganggu.

Apabila semua pengaturan sudah dipilih, tinggal tekan tombol Recover. Recuva akan mulai memindai file-file yang terhapus dari hard disk. File-file tersebut akan ditampilkan pada daftar file. Setelah pemindaian selesai, Anda cukup memilih file dengan memberi tanda centang pada daftar, lalu klik Recover. Apabila file yang Anda temukan tak terpindai sehingga tak tampil pada daftar, ulangi pemindaian dengan menggunakan metode Deep Scan.

Mudah, bukan? Dan file yang sudah hilang bisa kembali lagi. Tentu saja semua bisa didapatkan dengan gratis. Karena itu, ketika Anda kehilangan data, jangan buru-buru membawanya ke tukang service karena bisa membutuhkan biaya yang besar untuk mengembalikan data Anda. Pilihlah data recovery Recuva untuk mengatasi masalah Anda. Cepat dan gratis digunakan.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Kursus AutoCAD: Biaya dan Materi
  • Tutorial Belajar Autocad
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA