logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Pertanian dan Perkebunan

Daun Salam – Keajaiban Sebuah Penciptaan


Ilustrasi daun salam

Daun salam mempunyai aroma yang begitu khas. Pohon salam yang bisa cukup tinggi ini selain mempunyai daun yang sering digunakan dalam resep makanan orang Indonesia, juga mempunyai buah dengan rasa asam manis yang khas. Masakan pindang ikan yang merupakan masakan khas dari Palembang, wajib menggunakan daun salam. Tanpa daun dengan aroma khas itu, maka masakan pindang ikan tidak akan menemukan cita rasanya yang sempurna.

Keajaiban Daun Salam

Selain sebagai bahan masakan, ternyata daun salam mempunyai ‘keajaiban’ lain yang sangat banyak. Daun ini memang bisa membuat aroma nasi uduk menjadi luar biasa. Tetapi selain itu, daun ini bisa dijadikan obat ataupun pengganti rasa gurih yang biasanya diberikan oleh penyedap rasa.

Di samping dijadikan obat, daun salam juga bisa dijadikan alat pengusir semut. Ada pendapat orang-orang tertentu yang mengatakan bahwa semut tidak boleh dibunuh kalau tidak terpaksa. Manfaat semut yang begitu besar dalam kehidupan manusia memang harus dihargai dengan tinggi. Agar semut tidak mengganggu, daun salam bisa menjadi penawarnya.

Walaupun telah layu dalam waktu beberapa hari dan warnanya telah berubah menjadi cokelat, daun ini tetap saja bisa dimanfaatkan dan tetap saja akan memberikan aroma yang khas kepada makanan. Harganya pun murah meriah. Bila dicampur dengan beberapa rempah-rempah lain, harganya tidak lebih dari Rp. 1000 bahkan ada yang hanya memberikan harga Rp. 500.

Murahnya harga daun ini memang tidak sebanding dengan khasiatnya. Tetapi keadaan inilah yang harus disyukuri. Kalau harga daun ini mahal, maka akan sulit bagi para pembuat obat tradisional untuk membuat resep obat yang murah, meriah, namun penuh manfaat.

Kandungan Daun Salam

Apa yang menyebabkan daun salam mempunyai begitu banyak manfaat? Tentu saja kandungan yang dimilikinya. Pada daunnya yang sudah kering saja, ada sekira 0,17% minyak atsiri atau minyak esensial. Minyak tersebut mengandung bahan-bahan, seperti eugenol dan metil kavikol atau methyl chavicol. Etanol yang terekstrak dari daun ini mempunyai kekuatan anti jamur dan anti bakteri. Kalau metanol yang dihasilkannya, bisa mempunyai kekuatan melawan cacing alias anti cacing.

Bagian dari tanaman ini yang mengandung khasiat obat adalah daun, kulit batang, buah, dan akarnya. Penyakit yang diyakini bisa diberikan penawar yang berasal dari pohon ini adalah asam urat, stroke, kolesterol tinggi, melancarkan peredaran darah, radang lambung, diare, gatal-gatal, kencing manis, dan lain-lain. Sakit perut juga bisa menggunakan ramuan daun ajaib satu ini. Kalau ada gatal-gatal, daun pohon ini bisa juga dicoba. 

Tidak diketahui mengapa kapan dan siapa yang mula-mula mengetahui kandungan obat yang terdapat dalam daun salam. Pengetahuan itu didapatkan dari turun-temurun dan dari literatur yang banyak tersebar baik yang ada di internet maupun yang telah dibukukan.

Terutama, masyarakat Jawa yang sangat intensif berhubungan dengan alam dan berusaha mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari alam. Mereka begitu rajin mencari sumber pengobatan yang berasal dari alam. Pembuatan jamu dan semacamnya telah berlangsung cukup lama. 

Dari pengalaman dan data empirik, terlihatlah bahwa daun satu ini dianggap salah satu daun yang mempunyai sifat menyembuhkan yang cukup tinggi. Itulah mengapa para ibu atau tukang masak tidak akan lupa menggunakan daun satu ini dalam masakan yang berbau tradisional atau masakan khas Indonesia.

Cara Membuat Ramuan Obat dari Daun Salam

Cara membuat ramuan obat tradisional dari daun satu ini cukup mudah. Misalnya, untuk penyakit diare. Ambil 15 buah daun dan cuci hingga bersih. Setelah bersih, rebus dengan tiga gelas air dan tunggu hingga air berkurang hingga tinggal satu gelas. Jangan lupa berikan garam sedikit.

Selanjutnya, tiriskan air rebusan dan dinginkan sejenak sebelum dikonsumsi. Rasanya yang sedikit sepat dan baunya yang khas tentu akan terasa cukup ‘mengerikan’ bagi anak-anak. Tetapi tentunya tidak bagi orang dewasa. Minum ramuan ini sebanyak 3 gelas saja sehari. Biasanya tidak harus melakukan pembuatan ramuan hingga hari kedua, diare akan sembuh dan aktivitas sehari-hari bisa dilakukan lagi dengan baik.

Untuk pengobatan penyakit diabetes, caranya tidak beda dengan pengobatan untuk diare. Hanya saja jumlah daunnya dikurangi. Kalau untuk diare, 15 lembar, untuk obat diabetes cukup 7-15 lembar saja. Rebus dengan air tiga gelas dan tunggu hingga air menyusut sampai satu gelas saja. Untuk pengobatan diabetes ini rebusan tersebut tidak diberi garam sama sekali. Ramuan ini diminum 2 kali sehari sebelum makan. Hal ini mungkin untuk menetralkan keadaan glukosa dalam darah.

Air rebusan itu tadi ternyata tidak hanya diyakini bisa meringankan penyakit diabetes yang memang akan sangat sulit untuk disembuhkan, tetapi juga bisa digunakan sebagai ramuan penurun kadar kolesterol. Kalaupun ingin mencoba ramuan yang kedua sebagai usaha menurunkan kadar kolesterol yang membandel, rebusan tersebut ditambahkan daun ceremai sebanyak kurang lebih 30 gram.

Rebus dengan air sebanyak kira-kira 3 gelas dan tunggu hingga air tinggal satu gelas. Minumlah air rebusan tersebut pada pagi dan sore hari. Bila diminum teratur, diharapkan bahwa kolesterol akan normal kembali. Kesembuhan memang milik Allah swt. semata, tetapi usaha adalah kewajiban manusia.

Selanjutnya adalah upaya menyembuhkan penyakit radang lambung yang berefek rasa perih dan sakit di bagian perut. Daun salam segar seberat 30 gram ditambah dengan daun sambiloto yang juga 30 gram. Rebus dengan air sebanyak 600 cc dan tunggu hingga air tinggal separuhnya. Karena daun sambiloto itu berasa pahit, tambahkan gula batu secukupnya.

Minum air rebusan ini sebanyak 2 kali. Bagilah air rebusan yang kira-kira tinggal 300 cc itu menjadi dua gelas hingga masing-masing terbagi menjadi 150 cc.

Untuk pengobatan hipertensi atau darah tinggi, daun salam memang telah mempunyai reputasi tersendiri. Cara pembuatan ramuan obat untuk hipertensi ini juga sama dengan pengobatan untuk penyakit lainnya. Ambil 7-10 lembar daun, cuci, rebus, saring, diinginkan, dan minum sebanyak dua kali sehari. Begitupun untuk pengobatan sakit maag. Air rebusan diminum sebanyak dua kali juga.

Tetapi untuk pengobatan eksim atau gatal-gatal, caranya agak berbeda. Untuk penyakit gatal seperti eksim, pengobatannya adalah dengan cara menumbuk daun salam segar sebanyak 10 buah dengan kunyit sebanyak 25 gram. Setelah itu oleskan ramuan yang sudah halus tadi ke kulit yang bermasalah.

Untuk penyakit kulit yang lebih parah seperti kudis, ramuannya sedikit berbeda. Untuk kudis ini, ramuan tidak menggunakan kunyit melainkan kulit pohon, batang, dan akar. Semua bahan dihaluskan. Penghalusan bahan-bahan tersebut bisa menggunakan blender. Lalu ramuan yang telah halus itu, dibalurkan ke kulit yang gatal dengan warna khas kudis yang seperti sisik ikan. Ikat ramuan dengan kain agar tidak mudah lepas. 

Lain lagi kalau terjadi keracunan alkohol. Apa yang bisa dilakukan dengan pohon ajaib satu ini adalah menggunakan buah salam. Buah salam sebanyak segenggaman tangan orang dewasa itu dicuci lalu ditumbuk sampai halus. Selanjutnya, tumbukan buah tadi langsung disaring. Air yang dihasilkan memang tidak banyak, tetapi cukup untuk membuat reaksi keracunan alkohol berkurang. 

Perhatikan wadah untuk menghaluskan buah, jangan sampai wadah tersebut ternyata baru saja dipakai untuk membuat sambal terasi. Rasanya air buah salam pasti menjadi berbeda. Usahakan menumbuk buah di tempat yang bersih dari segala rasa dan aroma agar khasiat air buah salam terasa sempurna. Ramuan satu ini tak perlu ditambahkan dengan daun salam, cukup buahnya saja.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Tanaman Hidroponik: Menanam Tanpa Tanah
  • Perbedaan Tanaman Organik dan Anorganik
  • Pohon Ghorqod, Pohonnya Orang Yahudi
  • Teknik Stek Tanaman
  • Serba-Serbi Pohon Jati
  • Buah Duku, Buah Musiman Kaya Manfaat
  • Bertanam Tomat Hidroponik
  • Cara-Cara Menyambung Tanaman
  • Jamur, Bakteri, dan Virus Penyebab Penyakit pada Tanaman
  • Jenis-Jenis Bunga Tulip Peninggalan Turki Usmani
  • Mengenal Tanaman Cocor Bebek dan Khasiatnya
  • Buah Salak, Jenis dan Kegunaannya
  • Mengenal Lebih Dekat Buah dan Pohon Duku
  • Pohon Pepaya, Pohon yang Kaya Akan Manfaat
  • Teknik Budidaya Tanaman Sawi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA