Definisi Diare
Diare atau dalam bahasa ilmiah disebut gastroenteritis, merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Di Indonesia, tercatat sekitar 60 juta kasus diare terjadi setiap tahun pada pasien yang berkunjung ke rumah sakit, puskesmas, dan klinik. Dari jumlah tersebut, sekitar 70-80% penderita diare adalah anak-anak.
Definisi diare merupakan sebuah penyakit ketika penderita mengalami rangsangan buang air besar secara terus-menerus, dengan tinja atau feses yang mengandung air secara berlebihan. Dalam dunia medis, definisi diare adalah defekasi yang melebihi 200 gram per hari.
Jangan Anggap Remeh Diare
Diare merupakan penyakit yang perlu ditangani secara cepat. Jika tidak, penderita diare akan mengalami dehidrasi akibat cairan tubuh yang keluar secara terus-menerus. Selain itu, diare dapat memicu gejala penyakit yang lebih serius, seperti disentri, kolera atau batulisme, dan dapat menjadi indikasi sindrom kronis seperti penyakit Crohn.
Penyebab Diare
Anak-anak sangat rentan terhadap penyakit diare. Penyebabnya, penyakit diare ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar. Kebiasaan anak-anak jajan sembarangan yang tidak terjamin kehigienisan makanan merupakan salah satu faktor pemicu diare. Oleh sebab itu, orang tua diharapkan untuk selalu memperhatikan jajanan anak agar penyebaran diare bisa diminimalisasi.
Di negara berkembang seperti Indonesia, diare bisa juga berasal dari sumber air yang tercemar dan kekurangan asupan protein serta kalori yang menyebabkan turunnya daya tahan tubuh. Untuk itu, gerakan air bersih perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama di deerah-daerah yang kekurangan sumber air bersih.
Gejala Diare
Ketika mengalami diare, terdapat beberapa gejala yang umumnya dirasakan. Gejala-gejala yang dirasakan bagi penderita diare adalah buang air besar secara terus-menerus (biasanya 3 kali atau lebih) yang disertai mual dan muntah, terkadang timbul gejala lainnya yakni pegal pada pungung.
Dari beberapa literatur dan kejadian-kejadian yang terjadi di masyarakat, penyebab diare secara umum antara lain sebagai berikut.
- Kekurangan gizi.
- Memakan makanan yang asam, pedas, atau mengandung santan secara berlebihan.
- Alergi terhadap susu.
- Bakteri, virus, dan parasit.
- Keracunan makanan atau minuman yang disebabkan oleh bakteri maupun bahan kimia.
Bagi penderita diare, perawatan yang dapat dilakukan di rumah yakni dengan mengonsumsi air untuk menggantikan kandungan air yang hilang dalam tubuh. Lebih baik lagi, bila dicampurkan dengan elektrolit. Meminum obat diare yang sudah banyak beredar dipasaran, yakni oralit. Namun, jika diare tidak kunjung membaik selama beberapa hari, penderita diharapkan segera dibawa ke balai pengobatan.






