logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Karya Ilmiah    Penulisan Karya Ilmiah

Definisi Karya Tulis Ilmiah Sebagai Tulisan Nonfiksi


Ilustrasi definisi karya tulis ilmiah

 

Dalam dunia tulis menulis, selain cerpen dan novel, kita kerap kali mendengar istilah karya tulis ilmiah. Lalu, banyak yang mengatakan definisi karya tulis ilmiah mirip sekali dengan proposal penelitian, sehingga membosankan.

 

Padahal menyusun karya ilmiah tidak jauh berbeda dengan menyusun karya lainnya, seperti sebuah laporan atau membuat artikel. Akan tetapi, penyusunan karya ilmiah mengikuti metode ilmiah yang terdiri dari langkah-langkah untuk mengorganisasi dan mengatur gagasan melalui garis pemikiran yang konseptual dan prosedural yang disepakati oleh para ilmuan.

 

Sebenarnya jika kemudian kita golongkan, maka keduanya ada pada blok tulisan fiksi dan nonfiksi. Jika cerpen dan novel merupakan sebuah tulisan fiksi yang mengedepankan imajinasi, maka tulisan karya ilmiah adalah sebaliknya.

 

Artinya sesuai namanya, maka tulisan atau sebuah karya ilmiah sangat menghargai data dan fakta, yang kemudian masuk ke dalam jajaran karya nonfiksi bersama dengan esai, artikel, atau tulisan-tulisan yang berkaitan dengan gagasan dan analisis faktual.

 

Semua orang dapat membuat karya ilmiah, asalkan mau mempelajari langkah langkah menulis karya ilmiah dan mau diberi arahan oleh seorang pembimbing yang berpengalaman. Lantas, bagaimana sebenarnya definisi karya tulis ilmiah serta hal-hal yang terkait di dalamnya?

 

Definisi Karya Tulis Ilmiah

 

Karya ilmiah sering kita dengar di dunia pendidikan, khususnya di pendidikan perguruan tinggi. Tapi, apakah kita tahu apa yang dimaksud dengan karya tulis ilmiah tersebut.

 

Ada baiknya kita merujuk apa yang dikatakan Eko Susilo (1995), mengenai makna atau definisi dari tulisan ilmiah. Menurutnya, sebuah karya ilmiah adalah tulisan yang didasari dan mengedepankan segala hasil melalui pengamatan, peninjauan, penelitian pada bidang tertentu, dan selanjutnya disusun menurut metode tertentu, juga dengan sistematika penulisan yang santun secara bahasa dan isi tulisannya bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, atau juga yang disebut benar secara keilmiahannya.

 

Atau dengan kata lain, definisi karya tulis ilmiah adalah sebuah tulisan di mana bentuk dan isinya menggunakan kaidah keilmuan yang didapat melalui kegiatan ilmiah, seperti penelitian, analisis laboratorium, telaah aneka buku referensi, dan lainnya.

 

Karya tulis ilmiah adalah sebuah karya atau tulisan seorang ilmuan yang mengembangkan ilmu pengetahuannya yang diperoleh melalui studi kepustakaan, pengalaman, penelitian, dan pengetahuan orang lain sebeumnya.

 

Tujuan dari penulisan karya ilmiah adalah supaya ide atau gagasan penulis tersebut dapat dipelajari dan didukung atau ditolak oleh pembaca. Untuk itu, dalam penulisan karya ilmiah harus memperhatikan langkah-langkah menulis karya ilmiah, agar memenuhi sistematika yang sudah dibakukan.

 

Apabila sebuah karya ilmiah sudah sesuai dengan sistematikanya, maka karya ilmiah tersebut dapat mudah dibaca dan dipelajari oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja.

 

Jenis karya ilmiah itu bermacam-macam, yaitu makalah, kertas kerja, skripsi, tesis, dan disertasi. Mungkin nama-nama karya ilmiah tersebut sudah tidah asing lagi bagi para mahasiswa.

 

Syarat Penulisan Karya Tulis Ilmiah

 

Sesuai namanya, maka ada beberapa hal atau syarat yang menjadi standar dalam penulis sebuah karya ilmiah. Jadi, sebuah tulisan akan bisa disebut sebagai tulisan karya ilmiah, jika mengandung hal-hal berikut:

 

1. Adanya data dan fakta, bukan imajinasi atau gagasan sendiri

 

Ini sudah harga mati. Menulis karya ilmiah adalah menulis fakta yang ada dan juga berdasarkan data-data. Sangatlah tidak diperkanan apabila dalam sebuah karya tulis ilmiah dimuati khayalan pribadi dan segala hal yang berkaitan dengan karang mengarang. Kenapa? Karena dalam karangan ilmiah, sekali lagi, segala isinya akan dipertanggung jawabkan.

 

2. Penyajiannya ilmiah dalam arti harus objektif

 

Seperti halnya wartawan, maka seorang penulis karya ilmiah haruslah mengesampingkan ego pribadi atau sikap sentimen diri. Apa yang kita dapat dari lapangan atau apa yang ada dalam data, itulah yang harus dituangkan ke dalam tulisan karya ilmiah kita. Jangan kemudian memutarbalikkan fakta dan berusaha menulis secara subjektif diri kita sendiri.

 

3. Paparannya lugas, jelas, dan tidak ambigu

 

Yang terakhir ini adalah lebih kepada cara penyajiannya. Karena ini akan dipertanggungjawabkan, maka diusahakan agar penggarapannya ditulis dengan bahasa yang lugas. Jelas secara tulisan dan jelas secara makna. Selanjutnya tidak terdapat kerancuan dan keambiguan di dalam karya tulis ilmiah kita sendiri.

 

Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh guru atau anak didik adalah menulis karya tulis ilmiah. Salah satu masalah utamanya adalah mereka kurang memahami langkah-langkah menulis karya ilmiah. Mereka selalu mengatakan bahwa menulis karya ilmiah itu sangat sulit dan tidak mungkin dapat mereka lakukan.

 

Hal ini ada banyak hal yang menyebabkannya. Mereka selalu mengeluhkan bahwa langkah-langkah menulis karya ilmiah sangat sulit dan tidak mendukung keinginan menulis yang mereka miliki.

 

Oleh karena itulah, maka seharusnya ada rujukan yang jelas mengenai langkah langkah menulis karya ilmiah. Hal ini untuk memberikan kesempatan guru dan anak didik berperan dan mengembangkan kemampuan menulisnya secara maksimal.

 

Dengan petunjuk yang ada dalam langkah-langkah menulis karya ilmiah ini, maka mereka mempunyai arah yang jelas dalam proses penulisannya. Mereka tidak perlu lagi meraba-raba tentang bagaimana menulis karya ilmiah tersebut.

 

Langkah-langkah menulis karya ilmiah yang ada memang sangat bermanfaat bagi para guru dan anak didik, sehingga mereka dapat berlatih menulis secara intens. Hal ini karena dengan langkah-langkah yang jelas, maka setidaknya segala aspek yang dibutuhkan dalam kepenulisan dapat terpenuhi.

 

Dengan mengikuti langkah-langkah menulis karya ilmiah ini, maka setidaknya penulis dapat menerapkan metode yang benar dalam menyusun karya ilmiah. Bahwa dalam menulis karya ilmiah, Anda harus menerapkan konsep metode ilmiah.

 

Bahwa dalam sebuah proses pembelajaran, ada salah satu tujuan agar anak didik mempunyai kompetensi khusus. Untuk mendapatkan kompetensi khusus tersebut, maka guru memberikan tugas penelitian dan atau pengembangan berdasarkan langkah-langkah menulis karya ilmiah.

 

Metode ilmiah penelitian dan pengembangan menulis karya ilmiah adalah suatu cara untuk pelaksanaan secara sistematis dan objektif yang mengikuti langkah-langkah menulis karya ilmiah sebagai berikut.

 

1. Melakukan observasi dan menetapkan masalah dan tujuan

 

Ini merupakan langkah langkah menulis karya ilmiah yang pertama, yaitu melakukan pengamatan atas obyek yang diteliti. Menetapkan masalah dan tujuan yang akan diteliti dan dijadikan karya ilmiah. Langkah ini merupakan titik acuan Anda dalam proses penulisan atau penelitian

 

2. Menyusun hipotesis

 

Langkah langkah menulis karya ilmiah yang kedua adalah menyusun dugaan-dugaan yang menjadi penyebab dari obyek penelitian Anda. Hipotesis ini merupakan prediksi yang ditetapkan ketika Anda mengamati obyek penelitian.

 

3. Menyusun rancangan penelitian

 

Selanjutnya Anda menyusun rancangan penelitian sebagai langkah ketiga dari langkah langkah menulis karya ilmiah. Ini merupakan kerangka kerja bagi penelitian yang dilakukan.

 

4. Melaksanakan percobaan berdasarkan metode yang direncanakan

 

Ini langkah keempat dari langkah langkah menulis karya ilmiah yang merupakan kegiatan nyata dari proses penelitian dalam bentuk percobaan terkait penelitian yang dilakukan. Anda lakukan percobaan yang signifikan dengan objek penelitian.

 

5. Melaksanakan pengamatan dan pengumpulan data

 

Setelah melakukan percobaan atas objek penelitian dengan metode yang direncanakan, maka selanjutnya Anda melakukan pengamatan terhadap objek percobaan yang dilakukan tersebut. Apa yang terjadi pada objek penelitian. Ini merupakan langkah langkah menulis karya ilmiah yang kelima.

 

6. Menganalsis dan menginterpretasikan data

 

Langkah langkah menulis karya ilmiah keenam, yaitu mengenalisa dan menginterpretasikan hasil pengamatan yang sudah dilakukan. Anda coba untuk menginterpretasikan segala kondisi yang terjadi pada saat pengamatan. Di langkah inilah Anda mencoba untuk meneliti dan memperkirakan apa yang terjadi dari pengamatan dan pengumpulan data.

 

7. Merumuskan kesimpulan dan atau teori

 

Langkah ketujuh dari langkah langkah menulis karya ilmiah adalah merumuskan kesimpulan atau teori mengenai segala hal yang terjadi selama percobaan, pengamatan, penganalisaan, dan penginterpretasian data. Langkah ini mencoba untuk menarik kesimpulan dari semua yang didapatkan dari proses percobaan, pengamatan, penganalisaan, dan penginterpretasian terhadap objek penelitian.

 

8. Melaporkan hasil penelitian

 

Langkah terakhir dari langkah langkah menulis karya ilmiah adalah melaporkan hasil penelitian. Dan, langkah inilah yang sesungguhnya merupakan proses penulisan karya ilmiah. Dengan langkah ini, maka guru atau anak didik dapat menyusun sebuah tulisan atau karya tulis ilmiah yang akan memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas personal.

 

Jika ingin melakukan proses penyusunan karya tulis ilmiah, maka setidaknya definisi karya tulis ilmiah dan syarat menulis karya tulis ilmiah ini Anda pahami dan terapkan. Dengan demikian, maka proses penulisan Anda benar-benar objektif dan berguna bagi kehidupan masyarakat. Dan, ini merupakan kontribusi kongkrit Anda kepada masyarakat. Selamat berkarya.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif
  • Keunikan Puisi Indonesia Sebagai Karya Sastra
  • Memahami Teknik Penulisan Buku
  • Kiat Penulisan dan Daftar Judul Skripsi Akuntansi
  • 6 Langkah Metode Ilmiah dan Menyelamatkan Karya dari Plagiasi
  • Pengertian Metode Penelitian Kualitatif
  • Kiat Membuat Proposal Penelitian Skripsi
  • Contoh Resensi Buku Nonfiksi
  • Mengenal Jenis-Jenis Penelitian
  • Format Penulisan Skripsi untuk Mahasiswa
  • Membuat Karya Tulis Bahasa Indonesia yang Ilmiah, Yuk!
  • Bengkel Hati - Mereparasi Hati yang Sedang Sakit
  • Kamus Bahasa - Modal Penting Penerjemah
  • Contoh Karya Tulis Ilmiah - Dunia Skripsi - ANNEAHIRA.COM
  • Penulisan Karya Tulis Sebagai Kebiasaan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA