logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Teknik Lingkungan

Definisi Pencemaran Udara - Ketahui Definisi dan Bahayanya bagi Kesehatan


Ilustrasi definisi pencemaran udara

Udara adalah kebutuhan yang sangat urgent bagi semua makhluk hidup. Karena berkatnya, semua makhluk hidup bisa merasa eksis di alam dunia. Tanpanya, semua makhluk hidup pasti akan mati. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, tersedianya udara tidak menjamin kehidupan bagi makhluk hidup.

Bahkan, udara yang ada bisa membunuh makluk hidup. Mengapa demikian? Hal ini ternyata adalah karena udara yang ada di bumi sekarang ini sudah tercemar dengan berbagai zat yang berbahaya. Apakah sebenarnya definisi pencemaran udara itu? Yuk kita baca semuanya dalam uraian berikut ini.

Definisi Pencemaran Udara - Serba-Serbi Pencemaran Udara

Pencemaran udara adalah tercemar atau terkontaminasinya udara yang ada di lapisan atmosfer oleh zat-zat lain yang bukan unsur penyusun udara alami. Jumlah zat pencemar ini bisa membahayakan kesehatan makhluk hidup; mengganggu estetika dan kenyamanan; dan juga merusak berbagai hal yang ada.

Zat pencemar udara disebut juga sebagai polutan (tak hanya untuk pencemaran udara saja tetapi juga pencemaran yang lainnya). Polutan ini misalnya adalah karbon monooksida, oksida nitrogen, oksida sulfur, CFC (kloro floro karbon), hidrokarbon, ozon, komponen organik volatil (komponen organik yang bisa menguap), dan juga partikulat (debu tertentu).

Pencemaran udara ada dua jenis, yaitu pencemaran udara in door (di dalam ruangan) dan pencemaran udara out door (di luar ruangan). Pencemaran udara in door atau di dalam ruangan adalah pencemaran yang terjadi di dalam ruangan. Pencemaran jenis ini biasanya lebih berbahaya efeknya terhadap tubuh seseorang dan dalam waktu yang relatif lebih cepat juga daripada pencemaran out door.

Contoh polutan untuk polusi udara di dalam ruangan misalnya saja adalah asam rokok (tembakau), udara dari hasil memasak, udara yang dihasilkan kompor, udara (aroma) dari bahan bangunan (misalnya cat), serta udara (aroma) dari furnitur.

Adapun pencemaran udara out door atau di luar ruangan adalah pencemaran yang terjadi di luar ruangan. Meskipun pencemaran jenis ini lebih ‘ramah’ dalam hal efek dan kecepatan bahayanya terhadap kehidupan manusia, akan tetapi, pencemaran jenis ini sangat merugikan alam secara global.

Contoh polutan yang biasanya mengakibatkan pencemaran udara out door adalah asap kendaraan bermotor (karbon monooksida),oksida nitrogen, oksida sulfur, CFC (kloro floro karbon), hidrokarbon, ozon, komponen organik volatil (komponen organik yang bisa menguap), dan juga partikulat (debu tertentu).

Pencemaran udara baik in door ataupun out door memberikan banyak efek terhadap bumi. Misalnya saja adalah hujan asam (akibat pencemaranoksida sulfur, karbon monookasida, oksida nitrogen, dan zat kimia lainnya), efek rumah kaca (akibat pencemaran karbon dioksida), pemanasan global (akibat pencemaran karbon dioksida), dan kerusakan ozon (akibat pencemaran karbon dioksida).

Definisi pencemaran udara bisa dilihat dari beberapa situasi yang Anda alami setiap hari. Misalnya, Anda berada di tepi jalan raya. Napas Anda terasa sesak. Bau premium hasil pembakaran mesin-mesin bermotor serasa menusuk hidung membuat paru-paru Anda susah berkontraksi. Apakah Anda bisa menyebutkan bahwa udara di sekitar Anda sekarang tercemar?

Iya. Jawaban Anda tepat. Bukti bahwa udara di sekitar Anda tercemar adalah adanya bau atau aroma. Anda juga bisa melihat asap keluar dari knalpot kendaraan bermotor. Munculnya warna pada udara di sekitar Anda memuat simpulan yang cukup kuat bahwa udara di sekeliling Anda sudah tercemar.

Sebaliknya, Anda berada di daerah pegunungan. Udara di lingkungan Anda sejuk dan segar. Burung-burung berkicauan. Pernapasan Anda seakan plong dan jauh dari rasa sesak. Menurut Anda apakah udara di lingkungan Anda saat ini bersih dan tidak tercemar?

Jika Anda menjawab, "Lingkungan saya di pegunungan tidak tercemar,” jawaban Anda belum tentu benar. Bisa jadi lingkungan Anda saat ini telah terkontaminasi, namun Anda belum mengetahuinya. Lalu, bagaimanakah definisi pencemaran udara itu?

Definisi Pencemaran Udara

Bila Anda melihat air yang jernih dalam gelas, lalu dimasukkan setetes tinta di air tersebut, Anda bisa menyebut bahwa air dalam gelas itu telah tercemar. Demikian pula dengan udara. Tercampurnya susunan udara yang bersih sehingga mengubah struktur unsur dalam udara bisa disebut sebagai pencemaran udara.

Udara yang berada di kota besar, penuh dengan polusi kendaraan maupun industri yang membuang limbah ke udara, bisa dibilang kurang sehat. Namun, perlu kita ketahui bahwa tidak selamanya pencemaran udara mengakibatkan perubahan bau dan warna pada udara yang kita hirup.

Secara umum definisi pencemaran udara adalah perbedaan komposisi udara aktual dengan kondisi udara normal dimana komposisi udara aktual tidak mendukung kehidupan manusia. Bahan atau zat pencemaran udara sendiri dapat berbentuk gas dan partikel. Dalam bentuk gas dapat dibedakan menjadi:

  • Golongan belerang (sulfur dioksida, hidrogen sulfida, sulfat aerosol)
  • Golongan nitrogen (nitrogen oksida, nitrogen monoksida, amoniak, dan nitrogen dioksida)
  • Golongan karbon (karbon dioksida, karbon monoksida, hidrokarbon)
  • Golongan gas yang berbahaya (benzene, vinyl klorida, air raksa uap)

Sedagkan jenis pencemaran udara berbentuk partikel dibedakan menjadi tiga, yaitu:

  • Mineral (anorganik) dapat berupa racun seperti air raksa dan timah
  • Bahan organik yang terdiri dari ikatan hidrokarbon, klorinasi alkan, benzene
  • Makhluk hidup terdiri dari bakteri, virus, telur cacing.

Ada beberapa zat penyusun udara yang juga disebut sebagai pencemar, namun tidak berbau dan tidak mengubah warna udara. Karbon monoksida (CO) contohnya. CO merupakan gas pencemar yang sangat berbahaya karena tidak berbau seperti bau belerang yang menyengat. CO juga tidak mengubah warna udara, seperti asap yang mengepul dari pabrik.

CO dengan mudah terhirup oleh manusia bersama dengan udara di sekitarnya. CO mengakibatkan kematian yang tak terduga. CO mampu mengikat cairan darah manusia dan mengalir di dalam pembuluhnya. Untuk menghindari munculnya CO dalam jumlah besar sehingga sulit diurai udara dan akhirnya terhirup oleh manusia, lebih baik seorang pengemudi kendaraan memanaskan mesin mobil atau motornya di tempat terbuka.

Pengaruh Pencemaran Udara bagi Makhluk Hidup

Zat pencemar udara yang kita hirup membawa pengaruh, bahkan berpengaruh untuk semua makhluk hidup. Sebisa mungkin kita harus menghindarinya supaya tidak terpengaruh. Berikut pengaruh zat pencemar udara bila kita hirup:

Sulfur Oksida SOx)

Pencemaran oleh sulfur oksida terutama disebabkan oleh dua komponen sulfur bentuk gas yang tidak berwarna, yaitu sulfur dioksida (SO2) dan Sulfur trioksida (SO3), yang keduanya disebut sulfur oksida (SOx). Pengaruh utama polutan SOx terhadap manusia adalah iritasi sistem pernafasan.

Khlorin (Cl2)

Gas Khlorin ( Cl2) adalah gas berwarna hijau dengan bau sangat menyengat. Berat jenis gas khlorin 2,47 kali berat udara dan 20 kali berat gas hidrogen khlorida yang toksik. Gas khlorin sangat terkenal sebagai gas beracun yang digunakan pada perang dunia I.Selain bau yang menyengat gas khlorin dapat menyebabkan iritasi pada mata saluran pernafasan. Apabila gas khlorin masuk dalam jaringan paru-paru dan bereaksi dengan ion hidrogen akan dapat membentuk asam khlorida yang bersifat sangat korosif dan menyebabkan iritasi dan peradangan.

Nitrogen Dioksida (NO2)

NO2 bersifat racun terutama terhadap paru. Kadar NO2 yang lebih tinggi dari 100 ppm dapat mematikan sebagian besar binatang percobaan dan 90% dari kematian tersebut disebabkan oleh gejala pembengkakan paru (edema pulmonari). Kadar NO2 sebesar 800 ppm akan mengakibatkan 100% kematian pada binatang-binatang yang diuji dalam waktu 29 menit atau kurang. Percobaan dengan pemakaian NO2 dengan kadar 5 ppm selama 10 menit terhadap manusia mengakibatkan kesulitan dalam bernafas.

Hidrokarbon (HC)

Hidrokarbon di udara akan bereaksi dengan bahan-bahan lain dan akan membentuk ikatan baru yang disebut Plycyclic Aromatic Hidrocarbon (PAH) yang banyak dijumpai di daerah industri dan padat lalu lintas. Bila PAH ini masuk dalam paru-paru akan menimbulkan luka dan merangsang terbentuknya sel-sel kanker.

Meminimalisasi Pencemaran Udara

Pencemaran udara tidak bisa dihindari karena setiap makhluk hidup selalu mengeluarkan bahan-bahan pencemar udara dari tubuhnya. Misalnya, karbon dioksida yang merupakan hasil pernapasan manusia dan hewan, juga merupakan pencemar. Akan tetapi, kita bisa meminimalisasi pencemaran udara dengan menjadikan pencemar yang kita hasilkan atau kita keluarkan mampu diurai dengan mudah oleh udara.

Selain itu, kita bisa menekan angka polusi udara dengan menempatkan agen-agen pemurni udara. Tumbuhan hijau sebagai contohnya. Dengan menggiatkan penanaman tumbuhan hijau di daerah-daerah yang rawan pencemaran udara, akan mempercepat proses pemurnian udara di tempat tersebut sehingga udara segar dapat terus kita nikmati.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Artikel Pengelolaan Sampah
  • Hanya Bicara Pengolahan Sampah
  • Pengertian, Jenis, dan Pencegahan Tanah longsor
  • Pelestarian Lingkungan Cagar Budaya
  • Cara Penanggulangan Limbah dengan Proses Bioremediasi
  • Masalah Lingkungan Hidup, Mari Kita Masalahkan
  • Berbagai Cara Penanggulangan Pencemaran Udara
  • Keberadaan Orang Utan, Habitat, dan Konservasinya
  • Dampak Pencemaran Air
  • Menyulap Limbah Kaca Menjadi Barang Berharga
  • Cara Mengatasi Pencemaran Lingkungan
  • Serba-serbi Erosi
  • Sumber dan Dampak Pencemaran Udara
  • Jaga Lingkungan dengan Rumah Sehat
  • Bagaimana Cara Pengolahan Limbah Gas?
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA