logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Pendidikan

Definisi Prestasi Belajar yang Sesungguhnya


Ilustrasi definisi prestasi belajar

Sebelum membahas definisi prestasi belajar, mari kita simak mitos-mitos tentang prestasi di bawah ini:

 

1. “Saya sungguh senewen, anak saya mendapat nilai merah di raportnya untuk pelajaran Matematika. Padahal saya sudah melarangnya mati-matian untuk melukis!”

 

2. “Anakku sangat pandai, dia slalu juara I di kelasnya, lelaki pendiam dan penurut, tidak banyak omong dan tidak pernah keluyuran, habis sekolah ya pulang, makan siang, tidur dan sepanjang harinya ia habiskan untuk belajar”.

 

3. “Belajar bukanlah hal yang penting, yang terpenting adalah kemampuan bergaul dengan orang lain”.

 

Penghalang Berprestasi dan Cara Mengatasinya

 

Percayakah Anda, definisi atau makna prestasi belajar di atas adalah hal-hal yang membabi buta, namun tidak sepenuhnya salah. Yang sepenuhnya benar adalah:

 

1. Terang saja nilai Matematikanya tidak sebaik kemampuan melukisnya, karena cara berpikirnya lebih didominasi otak kanan. Maka sebaiknya yang dilakukan adalah memaksimalkan otak kanan dan mengasah kemampuan otak kiri. Jika Anda orang tua dari anak tersebut maka bimbinglah dengan baik, bukan dengan paksaan apalagi cercaan!

 

2. Jelas! Pendiam, penurut (tidak berkutik dan tidak kreatif), monoton dan tidak mudah bersosialisasi bukanlah prestasi yang sesungguhnya.

 

3. Apalagi ini, belajar kan bukan hanya membaca buku!

 

Makna prestasi belajar bukanlah melulu hitam di atas putih atau selalu juara kelas, yang perlu dipahami adalah apakah makna belajar dan prestasi itu sesungguhnya.

 

• Belajar adalah sebuah proses mengenal atau mengetahui sesuatu yang belum pernah diketahui sebelumnya. Belajar bisa dilakukan melalui banyak cara, yakni: membaca, mengamati lingkungan, bergaul, mendengar, dsb.

 

• Prestasi adalah hasil yang didapat dari proses belajar tersebut dan sesuai dengan standar minimum prestasi yang berlaku (sesuai bidangnya). Misal: Diterima di masyarakat luas adalah prestasi dalam mengasah kecerdasan interpersonal. Prestasi semacam ini diraih oleh pelajar yang biasanya aktif di organisasi karena mereka terbiasa mengelola massa dan menghadapi segala tantangan sejak dini.

 

Lebih dari itu semua, makna prestasi belajar yang sesungguhnya sangat tidak manusiawi bila hanya diukur melalui angka-angka di deretan pelajaran otak kiri, karena bagaimanapun manusia miliki kecenderungan yang berbeda setiap individunya, ada yang maksimal di otak kiri, kanan, atau keduanya.

 

Penghalang Prestasi Belajar

 

Untuk memaksimalkan kemampuan tentu banyak penghalangnya. Berikut ini penghalang prestasi beserta cara mengatasinya:

 

1. Ranking minded yang mengakar sangat dalam di benak masyarakat Indonesia.Ini adalah suatu batu besar bagi putra-putri kita untuk mengasah potensinya. Maka satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah menutup telinga.

 

Ya. Tetap meyakini makna prestasi belajar yang sejati adalah pilihan terbaik ketimbang berpusing-pusing memikirkan tuntutan orang lain yang belum tentu berpengaruh dalam kehidupan kita selanjutnya.

 

Namun keadaan akan hal ini tak dapat dijauhkan dari keadaan yang sesungguhnya dari pelajar sekolah saat ini. seakan mereka semua telah dicetak, dengan sistem pendidikan yang ada, hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus dalam setiap mata pelajaran yang ada.

 

Terlebih saat ini dengan adanya sistem Ujian nasional yang diterapkan di setiap jenjang pendidikan semakin membuat pelajar sekolah hanya terpaku untuk mendapatkan atau mengejar nilai yang bagus dan tepat agar dapat lulus dari jenjang pendidikan yang sedang ditempuh.

 

Hal ini terus terjadi dan semua pihak hanya mendiamkan saja, termasuk pihak pengajar atau guru di sekolah. Karena guru juga ikut terpaku untuk membuat pelajar sekolah ini sebagai anak didik mereka berhasil dalam melewati Ujian Nasional ini. berhasil mengikuti ujian nasional adalah berarti mendapatkan nilai yang tepat dan sesuai dengan target nilai.

 

Mata pelajaran disampaikan hanya untuk membuat pelajar sekolah ini paham dan dan dapat menerapkannya ketika di dalam ujian nanti. Tanpa adanya pengontrolan bagaimana menerapkan nilai dan ide yang ada di dalam mata pelajaran tersebut ke dalam kehidupan nyata. Ya karena memang masih banyak sekali mata pelajaran yang tak memiliki sinkronisasi dengan apa yang ada di dalam kehidupan nyata.

 

2. Minimnya wadah untuk menggali potensi.

 

Tentunya sebagai generasi yang masih muda akan memiliki begitu banyak potensi. Pelajar sekolah tentunya tak boleh disibukan hanya dengan belajar dan belajar untuk mencapai nilai yang sesuai dengan target. Haruslah ada wadah untuk dapat mengembangkan potensi mereka dalam hal bakat dan minat.

 

Bila demikian keadaannya, kenapa tidak menantang keadaan saja dengan menciptakan wadah itu sendiri?!  Pasti banyak yang akan bergabung di dalamnya! Namun memang saat ini, usaha untuk mengembangkan bakat dan minat dari pelajar ini disalurkan dalam bingkai kegiatan di luar sekolah atau yang disebut dengan kegiatan ekstra kulikuler.

 

Kegiatan ini memang dilakukan di luar sekolah dengan begitu banyak ragamnya. Mulai dari yang berhubungan dengan mata pelajaran yang diajarkan di dalam kelas sebut saja mengenai percakapan Bahasa Inggris. Juga ada yang berhubungan dengan olah raga yaitu sekolah menyediakan berbagai macam cabang olah raga yang dapat dipilih oleh pelajar tersebut karena melihat tentunya banyak pelajar yang tertarik di banyak cabang olah raga.

 

Selain olah raga, ada juga bidang ketrampilan praktis yang dijadikan pilihan di dalam kegiatan ekstrakulikuler ini. sebut saja ada ketrampilan memasak, menjahit, pertukangan atau elektonik yang tetap dapat dipilih oleh pelajar tersebut.

 

Hal ini akan lebih memberikan wadah bagi para pelajar untuk lebih mengembangkan bakat dan minat yang ada di dalam diri mereka. Sehingga mereka tidak hanya terpaku pada mata pelajaran yang ada di dalam kelas serta bagaimana untuk mendapatkan nilai yang tinggi dan memuaskan.

 

3. Larangan orang tua.

 

Tentu inilah penghalang yang paling besar. Cara menaklukkannya hanya satu: Berprestasilah seperti apa yang mereka mau, namun JANGAN PERNAH BERHENTI mengukir karya dengan tunjukkan potensi Anda!

 

Berprestasi di Tengah Padatnya Jadwal

 

Setelah menyimak definisi prestasi belajar secara utuh beserta penghalang dan cara mengatasinya, tentu kita tidak mau berdiam diri dengan keyakinan lama bukan, bahwa definisi prestasi belajar adalah hitam di atas putih?!

 

Namun seringkali kita akan menemui kesulitan dalam masa transisi ini, yakni sulit mengatur jadwal aktivitas biasanya dan menggantinya dengan menjajaki hal-hal yang menurut kita itulah potensi yang kita miliki. Yang terjadi malah overlapping kegiatan.

 

Inilah solusinya:

 

1. Nikmati hari baru Anda, sadari bahwa momen ini yang mengantarkan Anda untuk lebih mengenal diri Anda sendiri. Jangan stress dengan perubahan yang kadang menjadikan beberapa hal Nampak sedikit berantakan.

 

2. Lebih bijak dalam mengatur waktu. Buatlah prioritas! Membabi buta menuruti minat dengan mengabaikan kewajiban sebagai anak, siswa, karyawan atau apapun posisi Anda bukanlah hal yang baik, dan tentu saja sikap ini bukan prestasi belajar! Selamat berprestasi!

 

Definisi Prestasi Belajar Yang Sesungguhnya

 

Itulah apa yang ada di dalam dunia pendidikan yang ada pada saat ini. dan itulah fenomena yang melakat di dalam diri pelajar sekolah kita. Semua gambaran sudah dipaparkan di atas. Lalu apakah kita sudah dapat menangkap apakah yang dimaksud dengan definisi atau makna dari prestasi belajar itu sendiri.

 

Prestasi belajar yang sering dipahami oleh banyak pelajar adalah kemampuan mereka untuk dapat memperoleh nilai yang tinggi dari semua mata pelajaran yang diajarkan dan nilai tersebut haruslah sesuai dengan target yang telah ditentukan.

 

Atau ketika mereka dapat mengukir prestasi di bidang di luar sekolah atau pada kegiatan ekstrakulikuler yang mereka ikuti. Misalnya adalah para pelajar ini berhasil untuk mendapatkan juara pada pertandingan sepak bola antar sekolah yang mereka ikuti.

 

Itulah definisi yang ada saat ini. namun sejatinya, definisi dari prestasi belajar yang lebih hakiki dan banyak dilupakan adalah tak terbatas pada nilai atau pencapaian yang demikian itu saja. Prestasi belajar adalah ketika memang para pelajar ini dapat mengambil seluruh nilai dan norma yang ada dan sudah diajarkan oleh para guru mereka di sekolah.

 

Sehingga ketika mereka menerapkan semua nilai dan norma ini di dalam masyarakat maka mereka sudah mampu untuk dicetak menjadi sosok yang berkualitas tinggi. Maksudnya adalah mereka dalah manusia dengan kemampuan untuk dapat menerapkan nilai dan norma ini dengan baik dan tepat.

 

Lalu, pertanyaannya sekarang, apakah memang definisi prestasi belajar ini sudah dapat diraih oleh seluruh pelajar sekolah kita ataukah masih hanya berupa sebuah teori di dalam buku belaka?..

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pengertian Masyarakat dan Ilmu yang Mempelajarinya - ANNEAHIRA.COM
  • Kodok: Hewan Amfibi dengan Ribuan Telur
  • Pengertian Riset Operasi: Berkenalan Lebih Dekat
  • Serba-Serbi Sungai di Indonesia
  • Semut, Hewan Kecil yang Hidup Berkelompok
  • Serunya Cake Perceraian
  • Penjelasan Seputar Logo
  • Cara Praktis Menemukan Kode Pos Indonesia
  • Inovasi dalam Pendidikan: Pendidikan Anak Usia Dini
  • Serba-Serbi Hewan Katak
  • Memahami Pengertian Masyarakat Madani
  • Pentingnya Mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam
  • Membincang Pengertian Paragraf dan Bentuknya
  • Memahami Metodologi Penelitian Pendidikan
  • Cara Cara Merawat Bayi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA