logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Sosial    Sosial Budaya

Apakah Definisi Sosial Budaya?


Ilustrasi definisi sosial budaya

Memecahkan masalah-masalah sosial amat penting, untuk itu Anda perlu mempelajari dan mengetahui ilmu sosial dasar dan ilmu budaya dasar. Perlu pendekatan multidisplin yang integratif untuk memecahkan masalah sosial budaya yang ada, karena memang masalah sosial seringkali kompleks dan memerlukan kajian dari berbagai disiplin ilmu.

Definisi Sosial Budaya

Sebelum itu semua, Anda haruslah mengetahui terlebih dahulu definisi sosial budaya. Untuk memperoleh definisi sosial budaya, Anda dapat melihatnya secara terpisah terlebih dahulu. Yang pertama definisi sosial, menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia milik W.J.S Poerwadarminta, sosial ialah segala sesuatu yang mengenai masyarakat atau kemasyarakatan atau dapat juga berarti suka memperhatikan kepentingan umum (kata sifat).

Sedangkan budaya dari kata Sans atau Bodhya yang artinya pikiran dan akal budi. Budaya ialah segala hal yang dibuat oleh manusia berdasarkan pikiran dan akal budinya yang mengandung cinta, rasa dan karsa. Dapat berupa kesenian, pengetahuan, moral, hukum, kepercayaan, adat istiadat ataupun ilmu.

Maka definisi sosial budaya itu sendiri adalah segala hal yang dicipta oleh manusia dengan pemikiran dan budi nuraninya untuk dan/atau dalam kehidupan bermasyarakat. Atau lebih singkatnya manusia membuat sesuatu berdasar budi dan pikirannya yang diperuntukkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Manusia, Mahluk Sosial Pencipta dan Pengguna Kebudayaan

Terciptanya sebuah kebudayaan bukan hanya dari buah pikir dan budi manusia, tetapi juga dikarenakan adanya interaksi antara manusia dengan alam sekitarnya. Bahkan dalam agama, dikatakan manusia sebagai khalifah atau pemimpin di bumi ini. Maka ia pun dianugerahi daya cipta, rasa dan karsa yang luar biasa dari Sang Maha Pencipta.

Sebuah dialektika terjadi disini, sebab kebudayaan itu ada karena diciptakan oleh manusia, dan manusia hidup di antara kebudayaan yang diciptakannya sendiri. Oleh karenanya kebudayaan akan terus ada jika manusia pun ada.

Definisi Sosial Budaya pun dapat berkembang dan tercipta karena adanya kaitan erat antara kebudayaan dan sosial itu sendiri. Perubahan kebudayaan bisa saja terjadi akibat adanya perubahan sosial dalam masyarakat, begitu pula hal yang sebaliknya pun dapat terjadi.

Peran dan Dampak Negatif Sosial Budaya

Anda pun perlu mengetahui peran dan dampak negaif untuk lebih memahami definisi sosial budaya. Jadi, kebudayaan pun memiliki peran dalam kehidupan sosial manusia, diantaranya adalah:

  1. Sebagai pedoman dalam hubungan antara manusia dengan komunitas atau kelompoknya.
  2. Sebagai simbol pembeda antara manusia dengan binatang
  3. Sebagai petunjuk atau tata cara tentang bagaimana manusia harus berperilaku dalam kehidupan sosialnya.
  4. Sebagai modal dan dasar dalam pembangunan kehidupan manusia.

Tidak berarti pula penciptaan sosial budaya itu kemudian tak memiliki dampak negatif. Bila kebudayaan yang ada kemudian menimbulkan ekses negatif bagi kehidupan sosial adalah sesuatu yang perlu dipikirkan ulang, jika ingin menciptakan sebuah budaya.

Beberapa dampak negatif kebudayaan bagi kehidupan sosial manusia, antara lain:

  1. Menimbulkan kerusakan lingkungan dan kelangsungan ekosistem alam
  2. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang kemudian menjadi penyebab munculnya penyakit-penyakit sosial, termasuknya tingginya tingkat kriminalitas.
  3. Mengurangi bahkan dapat menghilangkan ikatan batin dan moral yang biasanya dekat dalam hubungan sosial antar masyarakat.

Contoh: Situs jejaring sosial yang banyak bermunculan membuat orang tak memiliki kebutuhan untuk bertemu langsung. Sehingga terkikislah kebutuhan berkumpul dengan ilusi pertemuan di dunia maya.

Tidak menutup kemungkinan pula suatu hari nanti, kehidupan sosial manusia dapat musnah karena budaya yang mereka ciptakan sendiri. Atau, memang begitulah terciptanya kiamat yang telah ditakdirkan terjadi. Mari, berpikirlah!

Perubahan Sosial Budaya

Perubahan merupakan peralihan dari hal yang lama ke hal yang baru. Hal ini pun bisa dialami dalam ranah sosial budaya. Perubahan sosial budaya merupakan perubahan yang terjadi pada pola budaya yang ada dalam masyarakat serta sosial budaya juga mengalami perubahan.

Perubahan sosial budaya adalah hal yang biasa terjadi dalam perkembangan budaya manusia. Hal tersebut sangatlah wajar mengingat budaya hasil cipta, rasa, dan karsa manusia. Jadi sangat wajar saja mengalami perubahan selama manusia itu masih ada.

Perubahan sosial budaya yang ada dalam suatu masyarakat tersebut terjadi karena adanya keinginan dari masyarakat itu sendiri. Perubahan tidak bisa saja langsung terjadi tanpa adanya keinginan dan kemauan yang dimiliki oleh masyarakat tersebut yang ingin berubah.

Perubahan yang terjadi tersebut sebenarnya berasal dari dalam diri setiap manusia. Perasaan itu adalah perasaan bosan akan suatu hal yang menyebabkan manusia selalu mencari hal yang baru untuk menyingkirkan rasa bosan tersebut. Jadi perasaan bosan memiliki peran yang penting untuk menciptakan suatu perubahan yang terjadi pada manusia.

Perubahan sosial budaya yang ada di dalam masyakarat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Beberapa faktor tersebut di antaranya adalah dalam hal komunikasi, cara berpikir masyarakat, jumlah penduduk, penemuan akan suatu hal yang baru, konflik yang terjadi dalam masyarakat, faktor luar seperti bencana alam dan perubahan iklim, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lainnya.

1. Komunikasi

Perubahan sosial budaya bisa dipengaruhi oleh komunikasi. Seperti halnya yang terjadi sekarang ini. Kita bisa melihat terjadinya perubahan sosial budaya yang diakibatkan oleh pola komunikasi yang dimiliki oleh manusia. Pola komunikasi yang mengalami banyak perubahan tersebut memiliki pengaruh juga dalam hal sosial budaya.

Jika dulu kita melihat banyak sekali orang yang sering cangkrukani atau ngongkrong untuk berbicara mengenai banyak hal. Apakah hal yang dibicarakan tersebut merupakan hal yang penting atau hanya sekedar candaan belaka. Semuanya dilakukan dengan cara berkumpul lalu berbincang secara tatap muka langsung.

Tentunya hal itu memiliki nilai sosial yang lebih mengakrabkan seseorang dengan orang lain. Kerukunan dengan tetangga dan masyarakat sekitar juga terjalin dengan sangat baik karena seringnya komunikasi yang dilakukan oleh antar warga tersebut.

Namun perubahan komunikasi tersebut sekarang telah mengalami banyak perubahan. Peralatan telekomunikasi yang dilakukan dengan jarak jauh tanpa harus bertemu langsung dengan orang telah menimbulkan efek-efek tersendiri yang mengakibatkan juga terjadinya perubahan sosial budaya dalam masyarakat.

2. Cara Berpikir Masyarakat

Cara berpikir masyarakat juga memiliki peran yang sangat krusial atu penting dalam terjadinya perubahan sosial masyarakat. Pola pandang akan suatu masalah akan mempengaruhi terjadinya penyikapan yang berbeda terhadap masalah tersebut.

Perubahan penyikapan yang berbeda terhadap suatu masalah dengan cara bepikir yang berbeda tersebutlah yang mampu menyebabkan terjadinya perubahan sosial masyarakat. Sebagai contoh dalam penyikapan masalah kasus wabah penyakit.

Cara berpikir yang berbeda akan menghasilkan sosial budaya yang berbeda. Dari kasus wabah penyakit saja, jika pada masa dulu orang yang masih banyak berpikir mengenai klenik atau hal takhayul akan mengatakan bahwa wabah penyakit tersebut merupakan sebuah kutukan.

Sedangkan masyarakat lainnya yang memiliki cara berpikir lain yang lebih mengedapankan ilmu pengetahuan pasti akan mencari sebabnya. Pencarian tersebut mengedepan pola berpikir yang logis sesuai dengan ilmu pengetahuan. Maka diperolehlah kesimpulan bahwa wabah penyakit tersebut disebabkan oleh kuman atau bakteri.

Dari contoh pola berpikir sederhana tersebut bisa diambil sebuah kesimpulan bahwa sosial budaya ditentukan juga dari pola berpikir masyarakat yang ada tersebut.

3. Jumlah Penduduk

Faktor jumlah penduduk juga mempengaruhi adanya perubahan sosial budaya suatu masyarakat. Semakin banyak penduduk yang mendiami suatu daerah dalam suatu masyarakat maka akan semakin kompleks masalah yang dihadapinya.

Masalah yang dihadapi pun sangat beragam mulai dari yang sederhana hingga ke masalah yang lebih kompleks. Setiap masalah yang ada tersebut memiliki solsusi yang diambil oleh setiap orang yang ada dalam masyarakat tersebut. Hal inilah yang nantinya juga akan memberikan pengaruh terjadinya perubahan sosial budaya yang ada dalam masyarakat.

4. Penemuan suatu hal yang baru

Penemuan suatu hal yang baru merupakan inovasi yang dimiliki oleh manusia. Sebagaimana contoh dalam temuan teknologi komunikasi yang telah mampu membuat perubahan sosial budaya dalam suatu masyarakat.

5. Konflik

Konflik perang yang terjadi juga akan memaksa budaya asing masuk ke dalam budaya lokal yang telah dimiliki oleh masyarakat tersebut. Masuknya budaya tersebut juga mampu menjadikan adanya perubahan sosial budaya.

6. Bencana alam

Bencana alam juga memiliki peran terjadinya perubahan sosial budaya yang ada dalam masyarakat. Bencana alam akan membuat orang yang terselamatkan untuk bertahan hidup dan bercampur baur dengan masyarakat lainnya yang juga terselematkan.

7. Kebudayaan masyarakat lain

Masuknya kebudayaan masyarkat lain memiliki peran atau andil dalam terjadinya perubahan sosial budaya yang ada dalam suatu masyarakat. Pertemuan kedua budaya tersebut akan menghasilkan sebuah budaya baru yang merupakan campuran dari kedua budaya tersebut.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Asal Usul Danau Toba - Antara Legenda dan Realita
  • Sosial Budaya Dasar Peradaban
  • Sekilas Tentang Yahudi, Agamanya Israel
  • Tato Adalah Tanda (Simbol)
  • Mempelajari Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia
  • Perayaan Panen Raya di Masyarakat
  • Fenomena Globalisasi Sosial Budaya
  • Menambah Pengetahuan Tentang Ciri ciri Masyarakat Politik
  • Fakta - Fakta Tentang Hidup dan Kehidupan
  • Warna-Warni Hubungan Indonesia Malaysia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA