Dekorasi Taman

Dekorasi atau penataan taman merupakan aspek yang tak dapat diabaikan dalam desain taman. Bagaimanapun menariknya suatu desain arsitektur, bila tidak diikuti pengelolahan lansekap yang tepat, akan membuat bangunan tampak gersang. Begitu pula halnya dengan rumah tinggal, tanpa dilengkapi sebuah taman, akan sulit untuk mendapat suasana asri.
Pembuatan taman rumah membutuhkan lahan di luar luas bangunan, kecuali untuk taman dalam. Tidak semua orang beruntung memiliki halaman yang luas, tetapi sempitnya tanah yang tersisa bukan penghalang dalam membuat taman cantik. Dengan sedikit kreativitas dan pemecahan desain yang tepat, lahan sempit di rumah dapat diubah menjadi taman asri.
Perhatikan desain arsitektur rumah serta kondisi kawasan pemukiman secara keseluruhan dan sesuaikan rancangan taman yang akan Anda buat dengan lingkungan sekitar. Kalau rumah Anda bermodel minimalis, maka desainlah taman dengan konsep yang sama. Begitu pula bila dengan rumah berarsitektur tradisional, ataupun klasik.
Selanjutnya adalah menentukan point of interest pada taman, misalnya sebuah patung dari batu alam, lampu taman, kolam dan airmancur, atau serumpun bamboo. Setelah itu, Anda akan lebih mudah merancang komposisi hard material seperti bebatuan, blok rumput, patung, bangku, lampu, dan area jalan (pederstrian) dengan soft materials berupa tanaman.
Jangan lupa menyesuaikan warna tanaman dengan konsep taman dan cat rumah. Ikuti tema besar yang berada pada bangunan rumah.
Susunan tanaman sebaiknya mengikuti atau mengelilingi point of interest, dimulai dari tanaman terkecil hingga yang besar-besar. Oleh karena itu, penentuan kolam ikan, air mancur, patung, atau bangku-bangku harus didahulukan sebelum tanaman.
Keberadaan kolam ikan atau air mancur dengan suara gemericiknya sangat dianjurkan untuk memberi efek sejuk dan segar, sekaligus meredam bisingnya jalan raya. Untuk menambah kesan dramatis yang cantik, aturlah pencahayaan taman dengan lampu sorot pada sudut-sudut.






