Membuat Desain Cincin Pernikahan

Cincin pernikahan, simbol keabadian
Sebuah cincin pernikahan merupakan simbol keabadian, maka desain cincin pernikahan tersebut harus dibuat istimewa dan spesial bagi kedua pasangan yang baru saja sah menjadi pasangan suami istri itu. Ketika menikah, setiap pasangan pengantin pasti selalu berharap agar pernikahannya ini bisa langgeng.
Mereka juga terus berdo’a agar bisa selalu hidup bersama-sama sampai akhir hayat. Hubungan sepanjang masa atau abadi ini selalu disimbolkan dengan desain cincin yang menjadi tanda akan lestarinya hubungan cinta dua anak manusia itu perlu dibuat agar bisa menyatukan dua hati mereka dalam ikatan kasih dan sayang.
Teknik membuat desain cincin pernikahan
Membuat desain cincin pernikahan memang perlu strategi khusus. Karena di sini kita tidak membuat satu cincin saja, namun dua. Adapun strategi yang perlu diterapkan tersebut adalah :
- Kenali pribadi
Karena desain cincin pernikahan yang dibuat harus bisa mencerminkan karakter dari masing-masing pasangan. Hal ini bisa ketahui terutama melalui hobi atau kegiatan yang disukai, pekerjaan dan pengamatan tingkah laku. - Tidak perlu sama
Selama ini orang selalu ingin membuat desain cincin pernikahan yang bentuknya selalu sama dengan pasangan. Ini adalah anggapan yang keliru. Yang terpenting adalah bentuk desain cincin tersebut bisa mencerminkan hubungan berdua yang meski berbeda atau berlainan sifat namun bisa menyatu dalam ikatan rumah tangga. - Pemilihan bahan
Jangan selalu punya pikiran bila ketika membuat cincin pernikahan itu harus terbuat dari emas. Ini juga merupakan anggapan yang tidak ada benarnya sama sekali. Desain cincin yang bagus adalah bukan terletak pada bahannya. Namun yang terpenting adalah bagaimana cara membuat cincin yang bisa memunculkan aura atau pesona dari pemakainya. - Perhatikan bentuk dan ukuran jari
Ini juga merupakan faktor terpenting yang perlu diperhatikan ketika mau membuat sebuah desain cincin pernikahan. Karena setiap bentuk jari yang berbeda juga perlu membuat karakter desain yang lain pula. Jadi tidak berbeda jauh ketika kita membuat desain baju atau pakaian. - Penggunaan batu permata
Sebaiknya ketika membuat desain cincin pernikahan jangan terlalu banyak menggunakan batu permata, terutama yang warnanya mencolok dan bisa menimbulkan bias sinar yang menyilaukan.
Ingat, cincin pernikahan itu sangat berbeda dengan cincin yang digunakan untuk berpesta. Perhatikan pula warna dari batu permata tersebut. Jadi usahakan untuk memilih warna yang putih atau menimbulkan kesan lembut. - Sesuaikan dengan aksesoris lain
Tujuannya adalah agar desain cincin pernikahan tersebut juga bisa menyatu dengan hiasan atau akseoris yang sedang dikenakan oleh pasangan pengantin. Misalnya kalung, gelang, bross, hiasan rambut, anting atau giwang dan sebagainya. Jadi sebelum bentuk desainya diputuskan, lakukan pembicaraan dengan pasangan lebih dulu.
Semoga info ini bermanfaat bagi pasangan yang akan menempuh hidup baru atau para seniman cincin yang tertarik untuk membuat desain cincin pernikahan.






