logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Rumah & Taman    Desain    Contoh Desain Rumah

Membangun Desain Rumah Panggung


Ilustrasi desain rumah panggung 

Pada beberapa daerah di Indonesia rumah panggung merupakan pilihan bijak sebagai tempat tinggal. Alasan mengapa orang memilih desain rumah panggung sangat beragam. Di antaranya adalah faktor antisipasi terhadap bencana alam, keadaan tanah yang berawa dan sering banjir,  ataupun faktor alam lainnya, seperti masih banyaknya hewan berbahaya. Ada juga karena masih kuatnya tradisi mempunyai rumah panggung. Walaupun membuat rumah biasa tidak ditentang, rasanya ada perasaan risih berada di bawah rumah orang. Hal ini membuat orang masih membuat rumah panggung dengan segala keunikannya.

Konsep Rumah

Rumah memiliki banyak konsep dalam penalarannya. Rumah sebagai tempat usaha, rumah sebagai investasi, rumah sebagai tempat tinggal, rumah sebagai pusat rekreasi keluarga, rumah sebagai tempat melepaskan segala kepenatan jiwa dan raga serta rumah sebagai tempat berlindung. Setiap konsep tersebut akan berkembang dan diwujudkan dalam berbagai bentuk rumah sesuai yang diinginkan oleh pemiliknya.

Contohnya rumah sebagai tempat usaha, akan terbangun gedung atau bangunan berupa Ruko atau Rumah Toko. Rumah sebagai investasi, diwujudkan dalam deretan rumah-rumah atau kamar-kamar kost yang diolah dan dikelola sedemikian rupa oleh pemiliknya sebagi investasi atau simpanan masa depan. Rumah sebagai tempat tinggal, berupa bangunan rumah satu lantai, dua lantai, rumah dinas, rumah pribadi dan lain sebagainya.

Rumah sebagai pusat rekreasi keluarga, terwujud dalam bentuk rumah-rumah villa yang berada di pantai ataupun di pegunungan. Yang tujuannya untuk pesiar sesekali waktu diperuntukkan bagi anggota keluarga. Rumah sebagai tempat melepaskan segala kepenatan jiwa dan raga akan dirancang dengan konsep yang sesuai dengan kepribadian. Terkadang malah tidak mempunyai banyak ruangan dan tidak juga diisi dengan perabotan yang banyak.

Rumah dibuat sangat fungsional. Segal sesuatu yang tidak mempunyai fungsi tidak akan dibuat. Rumah seperti ini sangat sesuai dengan kepribadian sang pemilik. Ia yang akan menunggu rumah itu hingga ajal menjemputnya sehingga ia tak mau mempunyai banyak barang dan merasa repot mengurusi barangnya. Waktunya diisi untuk melakukan banyak hal bagi hidup dan kehidupannya kini dan kelak. Rumah sebagai tempat berlindung. Lebih mengutamakan tindakan antisipasi dan pencegahan. Antara lain diwujudkan berupa rumah panggung. Rumah panggung di setiap daerah akan berbeda fungsinya.

Rumah panggung di daerah Kalimantan dan Jawa Barat dibuat dengan maksud mencegah gangguan hewan liar dan buas. Rumah panggung di Sumatera sebagian untuk menghindari bencana banjir. Sedangkan rumah panggung di Lombok atau pulau Sumbawa lebih untuk menghindari banjir luapan air laut atau tsunami. Desain rumah panggung di daerah-daerah ini tentu saja berbeda. Ketinggian setiap rumah panggung juga berbeda. Ada yang dibangun dengan ketinggian 2 meter saja. Tetapi ada yang dibangun dengan ketinggian 4-5 meter dari permukaan tanah.

Rumah panggung yang ada di Sumatera yang dibangun 4-5 meter di atas permukaan tanah, kini malah dibuat lebih indah dan lebih kokoh agar bagian bawahnya bisa dimanfaatkan untuk membuat kamar atau malah tempat usaha dan garasi mobil. Ada juga yang memanfaatkan bagian bawha rumah panggung itu untuk kandang atau tempat hewan ternak dan tempat penyimpanan kayu bakar dan perahu serta peralatan pertanian. Ada juga bagian bawah rumah panggung yang digunakan sebagai tempat penggilingan padi secara tradisional atau sebagai tempat berkumpulknya keluarga dengan dibangun beberapa tempat duduk besar yang terbuat dari bambu.

Pengertian Rumah Panggung

Rumah panggung dikatakan sebagi rumah yang konsepnya adalah rumah sebagai tempat berlindung. Pada setiap daerah fungsi rumah panggung juga berbeda-beda, sesuai dengan kadar atau level bahaya yang mungkin mereka terima. Secara fisik sendiri rumah panggung dapat dibuat secara permanen dengan struktur beton, dan dapat pula dibuat dengan semi permanen maupun tidak permanen yakni cukup dengan kayu, bambu ataupun batang kelapa.

Rumah panggung di beberapa daerah, justru menjadikan kolong rumah panggungnya untuk memelihara ternak berharga mereka. Berupa kambing, ayam atau babi. Ada juga yang untuk menyimpan hasil panen mereka seperti padi dan jagung. Sehingga agaknya pengertian dan penjelasan dari rumah panggung akan terus  berkembang sesuai dengan kondisi yang berlaku pada suatu tempat atau pada suatu waktu.

Malah ada yang membuat rumah panggung demi melestarikan keberadaan rumah panggung tersebut. Ada juga membuat rumah panggung sebagai bagian dari amanat orangtua sehingga keberadaan rumah panggung di daerah yang jarang ditemui rumah panggung akan menjadi satu pemandangan yang unik. Misalnya, di daerah Yogyakarta. Di daerah yang keberadaan rumah panggung bukan merupakan bagian dari budaya, akan dilihat sebagai sesuatu yang mengagumkan. Bagi orang Sumatera, Kalimantan atau orang-orang yang berasal dari lingkungan dengan rumah panggung, melihat rumah panggung di Yogyakarta seperti melepaskan kerindukan dengan kampung halaman.

Rumah panggung yang unik dengan bahan bangunan berupa kayu, pasti sangat mahal. Apalagi kalau kayu yang digunakan merupakan kayu pilihan. Kayu pilihan itu harus diambil dari daerah yang masih mempunyai kayu yang bagus, seperti di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Hal inilah yang akan membuat pembangunan sebuah rumah panggung yang tidak berada di habitatnya akan menelan biaya yang cukup besar.

Desain Rumah Panggung

Sebenarnya desain atau rancangan rumah panggung  cukup sederhana. Terbagi atas tiga bagian. Bagian bawah berupa pondasi serta kolom atau pilar, bagian tengah berupa rumah induk terdiri dari ruang keluarga/tamu, kamar tidur dan gudang, serta bagian atap atau disebut juga kolong atau attic sebagai gudang penyimpanan. Pembagian ruangan biasanya berdasarkan kebutuhan. Malah terkadang ada ruamh panggung yang tidak mempunyai kamar tidur. Setiap ruangan hanya dipisahkan dengan pertisi yang sangat sederhana.

Namun ada jug arumah panggung yang mempunyai kamar tidur dengan sekat yang bagus serta dibuat seperti kamar tidur yang sesungguhnya. Dapur dan kamar mandi juga dibuat permanen dengan desain yang bagus. Kalau rumah panggung sederhana, tidak mempunyai kamar mandi. Penghuninya biasa membuang hajat langsung di dekat dapur di tempat pembuangan air kotor atau mereka akan ke sungai. Ada juga yang membuat kamar mandi di bagian bawah rumah panggung tersebut.

Kalau tidak ingin repot, saat ini telah ada yang menjual rumah panggung sistem knock-down. Harga yang ditawarkan sesuai dengan besaran rumah panggung itu sendiri. Misalnya, untuk tipe 21, harga yang ditawarkan sekira 20 jutaab. Untuk tipe 54, harga yang ditawarkan sekira 80 jutaan. Model yang diinginkan juga bisa disesuiakan dengan kebutuhan. Apakah untuk rumah tinggal, kantor, villa, bahkan untuk rumah singgah dan perpustakaannya pun bisa diatur. Pengerjaan di tempat juga tidak akan memakan waktu lama. Kayu yang diguankan bisa menyesuaikan dengan dana. Ynag dibutuhkan adalah tanah dan pondasi rumah itu sendiri.

Pondasi rumah panggung secara umum dapat berupa penampang segitiga yang membesar di bagian bawah, penampang lingkaran, penampang segienam berundak, serta penampang belah ketupat berundak dan membesar di bagian bawah. Yang umumnya digunakan oleh orang adalah pondasi dengan penampang lingkaran, karena dianggap lebih sederhana, hemat  dalam biaya, bahan yang digunakan lebih fleksibel, serta mudah pengerjaannya.

Cara Penghitungan Konstruksi Pondasi Rumah Panggung

Pondasi dianggap bagian terpenting dari sebuah rumah panggung. Pondasi dapat disambungkan dengan struktur beton ke bangunan induk, ataupun dapat disambungkan dengan kayu atau batang kelapa yang berfungsi sebagai tiang/pilar atau kolom bangunan. Pembuatan pondasi harus dilakukan dengan teliti dan detil. Karena kekuatan  bangunan desain rumah panggung terletak pada kondisi pondasinya. Tanpa pondasi yang kuat, keselamatan dan keamanana serta kenyamanan penghuninya bisa terganggu bahkan bisa sangat berbahaya.

Pondasi yang digunakan pada umumnya adalah setapak atau setempat. Pondasi-pondasi setapak atau setempat tersebut kemudian dihubungkan dengan sloof atau pilar/kolom. Setidaknya bila memang Anda merasa tertarik pula untuk membuat rumah panggung tanpa beberapa alasan tersebut di atas kecuali semata-mata untuk estetika dan faktor keindahan saja, maka prinsip-prinsip pembuatan rumah panggung tersebut dapat Anda terapkan.

Untuk desain rumah panggung dengan ornamen yang indah, masih ada para pengrajin yang bisa melakukannya. Seni membuat ornamen yang ada di tangga dan yanga di dinding rumah panggung akan memperindah keberadaan rumah panggung itu sendiri. Tidak salah bila memang menginginkan rumah panggung, buatlah konsep yang bagus agar rumah panggung itu terlihat indah dan menyenangkan untuk ditinggali.

 

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Yang Perlu Diperhatikan dalam Desain Jendela
  • Keunggulan Lantai Keramik Minimalis
  • Membuat Design Rumah Kayu
  • Tip-tip Merangcang Rumah Kecil Idaman
  • Tips Menata Bangunan Minimalis dalam Ragam Interior Cantik
  • Rumah Portabel - Bentuk Rumah yang Bisa Dibawa ke Mana Saja
  • Desain Rumah dan Toko
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA