Desain
Rumah dan taman merupakan satu kesatuan yang saling mengisi. Rumah akan tampak indah dan asri jika terdapat sebuah taman, baik di halaman depan atau di halaman belakang rumah. Rumah akan terasa komplit jika taman melengkapi komponen sebuah rumah. Begitupun dengan taman. Keindahan taman akan mengangkat nilai keindahan desain rumah bahkan jika rumah akan dijual, anak menaikan nilai jual rumah tersebut.
Memiliki sebuah rumah yang nyaman, lega dan indah merupakan dambaan setiap keluarga. Rumah yang memiliki keindahan tidak cukup dengan desain utama rumah yang menjadikan rumah berkesan hommy. Salah satu unsur yang dapat mengangkat nilai keindahan sebuah rumah adalah taman. Ya, taman merupkan bagian dari eksterior sebuah rumah. Sebuah taman umumnya berada di halaman depan rumah. Namun, tidak jarang ada jug ataman yang dibangun di halaman belakang rumah.
Membangun rumah memang tidak mudah dan membutuhkan keahlian tersendiri. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhi rumah menjadi sebuah tempat yang nyaman untuk ditempati. Terlebih lagi rumah yang bergubungan dengan unsur eksterior taman.
Banyak manfaat dari penambahan taman dalam setiap pembangunan rumah. Apalagi di daerah perkotaan yang pepohonan jarang tumbuh. Selain untuk memperindah dan memperteduh kota, tanaman berfungsi sebagai paru-paru yang berfungsi untuk menetralisir polusi udara.
Desain rumah di daerah perkotaan umumnya memiliki lahan yang terbatas sehingga harus bisa memanfaatkan sistem pengelolaan lahan yang efektif agar bisa menciptakan sebuah taman yang bagus dan indah. Dengan begitu, rumah akan memiliki penampilan yang memikat karena pengaruh keberadaan sebuah taman. Oleh karena itu, desain yang benar sangat memiliki pengaruhnya demi mencapai tujuan menciptakan rumah yang idah dan nyaman.
Desain Taman Rumah Minimalis Modern
Taman bisa dikatakan sebagai tempat untuk melepaskan penat di rumah setelah menjalani berbagai aktivitas di luar rumah. Gar terlihat menarik, sebuah taman rumah dapat diberikan berbagai ornamen yang canatik sehingga memperinah tampilan taman, seperti air mancur atau patung. Jika taman diberi ornament air mancur, di bawah air macur tersebut otomatis terdapat sebuah kolam kecil yang berguna menampung sirkulasi air yang disemburkan oleh air mancur tersebut. Selain itu, di dalam kolam tersebut dapat ditanami berbagai jenis ikan hias untuk memperindah kolam. Contoh ikan hias yang bisa dipelihara di dalam kolam air mancur antara lain ikan mas koki atau ikan koi.
Pecampuran antara taman minimalis dengan rumah minimalis harus memberikan kesan yang harmonis dalam konsep arsitektur minimalis. Sebuah rumah minimalis memiliki struktur yang sederhana, desain taman yang mungil, dan lebih mengutamakan pada fungsi ruang. Oleh karena itu, taman harus dibuat sesuai dengan konsep rumah minimalis juga. Pemilihan tanaman dan ornament taman pada sebuah rumah minimalis modern pun harus sesuai dengan konsep minimalis.
Sebuah taman minimalis modern tidak perlu menempatkan terlalu banyak jenis tanaman, tapi hanya dibutuhkan beberapa (dua atau tiga) jenis tanaman. Contohnya, rumput gajah mini dan tanaman yang memiliki kesan tegas seperti ongkiati. Bisa juga sebuah taman diberikan sebuah kolam ikan kecil sehingga menambah keindahan sebuah taman.
Desain Rumah Mungil yang Artistik
Saat ini perkembangan dunia property sungguh sangat pesat. Hal ini ditandai dengan banyaknya pembangunan unit-unit property, seperti apartemen atau kondominium ekslusif yang super mewah atau pembangunan rumah-rumah mungil yang sederhana.
Bersamaan dengan perkembangan dan pertumbuhan dunia property tersebut, kebutuhan masyarakat akan rumah sekarang ini sangat tinggi. Jika memiliki dana yang minimalis, cukup membeli rumah yang termasuk jajaran middle end. Selain itu, rumah mungil atau rumah sederhana pun bisa dijadikan pilihan untuk mewujudkan keinginan memiliki sebuah rumah. Hapir semua pengembang property menawarkan kavling atau produk rumah mungil atau rumah sederhana. Hal ini disebabkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap ruumah. Oleh karena itu, dalam waktu singkat mampu menjual ratusan unit rumah.
Namun, masalah lain muncul. Banyak pengembang memanfaatkan momentum tersebut dengan membangun fasilitas dan lingkungan yang ala kadarnya seperti yang terlihat pada banyak kasus, contohnya rumah sangat sederhana (RSS).
Mendeskripsikan rumah mungil dengan kondisi seperti itu sudah waktunya untuk diubah. Konsumen adalah raja. Manusia sudah selayaknya diperlakukan dan diberikan pelayanan yang terbaik. Tentnya, sebuah rumah harus indah, sehat, dan bersahabat dengan lingkungan. Itulah yang menjadi sebuah kunci dalam membangun sebuah rumah dengan ukuran apa saja, termasuk membangun atau meilih rumah mungil. Rumah mungil yang dipasarkan biasanya memiliki luas maksimal 100 meter persegi dengan ukuran yang bervariasi, misalnya 6 x 15, 7 x 15, atau 8 x 12 dengan bentuk bangunan standar.
Indah tidak harus selalu mahal. Desain yang kreatif, arif, dan cerdas dari seorang arsiteek yang mampu mewujudkan rumah mungil yang hemat bahan bangunan dan menyiasati segala keterbatasan , baik dalam hal dana maupun lahan. Konsep indah inilah yang bisa diterjemahkan dalam bentuk denah rumah yang lugas dan mudah pemeliharaannya. Keterbatasan lahan mendorong pembangunan rumah mungil semakin meningkat.
Dalam konsep rumah minimalis, denah dengan ruang terbuka dan minim dinding pembatas akan membuat ruang terasa lapang. Penggabungan fungsi ruang disesuaikan dengan kebutuhan penghuni. Garasi, teras, dan taman depan difungsikan sebagai ruang tamu, ruang bermain anak, parkir kendaraan, bahkan rapat RT/RW. Sementara itu, ruang dalam dioptimalkan sebagai ruang keluarga dan ruang makan. Fungsi ruang keluarga, ruang belajar, dan kamar tidur anak-anak juga dapat ditempatkan di lantai atas hingga ke kolong atap (attic). Taman dan teras belakang difungsikan sebagai ruang makan terbuka, ruang keluarga, dan ruang belajar anak, dengan waktu berbeda.
Tips untuk Memaksimalkan Desain Rumah Mungil
1. Gunakan Cermin
Cermin menciptakan kesan luas pada sebuah ruangan. Pakailah cermin di daerah meja makan atau di daerah ruang keluarga. Cermin yang memiliki ukuran besar disimpan di tempat yang menghasilkan efek ruang yang kuat. Sebelum cermin diletakkan di dinding, kita dapat mencoba-coba dulu penempatannya di beberapa tempat untuk mengetahui efek ruangan.
2. Gunakan Furnitur Built-in
Desain built-in menciptakan kesan ruang yang simpel dan membuat ruang lebih luas. Selain itu, dapat mengurangi biaya pembelian furnitur. Misalnya, di ruang tidur, lemari dapat dibuat “menempel” ke tembok atau di dalam gypsum. Kita hanya perlu membuat ambalan di dalamnya dan membuat pintunya saja hingga memperkecil biaya pembuatan furniture. Bagian dalam lemari dapat dilapisi wallpaper supaya lebih manis.
3. Gunakan Furniture Berukuran Kecil
Contohnya, untuk meja makan. Gunakan meja makan kecil dan diletakkan menempel tembok dengan 4 kursi. Kursi yang digunakan lebih baik puff sehingga kesan ruang lebih luas. Gunakan pula coffee table dan credenza yang berukuran kecil.
4. Pilihlah Furnitur yang Berkesan Ringan
Jangan memilih furniture yang “berat” dan tebal. Cari furniture yang tipis dan berbentuk rangka, bukan bidang. Contohnya untuk credenza TV, pilih furniture berkaki, jangan yang penuh sampai ke lantai.
Nah, itulah penjelasan mengenai desain rumah dan taman minimalis. Semga penjelasan yang disampaikan bermanfaat bagi Anda semua.

