Cara Tepat Mengatasi Diare
Diare merupakan salah satu penyakit yang biasanya dianggap remeh, padahal seharusnya tidak demikian. Diare harus segera diatasi karena selain mengganggu aktivitas dapat pula berbahaya jika dibiarkan tanpa diobati.
Obat Kimia
Obat-obat di pasaran yang dapat dikonsumsi untuk mengatasi diare di antaranya adalah Diapet, Neo Entrostop, Biodiar, Hidrasec, Imodium, New Diatabs, dan lain-lain.
Mungkin Anda pernah mengonsumsi salah satu obat tersebut atau pernah mendengarnya, tetapi belum pernah mencobanya saat diare. Khasiat yang diperoleh biasanya berbeda-beda. Ada yang cocok dengan jenis obat tertentu, tetapi orang lain belum tentu cocok dengan jenis obat tersebut.
Dalam mengonsumsi obat-obatan, termasuk obat diare, Anda harus memperhatikan dosisnya. Apabila tidak berkonsultasi dengan dokter, dosis yang ada di bungkus obat harus Anda baca terlebih dahulu. Ada beberapa kasus yang menyebutkan bahwa obat Imodium menyebabkan seseorang meninggal. Obat ini merupakan obat keras yang harus dikonsumsi sesuai petunjuk dokter. Selain itu, dosisnya pun harus tepat dan tidak boleh berlebihan. Apabila kondisi Anda sudah lebih baik, hentikan penggunaan obat.
Obat Herbal
Selain obat-obatan yang disediakan di apotek dan dianjurkan oleh dokter, banyak pula obat herbal yang berfungsi untuk mengatasi diare. Ramuan-ramuan alami yang digunakan untuk mengatasi diare di antaranya yaitu menggunakan buah sawo, daun jambu biji, daun urang aring, kulit delima, hingga teh.
Untuk membuat ramuan menggunakan buah sawo, buah sawo yang digunakan adalah buah sawo muda. Selain buahnya, daun di sekitar buah tersebut juga digunakan. Setelah buah dan daun dibersihkan, tumbuk keduanya dicampur dengan sedikit air hangat lalu peras. Air perasan itulah yang kemudian diminum untuk mengatasi diare.
Cara yang paling mudah dan cepat yaitu menggunakan teh. Seduh teh setengah gelas hingga berwarna pekat dan terasa pahit. Kemudian teh diminum sebanyak dua kali sehari. Apabila belum berhenti juga, barulah Anda memeriksakannya ke dokter.
Untuk ramuan daun jambu biji dan daun urang aring, cara membuatnya yaitu merebus 30 gram daun jambu biji atau daun urang aring dengan air sebanyak 400 cc hingga berkurang menjadi 200 cc. Kemudian airnya diminum selagi hangat. Ramuan ini diminum sebanyak dua kali sehari.
Ramuan kulit delima juga memiliki cara yang sama, yaitu merebus kulit derima kering sebanyak 30 gram dengan 600 cc air hingga berkurang menjadi 300 cc. Untuk ramuan kulit delima, Anda harus menambahkan daun teh sebanyak 10 gram saat proses merebus.
Baik obat kimia maupun obat herbal mempunyai khasiat masing-masing. Anda tentunya dapat memilih obat mana yang Anda konsumsi saat menderita diare. Yang harus selalu diperhatikan adalah dosis yang tepat dalam pengonsumsian obat. Apabila sakit tetap berlanjut, jangan malas dan takut untuk berkonsultasi dengan dokter karena bagaimana pun diare adalah penyakit.
Mencegah Diare
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ini pula yang seharusnya kita lakukan. Agar tidak terserang diare, ada baiknya mengonsumsi makanan sehat dan hindari atau kurangi makanan instan. Di luar masalah keracunan makanan, diare biasanya terjadi karena makanan yang dimakan tidak baik untuk pencernaan. Yang perlu diingat pula apabila terserang diare adalah mengonsumsi makanan yang rendah serat dan halus, seperti bubur nasi. Makanan yang banyak mengandung serat justru tidak mengurangi diare.






