logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Diare

Hati-Hati Diare pada Ibu Hamil


Ilustrasi diare pada ibu hamil

Umumnya, diare dapat diobati dengan banyak-banyak minum oralit dan beli obat di warung. Tapi, diare pada ibu hamil haruslah mendapat perhatian ekstra. Jika salah mengobatinya, akibatnya bisa fatal.

Diare pada Ibu Hamil

Diare dapat disebabkan oleh banyak hal. Antara lain bakteri, virus, jamur, cacing, susu, makanan yang sangat pedas, makanan yang sangat asam, dan sebagainya. Untuk itu seorang penderita diare haruslah mengamati tanda-tanda dari diare yang dialaminya. Misalnya apakah kotoran hanya berupa air saja atau campuran antara padat dan cair, apakah terdapat lendir atau tidak, apakah terdapat darah atau tidak, bagai-mana warnanya, dan sebagainya.

Kesemua tanda tersebut dapat dibedakan dan digunakan untuk memperkirakan penyebabnya. Pada prinsipnya diare merupakan su-atu bentuk pertahanan tubuh manusia untuk mengeluarkan benda-benda asing yang memasuki tubuh namun tidak diperlukan.

Kasus diare pada ibu hamil, jika diare masih berlangsung maka tampaknya faktor penyebab masih belum keluar dari da-lam tubuh seluruhnya, sehingga masih mengganggu dan tampil dalam bentuk diare. Salah satu penyebab diare pada ibu hamil adalah akibat ketidaksanggupan usus penderita untuk mengolah susu yang diminumnya.

Untuk itu disarankan ibu hamil menghentikan susu yang diminum saat ini, dan memperhatikan apakah diarenya sembuh atau tidak. Disamping susu, hentikan pula kesenangan makan makanan yang pedas dan asam yang sering digemari oleh ibu-ibu hamil. Jika diarenya sembuh maka ibu dapat mengganti jenis susunya dengan merk lain. Namun jika diare masih berlangsung, maka ibu dapat membawa contoh ko-toran ke laboratorium untuk dilakukan analisa lebih lengkap.

Diare yang tidak terlampau banyak dan sering, tidak akan sampai mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh, sehingga tidak mengganggu kehamilan. Namun tetap saja ibu harus menanganinya agar diarenya segera sembuh. Jangan mengobati diare ibu dengan meminum obat secara sembarangan.

Ada banyak masalah usus yang seorang wanita untuk melihat ke depan untuk selama kehamilan. Diare cenderung menjadi salah satu yang paling umum ini. Diare didefinisikan sebagai longgar, berair, berbentuk bangku terjadi lebih dari tiga kali dalam satu hari. Bukan sesekali kotoran atau yang sering terbentuk lewat dari bangku.

Ada beberapa alasan mengapa diare tidak sangat umum selama kehamilan. Yang pertama adalah bahwa vitamin prenatal diambil selama kehamilan cenderung sembelit seorang wanita. Alasan kedua adalah bahwa sebagai kehamilan berlanjut, usus cenderung melambat, yang juga mengakibatkan sembelit. Namun wanita hamil sama rentan untuk menjadi terinfeksi dengan banyak virus dan bakteri yang dapat menyebabkan diare sebagai perempuan yang tidak hamil.

Penyebab Diare pada Ibu Hamil

Diare atau sering buang air besar berupa cairan, sebagian besar disebabkan mengonsumsi sesuatu yang tidak cocok bagi tubuh. Entah itu karena terlalu asam, pedas, atau makanan yang sudah basi. Bisa juga diare disebabkan karena masuk angin, tubuh sedang tidak fit, diare pun muncul.

Pengobatan diare sederhana. Cukup mengonsumsi minuman (oralit) dan obat-obat yang banyak tersedia di pasaran. Hanya saja, ketika diare menyerang ibu hamil, persoalannya jadi lain. Diare pada ibu hamil dapat memacu kontraksi pada kandungannya. Jika umur kandungan masih muda, ini bisa berbahaya. Dapat menyebabkan keguguran.

Apalagi ketika hamil, seorang perempuan tidak dianjurkan mengonsumsi obat-obatan kimia. Termasuk obat yang banyak dijual di warung-warung. Membelinya tanpa rekomendasi dari dokter, jelas bukan tindakan yang tepat.

Menghindari obat-obatan kimia dimaksudkan agar janin tidak menerima efek negatif yang ada pada bahan berkimia. Maka, pengobatan diare menggunakan obat alami, bisa jadi pilihan. Walaupun obat diare yang tersedia dipasaran boleh saja dikonsumsi. Asal, obat tersebut sudah mendapat persetujuan dari dokter sebagai obat yang aman digunakan ibu hamil.

Seperti halnya dengan wanita yang tidak hamil, ada banyak kemungkinan penyebab diare pada ibu hamil. Mungkin penyebab yang paling umum adalah infeksi dengan virus yang menyebabkan flu perut. Secara teknis, istilah "flu perut" adalah tidak benar. Yang disebut flu perut tidak disebabkan oleh virus influenza, juga tidak menginfeksi lambung.

Sebaliknya, virus flu perut menginfeksi usus kecil. Lain yang mungkin menyebabkan diare selama kehamilan meliputi bakteri misalnya Escherichia coli, parasit misalnya Giardia, obat-obatan, atau kondisi medis lainnya seperti sindrom iritasi usus besar atau penyakit Crohn. Banyak wanita juga mengalami diare pada awal tenaga kerja.

Beberapa wanita mengalami diare pada akhir kehamilan. Tergantung pada penyebab diare, gejala lain mungkin atau mungkin tidak terjadi dengan hal itu. Gejala lain yang mungkin menyertai diare antara lain:

  • Mual dan muntah
  • Dehidrasi
  • Demam
  • Menggigil
  • Headache
  • Nyeri otot
  • diarrhea Ibu hamil merasa lelah selama diare
  • Kram perut atau sakit perut
  • Sakit perut atau sakit perut

Diare pada ibu hamil dapat bertahan 1-10 hari tergantung pada penyebabnya. Hal ini dapat berkisar dari ringan sampai berat jenis diare. Umumnya, wanita hamil lebih mungkin mengalami sembelit dari pada diare karena vitamin prenatal, yang mengandung zat besi yang tinggi yang sering mengikat.

Diare selama kehamilan sebaiknya tidak berlangsung lama. Jika itu berlangsung selama lebih dari 2 hari, hubungi dokter segera. Kadang-kadang, diare bisa menjadi indikasi persalinan prematur. Kemungkinana diare pada ibu hamil dikarenakan:

  • Beberapa jenis bakteri yang dikonsumsi melalui makanan dan air yang terkontaminasi dapat menyebabkan diare selama kehamilan
  • Virus seperti Rotavirus, Cyptomegalovirus dapat menyebabkan diare.
  • Parasit. Parasit dapat memasuki boby melalui makanan dan air dan menetap di sistem pencernaan. Beberapa parasit yang menyebabkan diare pada ibu hamil termasuk Giardia lamblia.
  • Obat-obatan seperti obat tekanan darah, Antasida yang mengandung magnesium dan antibiotik dapat menyebabkan diare selama kehamilan.
  • Irritable bowel syndrome dan penyakit-penyakit usus seperti penyakit Crohn dapat menyebabkan diare.
  • Diare selama kehamilan dapat disebabkan oleh peningkatan asupan air. Hal ini dapat disebabkan oleh makanan yang tinggi kandungan air, seperti buah-buahan (semangka), sayuran dan air dalam jumlah besar asupan.

Cara Mengobati dan Makanan yang Tepat

Cara terbaik untuk menghilangkan diare pada ibu hamil adalah minum banyak air dan cairan untuk mencegah dehidrasi, dapat mengambil solusi dehidrasi lisan seperti Pedialyte untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama diare. Ikuti rencana diet untuk diare selama kehamilan.

Secara umum, diare disebabkan oleh ketidak mampuan usus besar menyerap air dari tinja yang dihasilkan. Biang keladi gangguan fungsi usus besar tersebut antara lain infeksi oleh kuman penyakit, keracunan makanan, dan alergi makanan.

Keadaan emosi yang kurang stabil akibat perubahan kadar hormon dalam tubuh dapat mempengaruhi produksi asam lambung dan sistem pencernaan secara keseluruhan. Ujung-ujungnya, mengalami diare. Selain itu, diare juga bisa disebabkan adanya tekanan pada lambung dan usus akibat ukuran rahim yang semakin membesar. Beberapa penyebab lain diare yang lebih khas pada ibu hamil, di antaranya adalah:

  • Kekurangan (defisiensi) vitamin B dan asam folat.
  • Terlalu banyak mengonsumsi vitamin D.
  • Terlalu banyak makan yang pedas-pedas, seperti asinan atau bumbu rujak sebagai teman makan buah-buahan penghilang keluhan mual.

Ada beberapa obat pasaran yang boleh atau aman dikonsumsi ibu hamil ketika diserang diare, di antaranya adalah new tab dan norit. Kedua obat ini merupakan obat umum bagi penderita diare. Terbukti juga aman dikonsumsi ibu hamil. Banyak dokter yang menyarankannya.

Jika masih merasa khawatir menggunakan obat-obat kimia seperti new tab dan norit, cara alami bisa digunakan. Pengobatan alami ini dipastikan baik bagi ibu hamil. Dan tentunya juga bagi penderita diare secara umum. Berikut ini caranya:

  • Jika terserang diare, usahakan tetap meminum air putih sebanyak-banyaknya. Lebih dari ukuran rata-rata, yaitu lebih dari 8 gelas sehari. Dengan banyak minum, cairan tubuh yang banyak keluar akan segera tergantikan dan terhindar dari dehidrasi.
  • Selain minum air putih, minum juga teh pahit kental. Kandungan dalam teh pahit kental dipercaya sebagai obat alami diare. Membersihkan bakteri penyebab diare.
  • Meminum sari kurma atau madu agar, juga baik dilakukan. Kedua minuman tersebut dapat menjadi asupan energi ibu hamil agar tidak terlalu lemas.
  • Makan buah-buahan seperti apel, pisang, dan sayur wortel. Buah-buahan dan sayuran tersebut aman buat jabang bayi. Jadi, aman juga buat ibunya.
  • Selama diare, hindari makanan-makanan keras seperti nasi dan sejenisnya. Jika tetap ingin makan nasi, buat dalam bentuk bubur. Roti atau biskuit pun pilih yang lembut.
Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Gejala Diare dan Upaya Penyembuhannya
  • Laporan Pendahuluan Diare pada Bayi dan Balita
  • Pencegahan Diare Demi Kesehatan
  • Definisi Diare
  • Pengertian Penyakit Diare
  • Waspadai Penyebab Penyakit Diare
  • Cara Mengobati Diare Secara Alami
  • Pengertian Penyakit Diare
  • Mengenal Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Riwayat Alamiah Penyakit Diare
  • Kenali tentang Sakit Diare
  • Diare Adalah Penyakit yang Memerlukan Perhatian Serius
  • Makalah Penyakit Diare
  • Mengetahui Proses Terjadinya Diare
  • Macam Macam Diare dan Penanggulangannya
  • Artikel Tentang Diare yang Wajib Diketahui
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA