Visi-Misi Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo
Ilustrasi dinas pendidikan kabupaten sidoarjo
Semua sudah mafhum bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh warga negara. Potensi dalam bidang apapun harus dikembangkan dengan pendidikan selama itu akan menghasilkan sesuatu yang positif apalagi jika mampu mengembangkan nilai-nilai kebangsaan. Namun dalam prakteknya memang tidak selalu tujuan pendidikan yang demikian ideal dan mulia tersebut bisa berjalan dengan lancar karena berbagai sebab. Dan hanya orang-orang yang memiliki integritas dan keinginan kuatlah yang akan bisa mengembangkan tujuan pendidikan seperti yang selalu ini menjadi cita-cita dan harapan bersama, sebagai salah satu pilar untuk kemajuan bangsa dan negara serta kemajuan peradaban secara umum.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo paham betul tentang tujuan pendidikan yang arif yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar negara ini. Dengan pemahaman itulah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo melakukan perombakan besar-besaran terhadap sistem pendidikan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Perombakan tersebut di antaranya dengan melakukan berbagai perubahan dalam berbagai aspek, terutama dalam hal teknis. Misalnya pembangunan gedung dan ruang kelas baru di sekolah-sekolah yang selama ini dinilai masih tertinggal. Tentu saja langkah berani yang telah dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo ini tidak terlepas dari adanya orang-orang yang memiliki integritas dan keinginan kuat untuk mengembangkan dan memajukan pendidikan.
Bergelut di dunia pendidikan memang bukan untuk menumpang makan, melainkan bagaimana dunia pendidikan berhasil memberi kesempatan kepada seluruh warga negara dan elemen bangsa untuk menciptakan peluang agar mudah mencari makan. Tentu tujuan selanjutnya adalah bagaimana melalui pendidikan ini tercipta warga negara yang tidak saja sehat jasmani tapi juga rohani, sehingga bisa menggapai kesejateraan yang sempurna.
Visi dan misi sebuah lembaga penyelenggara dan pengelola pendidikan memang biasanya tersusun secara ideal. Masalahnya terletak bukan pada bagaimana visi dan kisi itu melainkan pada aplikasi dari visi dan misi tersebut. Dan pada sisi inilah terletak kelamahannya. Tidak mengherankan bila Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo dalam hal ini memulai langkahnya dengan membenani visi dan misi agar tidak saja mentereng dari sisi konsep melainkan dapat diaplikasikan secara nyata, sehingga bisa mencapai tujuan dengan optimal.
Coba kita perhatikan visi Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo ini. Visi Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo adalah Meningkatkan mutu pendidikan untuk meningkatkan kesempatan belajar dalam rangka penuntasan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun. Dengan visi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo meyakini bahwa pendidikan akan memberikan pengaruh positif kepada pelaksanaan pembangunan sektor lain, misalnya ekonomi dan pembangunan. Sekalipun bukan secara langsung memberi peluang dan kesempatan untuk bekerja, tapi dunia pendidikan telah membekalinya dengan berbagai hal guna mewujudkan tujuan akhir tersebut.
Tujuan dari visi tersebut antara lain adalah untuk meningkatkan peran serta tanggung jawab masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan yang bermutu. Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo mengharapkan agar visi tersebut memberikan rangsangan terhadap penyelenggaraan pendidikan, dari tinggat dasar hingga tingkat menengah bahkan sekolah tinggi.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ada beberapa misi yang akan dilakukan dan sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. Upaya-upaya itu antara lain dengan membenahi infrastruktur. Tentu saja hal ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa tujuan pendidikan akan tercapai dengan optimal manakala proses belajar mengajar bisa teraksana secara optimal sesuai dengan garis-garis besar yang telah ditetapkan. Dan proses belajar mengajar itu akan terselenggara dengan baik manakala memiliki ruang belajar yang nyaman, sehingga seluruh peserta didik dan mengikuti pelajaran tanpa perasaan waswas. Langkah itulah yang kemudian ditempuh oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo dalam mewujudkan visi dan misinya.
Pembangunan dan Rehabilitasi Gedung
Pada umumnya, sekolah-sekolah yang dinilai mutu pendidikannya tinggi selalu menyediakan beberapa fasilitas pendukung belajar yang memadai. Salah satu sarana-prasarana tersebut antara lain ruang laboratorium dan ruang perpustakaan, itulah penunjang utama pengembangan pendidikan di sekolah-sekolah bermutu. Oleh sebab itu, pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah menjadi langkah yang produktif untuk mengembangkan mutu pendidikan.
Hal inilah yang sangat disadari oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. Melakukan standarisasi gedung sekolah yang tidak saja memadai tapi juga memiliki sarana pendukung yang lengkap, dinilai sebagai langkah yang harus ditempuh. Maka dalam kaitannya dengan pembangundan dan rehabilitasi gedung sekolah tersebut, sejak awal sudah diarahkan kepada kelengkapan sarana dan prasarana. Tentu saja setelah masing-masing sekolah yang berada di bawah pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo ini tercipta, langkah selanjutnya adalah meningkatkan manajemen sekolah yang di dalamnya menyangkut sumber daya manusia baik guru, tata usaha, pengawas maupun perangkat sekolah lainnya.
Memang benar idealnya pengembangan sarana dan prasarana sekolah tersebut seiring sejalan dengan pengembangan manajemen sekolah. Namun tentu saja hal itu bukanlah pekerjaan mudah, apalagi selama ini pengelolaan sekolah negeri cenderung lebih buruk bila dibanding dengan sekolah-sekolah swasta terkenal. Hanya saja dengan langkah yang berkesinambungan, pada akhirnya akan tercipta sumber daya manusia di lingkungan sekolah yang profesional sehingga dapat mewujudkan dan menerapkan visi dan misi dinas pendidikan itu sendiri.
Penambahan Ruang Kelas
Selama ini, pendidikan di Kabupaten Sidoarjo terkesan tidak mempunyai ruang yang cukup sebagai penunjang terselenggaranya kegiatan pendidikan. Terlalu banyaknya siswa yang belajar dalam satu kelas seringkali menimbulkan suasana yang gaduh, sehingga ini akan sangat mengganggu konsentrasi belajar siswa yang lainnya. Untuk itulah, penambahan ruang kelas menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa sekolah negeri selama ini menjadi tujuan segenap lapisan masyarakat terutama kalangan sosial ekonomi menengah ke bawah. Kenyataan ini menyebabkan daya tampung kelas sengaja dibuat optimal, sekalipun dalam prakteknya menjadi hambatan tersendiri untuk terselenggaranya proses belajar mengajar yang optimal. Sebuah dilema yang seringkali terjadi dan terus berkepanjangan. Sehingga salah satu langkah memutus mata rantai tersebut adalah menambah ruang kelas atau membatasi jumlah siswa per kelas. Hal ini perlu ditempuh mengingat membatasi daya tampung setiap tahun ajaran tidak mungkin dilakukan karena telah mendapat kuota yang telah ditentukan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo memang memfokuskan kinerjanya kepada hal-hal yang teknis. Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo meyakini bahwa kemerosotan pendidikan selama ini disebabkan karena para peserta didik atau siswa cenderung menurun semangat belajarnya karena lingkungan belajar yang tidak kondusif. Oleh sebab itulah, menciptakan suasana dan ruang belajar yang kondusif adalah target jangka pendek yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo.
Bila hal-hal teknis yang selama ini dianggap sebagai faktor penghambat terciptanya proses belajar mengajar yang optimal, langkah selanjutnya adalah membenahi manajemen baik itu manajemen sekolah maupun manajemen sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan dan pelaksanaan pendidikan. Langkah-langkah tersebut memang perlu dilakukan dengan keberanian dan langkah nyata secara berkesinambungan. Tanpa keberanian dan berkesinambungan, pada akhirnya hanya akan menyisakan masalah.

