logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Zikir

Keutamaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat


Ilustrasi doa dan dzikir setelah sholat
Doa dan dzikir setelah sholat  merupakan hal yang penting dilakukan oleh setiap umat Islam sebagai hamba Allah Swt di muka bumi. Dengan berdoa, Allah Swt bisa mengubah takdir seseorang. Doa adalah senjata yang sangat ampuh demi mendapatkan hidayah dan kemudahan dalam menghadapi dunia dan akhirat. Ketika semua usaha telah dilakukan tetapi kemudahan hidup itu tetap saja belum didapatkan, mungkin penghalangnya adalah banyaknya dosa. Untuk itu, beristighfar adalah salah satu bentuk dikir yang sangat utama.

Istighfar

Salah satu hal yang dilakukan dalam doa dan dzikir sesudah sholat adalah mengucapkan istighfar dengan sepenuh hati dan segenap jiwa raga. Kekuatan istighfar ini luar biasa. Didalam istighfar terkandung pengharapan pengampunan dosa baik dosa besar maupun dosa kecil. Dosa-dosa itu terkadang akan menjadi penghalang mendapatkan hidayah dan kebahagiaan yang hakiki. Sebaliknya ketika dosa-dosa itu telah terampuni dan tetap beristiqomah dalam kebaikan dan amal sholeh, ketenangan jiwa dan kebahagiaan yang sesungguhnya itu mudah didapatkan.

Inilah yang dirasakan oleh orang-orang yang bertaqwa. Mereka mempunyai harta yang banyak. Tetapi hartanya tidak di simpan di hati. Mereka menyimpan file tentang hartanya di otaknya sehingga mereka bisa menggunakan harta itu untuk kebaikan baik bagi dirinya maupun bagi orang lain. Mereka tidak akan pelit dalam membelanjakan hartanya di jalan Allah Swt. Dengan harta yang disedekahkan itu, Allah Swt malah semakin menambahkan nikmat-Nya. Tiada henti mereka terlihat semakin kaya dan semakin bahagia dan semakin tidak peduli dengan harta yang diberikan kepada orang lain.

Mereka tahu jumlah kekayaannya bukan karena ingin menyimpan sendiri harta itu. Mereka melakukan itu agar mengetahui berapa banyak zakat yang harus dikeluarkan. Mereka juga tetap beristighfar karena Rasulullah yang tak mempunyai dosa itu saja beristighfar sedikitnya 100 kali dalam sehari semalam. Seharusnya manusia biasanya mengucapkan istighfar minimal 1000 kali. Hal ini karena memang manusia itu tidak akan luput dari dosa. Istighfar juga merupakan bentuk kerendahan hati seorang hamba kepada Sang Pencipta.

Ketika seorang hamba telah tidak peduli dengan dirinya, ia tidak akan beristighfar dengan baik dan melakukan amal sholeh dengan niat yang tulus. Keangkuhan seorang hamba itu ketika ia tidak mau beristighfar. Ketika dosa-dosa yang menjadi penghalang kebahagiaan yang sesungguhnya itu terangkat, maka Allah Swt akan memberikan hidayah dan menunjukan jalan kemenangan. Jalan kemenangan ini akan membuat hidup semakin berkah. Keberkahan itu terlihat dari semakin bertaqwanya seseorang itu. Gerak tubuh dan tutur katanya akan mencerminkan isi kalbunya. Ia akan menjadi orang yang sangat rendah hatinya, baik kepada Pencipta-nya maupun kepada semua mahluk ciptaan Sang Pencipta itu sendiri.

Keajaiban Doa

Doa memiliki keajaiban luar biasa bagi orang-orang yang tak pernah lepas mengamalkannya. Doa akan membuat sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin, sesuatu yang di luar logika manusia bisa saja terjadi. Allah Swt tak pernah menolak doa hamba-hamba-Nya. Yang harus dipahami adalah bahwa Allah Swt akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Misalnya, seorang wanita berusia hampir 40 tahun belum juga mendapatkan rumah idamannya. Ia ingin mendapatkan rumah itu tanpa mengutang dari manapun.

Usaha telah dilakukan dengan maksimal. Tapi ternyata rumah itu belum juga didapatkan. Namun, kehidupan sang wanita berjalan sangat lancar. Ia mempunyai anak dan suami yang baik yang sejalan dengan pemikirannya. Mereka ingin selalu berbuat amal sholeh agar kavling mereka di surga tetap ada. Dengan keyakinan teguh, mereka yakin suati saat Allah Swt akan memberikan rumah idaman tanpa mengutang dari manapun.

Allah Swt sangat tahu kapan seorang hamba diberi sesuatu yang telah lama diharapkannya. Hanya Allah Swt yang tahu apa yang akan terjadi esok hari. Ketika perjalanan Nabi Musa berjalan dengan Nabi Khidir, Nabi Musa mendapatkan banyak sekali pelajaran yang membukakan matanya. Ia yang tidak banyak mengerti tentang bermacam hal, diperlihatkan kekuatan Allah Swt melalui pelajaran yang diberikan oleh Nabi Khidir. Dari pelajaran itu terlihatlah bahwa tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tahu masa depan kecuali Yang Kuasa. Yang harus dilakukan oleh manusia adalah selalu berusaha berbuat baik setiap tarikan napasnya.

Hanya terpulang pada hamba itu sendiri, apakah ia seorang yang selalu sabar menunggu doa-doanya terkabul, atau justru cepat merasa putus asa dan berprasangka buruk pada Allah Swt bahwa doa-doanya tidak dikabulkan. Allah Swt itu bagaimana hamba memandang-Nya saja. Kalau sang hamba berbaik sangka kepada-Nya, maka Allah Swt itu sangat baik dan tidak akan menyakiti hamba-Nya. Kalau sang hamba mau merendahkan hati, maka sang hamba akan melihat begitu banyak keajaiban yang tidak pernah ia sangka.

Ucap syukur yang setulusnya akan memberikan peluang dipercepatnya doa. Semua hal yang menimpa manusia itu tidak mungkin tidak ada campur tangan Allah Swt. Orang yang sabar dan tekun memanjatkan doa-doa yang baik pada Allah Swt, pada gilirannya akan mendapatkan apa yang telah ia doakan. Meskipun mungkin saja Allah Swt tidak mengabulkan doa-doanya dengan serta merta, Allah Swt akan menggantikan doanya dengan cara lain. Doa dan dzikir terutama dilakukan setelah sholat merupakan salah satu waktu dan cara doa yang mudah dikabulkan.

Shalat

Shalat merupakah ibadah rutin yang dilakukan umat Islam setiap hari, baik yang sunnah maupun yang wajib. Shalat merupakan saat dan waktu yang paling dekat antara seorang hamba dengan Tuhannya. Oleh sebab itu, doa dan dzikir yag dipanjatkan setelah sholat merupakan waktu yang paling tepat untuk dilakukan. Shalat juga merupakan bentuk penghambaan yang sesungguhnya. Dengan gerakan shalat, sang hamba menundukan jiwa dan raganya. Bila tidak shalat, artinya, tidak mengakui Allah Swt sebagai Tuhan Yang Maha Esa.

Ada banyak waktu yang utama bagi terkabulnya doa. Waktu-waktu tersebut di antaranya adalah pada saat turun hujan, pada saat qiyamullail atau bangun malam menunaikan shalat dan ibadah malam, pada saat dianiaya oleh orang lain, dan lain-lain. Kalau ketika turun hujan, banyak orang yang mengeluh, sebaiknya, orang yang paham keberkahan hujan, memberikan contoh bahwa saat hujan turun itu adalah waktu yang tepat untuk berdoa. Diam sejenak, lalu melembutkan hati, dan berdoa.

Usai Shalat

Ada beberapa bentuk keutamaan doa dan dzikir yang dihaturkan setelah sholat yang biasa dilakukan oleh umat Islam, di antaranya adalah setelah shalat merupakan waktu utama dikabulkannya doa. Di samping waktu-waktu utama yang lain untuk berdoa seperti tersebut di atas, setelah shalat juga merupakan waktu yang sangat utama untuk melakukan doa dan dzikir. Doa dilakukan sebagai wujud pengakuan diri sebagai hamba, sementara zikir dilakukan sebagai bentuk puja puji seorang hamba pada Sang Pencipta. Setelah shalat perbanyaklah berdoa, jangan lantas melipat sajadah dan pergi bangkit berlalu. Sebab usai shalat merupakan waktu yang utama bagi terkabulnya doa yang dimohonkan.

Doa merupakan bentuk pengakuan diri sebagai hamba yang lemah pada Tuhannya. Orang yang tidak mau berdoa adalah mereka yang sombong. Sombong sebab tak merasa butuh terhadap Allah yang telah menciptakannya. Setelah kita melakukan ibadah shalat sebagai bentuk pengabdian hamba kepada Allah, maka selanjutnya kita juga harus merendahkan diri kepada Allah dengan doa-doa dan dzikir. Doa dan dzikir yang dipanjatkan setelah sholat menunjukkan bahwa manusia adalah hamba yang lemah, yang segala kehidupannya di bawah kekuasaan Allah. Doa dan dzikir yang dilakukan manusia bukanlah untuk keperluan dan kepentingan Allah.

Andai saja manusia tidak melakukan dzikir dan doa pada Allah, niscaya sedikit pun tidak akan mengurangi kebesaran Allah yang Maha Kuasa. Doa dan dzikir adalah untuk kepentingan hamba bersangkutan. Doa dan dzikir merupakan kebutuhan seorang hamba terhadap Sang Pencipta. Doa dan dzikir setelah sholat merupakan waktu muhasabah atau introspeksi diri yang tepat.

Doa dan zikir yang dilakukan setelah sholat akan menjadi terasa sangat nikmat apabila kita sedang dilanda banyak persoalan hidup. Shalat merupakan terminal istirahat yang sangat menyejukkan jiwa. Melalui doa dan dzikir, seseorang bisa bermuhasabah diri, mengadukan permasalahan hidup, menyesali dosa dan menangis sebagai bukti ketakutan seorang hamba terhadap azab dari dosa-dosa.  

 

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Manfaat Majelis Dzikir
  • Mengelola Majelis Zikir
  • 8 Golongan Orang yang Berhak Menerima Zakat
  • Manfaat Zikir Setelah Sholat
  • Nikmatnya dzikir hati
  • Aplikasi Penghitung Zakat Pendapatan
  • Pengertian Zikir: Adab Berzikir
  • Keutamaan Dzikir Sesudah Shalat
  • Macam Macam Zikir kepada Allah
  • Mengenal Manfaat Zikir Islam
  • Manfaat Bacaan Zikir
  • Kumpulan Zikir Alma’surat
  • Rahasia Kekuatan Zikir
  • Nama-Nama Asmaul Husna - 99 Nama Indah Allah Swt. - ANNEAHIRA.COM
  • Memahami dzikir
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA