Dongeng Anak
Ilustrasi dongeng anak
Dongeng anak memiliki banyak manfaat. Mendongeng untuk anak merupakan salah satu cara untuk membangun komunikasi yang erat antara orangtua dan anak. Selain itu, bisa meningkatkan kemampuan memori anak pada masa usia keemasan (golden age). Dongeng anak dapat juga dijadikan sebagai ajang pembelajaran budi pekerti, disiplin dan etika pada anak sejak usia dini. Oleh karena itu, usahakan sedini mungkin bagi kita mendongeng untuk anak. Bila perlu sejak anak masih dalam kandungan.
Ada kalanya orangtua tidak pandai dalam mendongeng. Tenang saja. Saat ini sudah banyak beredar buku dongeng untuk anak. Berbagai judul maupun kemasan dapat dengan mudah kita dapatkan.
Berbagai Manfaat Dongeng Anak bagi Perkembangan Buah Hati
Kata mendongeng tantu sudah tak asing lagi bagi kita semua. Tapi, eksistensi aktivitas mendongeng ini kini semakin memudar karena ditelan oleh zaman. Padahal ada sangat banyak keuntungan untuk anak-anak kita bila mereka mendapat dongeng. Perlu digarisbawahi bahwa dongeng untuk anak-anak itu sangat bermanfaat walaupun pada kenyataannya kita sebagai pendongeng memiliki banyak halangan seperti rasa lelah karena bekerja ataupun memang menganggap aktivitas mendongeng itu sangat merepotkan.
Sebenarnya, manfaat mendongeng untuk anak kita itu banyak sekali seperti mempererat hubungan antara orangtua dan anak. Selain itu, mendongeng pun mampu membantu mengoptimalkan perkembangan psikologis serta kecerdasan anak secara emosional.
Nah, berikut ini manfaat-manfaat lain dari mendongeng.
1. Mengembangkan Daya Imajinasi Anak
Perlu diketahui bersama bahwa dunia anak itu merupakan dunia imajinasi. Oleh sebab itulah, anak-anak memiliki dunia sendiri dan tidak jarang mereka berkomunikasi dengan teman imajinasinya. Dengan daya imajinasinya yang masih sangat baik ini, sebagai orangtua, maka kita harus mampu mengarahkan anak ke arah yang baik serta tetap terkontrol. Memberikan dongeng kepada anak kita adalah cara paling baik untuk mengarahkan mereka ke arah yang positif.
2. Mengasah Keterampilan dalam Berbahasa
Dongeng adalah stimulasi dini yang bisa menstimulus keterampilan berbahasa pada anak-anak. Perlu juga diketahui bersama bahwa cerita dongeng untuk anak dapat merangsang anak-anak, khususnya anak perempuan, untuk meningkatkan keterampilan berbahasa mereka. Hal tersebut disebabkan karena anak-anak perempuan cenderung lebih fokus dan lebih berkonsentrasi dibanding dengan anak laki-laki.
Di sisi lain, kemampuan verbal merupakan kemampuan paling awal yang dipunyai anak-anak. Itulah sebabnya mengapa otak kanan mereka lebih mampu berkembang dan inilah yang mengakibatkan anak-anak lebih terlatih dalam berbahasa. Kisah-kisah dongeng yang berisi cerita positif seputar perilaku dan lain sebagainya akan membuat mereka jadi lebih mudah menyrap perkataan-perkataan yang sopan.
3. Meningkatkan Minat Baca pada Anak
Bila ingin mempunyai anak yang memiliki minat baca sangat baik, mendongeng merupakan salah satu jalan untuk menggapai hasil tersebut. dengan memberikan cerita dongeng pada anak-anak, maka mereka pasti akan sangat tertarik dan rasa sangat penasaran tersebut tentu saja membuat anak-anak ingin mencari tahu lebih jauh.
Dalam keadaan seperti inilah, keinginnan untuk membaca jadi makin meingkat drastis. Membacakan buku ceriata atau dongeng yang menarik kepada buah hati kita merupakan cara paling praktis yang dapat Anda lakukan. Jadi, segera bacakan berbagai cerita atau dongeng untuk anak Anda.
4. Membangun Kecerdasan Emosional Anak
Ternyata, membacakan dongeng kepada anak dapat membangkitkan kecerdasan emosional anak sekaligus juga sebagai sarana terhebat yang bisa lebih melengketkan hubungan ibu dengan anak. Bukan rahasia lagi atau sudah menjadi rahasia umum bahwa anak-anak itu memiliki kesulitan untuk mempelajari nilai-nilai moral di dalam kehidupan. Dengan berdongeng cerita anak-anak, maka para orangtua dapat memberikan contoh teladan lewat tokoh-tokoh di dalam cerita yang didongengkan.
Kisa-kisah dongeng untuk anak pun akan membantu si anak dalam menyerapi nilai-nilai emosional pada sesama. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa yang namanya kecerdasan emosional itu sangat penting selain kecerdasan kognitif. Ya, kecedasan emosional penting sekali bagi kehidupan sosial anak di masa yang akan datang.
5. Menciptakan Rasa Empatik Anak
Lewat rangsangan cerita dongeng untuk anak, kepekaan anak pada umur 3 sampai 7 tahun distimulus berkaitan dengan situasai sosial yang terjadi di sekitar mereka. Dengan menerapkan metode dongeng untuk anak seperti ini, maka mereka semua akan belajar berempati kepada lingkungan sekitarnya.
Rangsangan yang akan jauh lebih sukes atau berhasil adalah dengan menstimulus indra pendengarannya. Penting sekali bagi Anda para orangtua untuk memberikan rangsangan seperti ini dalam rangka memberikan yang baik bagi mereka di masa yang akan datang. Dengan kisah-kisah dongeng yang bersifat mendidik, maka akan dengan sangat mudah anak-anak menyerap nilai positif. Inilah yang akan menjadikan mereka sebagai anak yang sangat berempati terhadap sesamanya.
Empati adalah kemampuan untuk merasakan kondisi emosionla orang lain di sekitarnya. Selain itu,dapat diartikan pula sebagai rasa simpatik dan ingin berupaya menyelesaikan masalah juga mengambil perspektif orang lain.
Sementara itu, definisi empati lainnya yaitu kemampuan dengan berbagai macam definisi yang berbeda dan meliputi spektrum cukup luas. Rasa tersebut berkisar pada orang lain yang menimbulkan keinginan untuk membantu, mengalami sebuah emosi yang sama dengan emosi orang lain, mengatahui apa yang dirasakan dan dipikirkan orang lain, juga mengaburkan garis diri dengan orang lain.
Mengetahui definis empati secara mendalam sangatlah penting, termasuk juga anak-anak. Dalam hal ini, mendongeng mampu menciptakan rasa empatik pada anak.
Bermacam Buku Dongeng Anak
Ada buku dongeng untuk anak yang terbuat dari kain, sehingga aman untuk anak yang masih bayi. Ada yang hardcover dengan banyak gambar dan warna-warni yang beragam dan cerah menarik mata anak. Ada juga yang tipis dan kecil layaknya buku saku yang bisa dibawa ke mana-mana.
Untuk jenis dongeng juga beragam. Ada fabel (dongeng binatang), dongeng fantasi, ataupun juga dongeng legenda turun temurun yang sudah ada dari zaman kita masih kecil. Isi buku dongeng untuk anak juga beraneka. Lebih banyak gambar ilustrasi namun ada juga yang komposisi antara tulisan cetak dan ilustrasi cerita berimbang
Menentukan Buku Dongeng Anak
Bila Anda tak mengikuti perkembangan buku dongeng untuk anak. Tenang saja. Berikut ini tips untuk mencari dan menentukan buku dongeng untuk anak Anda:
- Sesuaikan umur anak dengan buku yang akan kita bacakan.
- Perhatikan kualitas sampul dan isi buku. Apakah warnanya luntur di tangan atau kertas terlalu tajam sehingga bisa melukai anak.
- Untuk anak balita dan usia awal sekolah pilihlah buku dongeng dengan banyak gambar dan warna-warna cerah.
- Bacalah dulu secara keseluruhan buku dongeng dengan seksama. Bila ada kata umpatan atau gambar yang tak layak dilihat anak-anak lebih baik singkirkan jauh-kauh buku tersebut.
- Mendongenglah kapan saja dan dimana saja. Jangan menunggu hanya ketika anak hendak tidur.
- Bangun komunikasi dua arah dengan anak. Jangan sampai anak hanya mendengarkan secara pasif. Selipkan juga pelajaran moral dan etika pada anak.
- Tunjukkan anak gambar yang ada di dalam buku. Ajak anak untuk melanjutkan isi dongeng sesuai dengan imajinasinya. Tak masalah bila isi dongeng versi anak jauh melenceng dari cerita dalam buku.
- Lakukan kontak fisik pada anak ketika mendongeng. Belai, elus, peluk ataupun cium. Bangun kedekatan emosi antara anda dan anak.
Mudah bukan? Mulai sekarang jangan ragu lagi untuk memcakan dongeng anak. Segeralah mendongeng untuk anak. Dan nikmatilah saat-saat menyenangkan bersama anak Anda.

