logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Cerita    Cerita Rakyat

Dongeng Binatang: Dongeng Si Kancil yang Terkenal


Ilustrasi dongeng binatang

Dongeng biasanya beredar dari mulut ke mulut. Cerita yang diangkat juga berkisar tentang cerita sehari-hari. Berdasarkan “pemerannya” dongeng dibagi menjadi dua jenis. Dongeng yang “dimainkan” oleh manusia dan dongeng yang “dimainkan” oleh binatang atau dongeng binatang.

Dongeng binatang disebut juga fabel. Dongeng jenis ini memiliki penggemarnya sendiri. Tokoh utamanya adalah para binatang. Kata fabel berasal dari bahasa Belanda. Meskipun dimainkan oleh para binatang, fabel atau dongeng binatang menyimpan pesan moral yang manusiawi. Sifat baik dan buruk yang dimiliki manusia menjadi inspirasi utama dalam pembentukan karakter pada dongeng / fabel binatang.

Datang dari kata Latin fabula, yang secara harfiah berarti kisah atau cerita, dongeng / fabel binatang pada awalnya adalah bentuk fiksi sastra yang sering melibatkan makhluk gaib dan tempat-tempat dan memiliki moral untuk cerita ia memberitahu.

Asal usul dongeng tidak diketahui, tetapi mereka mungkin sama tuanya dengan bahasa lisan itu sendiri. Meskipun dongeng biasanya ditulis dalam bentuk prosa, mereka sering memiliki aliterasi atau rasa berima dangding kepada mereka dikenal sebagai ayat, yang merupakan bentuk awal dari puisi. Tokoh-tokoh dalam dongeng khas biasanya mewakili arketipe dari emosi manusia yang kuat seperti keserakahan, kebodohan, cinta, dan pengorbanan diri.
Salah satu fitur inti dari dongeng paling adalah bahwa mereka memasukkan unsur lingkungan alam di mana dongeng berasal, bersama dengan hewan asli, hutan, danau, dan fitur lain dari wilayah tersebut. Dalam banyak kebudayaan, mereka memberikan sejarah lisan kaya dari masa lalu. Beberapa budaya seperti yang dari Irlandia, Celtic, atau orang Gaelic cenderung memiliki dongeng lebih populer dan mudah diingat daripada orang lain, yang menyebar ke seluruh dunia dan diadopsi oleh budaya lain. Daerah lain di dunia cenderung terus dongeng pribadi mereka sebagai semacam warisan dilindungi, seperti banyak dari tradisi bercerita timur atau Oriental.


Meskipun dongeng melibatkan lingkungan alam, binatang yang berbicara, dan pola dasar yang rada manusiawi, mereka juga sering menampilkan kisah para dewa dan upaya manusia untuk memahami makna kehidupan. Sebagai budaya manusia mulai menjadi mekanik, fabel meninggalkan asal pastoral mereka di belakang dan menjadi lebih kritis terhadap perilaku manusia dan ketamakan. Ini adalah kelahiran dalam budaya barat dongeng Aesopic, yaitu setelah Aesop, seorang budak yang tinggal di Yunani kuno antara 620 dan 560 SM.

Sebagian besar dongeng baik diceritakan dalam budaya Barat saat ini berasal dari zaman Aesop, meskipun tidak ada tulisan langsung dapat dikaitkan dengan dia.
Kebiasaan menceritakan sebuah dongeng hari ini dianggap sesuatu yang dikhususkan untuk pemirsa anak-anak, padahal dongeng pada dasarnya untuk semua orang, dongeng / fabel binatang bahkan masih bisa menarik di ceritakan pada saat kumpul di warung kopi sesama orang dewasa.

Dongeng tentang binatang ini dikhususkan pada anak anak saja karena dongeng / fabel binatang  adalah cerita yang relatif singkat yang penuh dengan peristiwa menakjubkan dan mengajarkan nilai-nilai, mereka dianggap cara yang baik untuk mendidik anak-anak dalam perilaku yang tepat dalam masyarakat. Pada Abad Pertengahan, namun, dongeng dianggap unsur sastra yang tinggi dan cerita dewasa dimaksudkan untuk menyampaikan tema dewasa.

Seorang pembohong Perancis yang terkenal, atau dongeng dari sang pendongeng zaman, seperti Jean de La Fontaine, yang hidup 1621-1695, digunakan cerita naratif seperti sarana mengkritik pengadilan, gereja, dan kelas penguasa pada zamannya. Teladan dari Jean kemudian diikuti oleh Inggris, Spanyol, dan fabulists Rusia di tanah mereka sendiri asli.

Beda Fabel Dongeng Binatang dengan Cerpen

Sebuah dongeng dan cerita pendek keduanya memiliki plot yang sama sama di buat dengan singkat pada pengembangan karakter dan tema, tetapi tujuan dari dongeng adalah untuk menyajikan pembaca dengan pelajaran moral. Sebuah dongeng selalu menggunakan kiasan alegoris untuk membuat semacam titik temu antara tokoh dan cerita yang dikandungnya.

Sementara Cerita pendek biasanya lebih lama dari dongeng dan dapat mengekspresikan pelajaran moral tanpa harus menggunakan kiasan, meskipun ini tidak di masalahkan dan menjadi komponen yang diperlukan dari bentuk cerpen tertulis.

Perbedaan utama antara dongeng dan cerita pendek terletak pada pelajaran moral dongeng memberikan kepada pembacanya kisah moral tersembunyi pada perumpamaan. Misalnya, dalam kisah Rubah dan burung Gagak dengan Aesop, seekor rubah membujuk gagak untuk membuka paruhnya dan menjatuhkan sepotong daging di tanah.

Rubah bisa melakukannya dengan cara lebay debay mengatakan kepada gagak bahwa burung itu burung mulia, ramah dan indah. Ketika burung gagak membuka paruhnya untuk menjawab, daging jatuh di tanah dan rubah mendapat memakannya. Moral dari dongeng ini adalah jangan terlalu hanyut dengan segala macam pujian, asal bapak senang. Bisa bisa, bisa mengekor kasus pemilu di adakan sampai putaran kedua, pada kasus kampanye pilkada Jakarta 2012.

SI Kancil dari Indonesia

Di Indonesia sendiri, dongeng / fabel binatang juga sudah cukup banyak. Tahun pembuatan bagi dongeng / fabel binatang biasanya tidak pernah diketahui. Pengarangnya pun sebagian besar tidak diketahui. dongeng / fabel binatang yang bisa dikatakan paling terkenal di Indonesia adalah dongeng si kancil.

Kancil bisa jadi adalah binatang yang paling terkenal di antara dongeng / fabel binatang Indonesia. Ada beberapa dongeng / fabel binatang yang menjadikan kancil sebagai tokoh utamanya. Ada kancil pencuri ketimun, kancil dan buaya, suling ajaib yang diperankan oleh kancil dan harimau, dan Si Kancil Kena Batunya.

Cerita si kancil ini jumlahnya sangat banyak. Sebagian besar bercerita tentang betapa cerdiknya hewan ini. Kancil digambarkan selalu memiliki akal yang tidak pernah habis. Ia licik dan selalu berhasil mengelabui “lawan mainnya” dalam dongeng-dongeng binatang. Di antara sekian banyak cerita tentang si kancil, Kancil Pencuri Ketimun sepertinya merupakan dongeng / fabel binatang yang paling terkenal.

Kancil Pencuri Ketimun

Saat itu tengah terjadi kebakaran hutan. Semua hewan lari dan menyelamatkan diri, termasuk juga si kancil. Berlari sekuat tenaga dan tanpa meperhatikan keadaan sekeliling membuat kancil kelelahan dan tersesat. Kancil yang tengah kelaparan kemudian mencuri timun milik pak tani yang siap untuk dipanen. Kancil memakan timun hingga ketiduran karena kenyang. 

Pak Tani yang mengetahui kebunnya berantakakn pun geram. Si kancil yang merasa berdosa kemudian menghampiri Pak Tani untuk meminta maaf. Dalam benaknya ia berkata “Semoga saja setelah meminta maaf, Pak Tani mau memafkan dan justru memberi saya timun yang banyak”. Namun Pak Tani hanya diam saja.

Ternyata Pak Tani yang tengah kancil hampiri adalah orang-orangan sawah. Kancil yang kesal karena orang-orangan sawah yang ia sangka adalah Pak Tani diam saja lantas memukulkan tangan kanannya ke arah orang-orangan sawah.

Kancil yang tidak tahu bahwa orang-orangan sawah tersebut sudah dibaluri dengan lem. Akibatnya tangan si kancil menempel pada badan orang-orangan sawah itu. Kemudian ia pukulkan lagi tangan sebelah kirinya, dan tangannya pun kembali menempel. Usahanya tanpa lelah, hingga akhirnya seluruh badan kancil menempel pada orang-orangan sawah milik Pak Tani.

Kancil kemudian berhasil ditangkap Pak Tani. Kancil yang secara naluri sepertinya sudah cerdik, kemudian berpikir. Akhirnya ia mengelabui anjing peliharaan milik Pak Tani. Kancil mengatakan pada anjing bahwa besok pagi ia akan diajak ke pesta bersama Pak Tani. Anjing yang merasa cemburu kemudian dengan suka hati menggantikan posisi kancil di dalam kandang ketika kancil menawarinya. Kancil yang cerdik itupun berhasil melarikan diri. Begitulah sekelumit kecil dongeng binatang berkisahkan si kancil.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Memilih Cerita Rakyat Bergambar untuk Balita
  • Ayo Lestarikan Cerita-Cerita Rakyat Indonesia
  • Legenda Rakyat Indonesia
  • Dongeng Raja dan Kerajaan Hutan Hujan
  • Cerita Rakyat Cindelaras
  • Cerita Anak SD - Ragam Cerita untuk Anak-Anak
  • Kemiripan Cerita Rakyat Sunda dengan Cerita Rakyat Daerah Lain
  • Tips Mencari Sumber Cerita untuk Tulisan
  • Memetik Hikmah dari Cerita Mengharukan
  • Cerita Keong Emas dan Sejarah Jawa Kuno
  • Nilai Positif dalam Cerita Hikayat Melayu Klasik
  • Membaca Komik Legenda Naga yang Seru dan Asyik
  • Belajar Kebaikan dan Kebatilan dari Kisah Ramayana
  • Inspirasi Hari Ini: Kepak Semangat Garuda untuk Timnas
  • Inspirasi Motivasi dari Katak Tuli
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA