logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Keluarga    Anak-Anak    Cerita Anak

Dongeng Kancil yang Melenakan


Ilustrasi dongeng kancil

Dongeng adalah salah satu cerita yang biasanya diceritakan oleh orang tua kepada anaknya. Dengan dongeng tersebut, orang tua biasanya menceritakan dongeng kepada anaknya sebagai pengantar tidur. Dengan adanya cerita dongeng maka anak akan lebih mudah untuk tidur.

Salah satu dongen yang biasa diceritakan di negeri ini adalah dongen mengenai kancil. Begitu terkenalnya akan cerita kancil sehingga ada berbagai versi mengenai dongen dengan tokoh kancil sebagai pemeran utamanya.

Kancil adalah salah satu tokoh dalam dongeng yang sangat populer untuk anak Indonesia. Dalam dongeng tentang kancil, diceritakan bahwa kancil adalah hewan yang cerdik, nakal, tetapi sering mendapat keberuntungan. Banyak orang tua yang membacakan dongeng kancil ini ketika mengantar tidur buah hati mereka.

Berbagai Judul Dongeng Kancil

Dongeng tentang kancil ini terdiri dari banyak sekali judul. Masing-masing judul berisi cerita-cerita yang berbeda. Kebanyakan judul dari dongeng tentang Kancil ini berisi tentang kecerdikan Kancil dalam memperdayai musuh-musuhnya. Di antara dongeng tentang Kancil yang terkenal adalah:

1.    Kancil dan Buaya

Dongeng tentang Kancil ini menceritakan kecerdikan Kancil dalam memperdayai buaya. Buaya yang awal mulanya akan memakan Kancil, berhasil ditipu oleh Kancil. Bukan hanya itu saja, Kancil juga berhasil menyeberangi sungai dengan melompat di atas punggung buaya yang berbaris di sepanjang sungai.

Kejadian bertemunya kancil dan buaya bermula ketika kancil hendak pergi menyelamatkan dirinya. Kancil terus berlari dan berlari hingga tanpa sadar telah berada di ujung sungai yang ternyata dijaga oleh banyak buaya.

Kancil pun tidak kehabisan akal untuk dapat menyeberangi sungai tersebut. Meskipun takut akan ganasnya buaya dengan ntubuh besarnya kancil tetap berusaha menguatkan hati agar otaknya tetap mampu untuk berpikir.

Akhirnya kancil pun memiliki akal untuk dapat menyeberangi sungai tersebut. Dengan santai dan tipu dayanya, kancil berhasil membujuk buaya untuk berjajar secara berurutan membentuk sebuah jembatan yang utuh layaknya sebuah jembatan kayu. Namun jembatan yang satu ini terbuat dari tubuh buaya yang mengambang di atas sungai.

Sebenarnya buaya berjajar bukan tanpa alasan, kancil memberikan sebuah alasan yang bagus yang membuat buaya mau berjajar. Kancil memberikan alasan untuk menghitung banyaknya buaya sehingga mereka bisa memakan dagingnya membuat buaya lupa akan tipu daya dari kancil tersebut.

Dengan sigap kancil lalu menghitung buaya dari ujung hingga ujung sampailah kancil di tepi sungai sehingga berhasil menyebrang. Ketika sudah sampai di tepi sungai dan mendarat di tanah, kancil pun dengan sombong memberi tahu maksudnya yang sebenarnya.

Dia hanya ingin menyebrang sungai dan tidak akan membagikan daging tubuhnya yang merupakan nyawanya tersebut. Melihat hal tersebut buaya sangat marah namun apa daya buaya tidak mampu untuk berbuat apa-apa lagi karena kancil sudah berada di darat dan buaya berada di air.

Kecerdikan kancil telah menyelamatkan nyawanya dari berbagai macam bahaya. Sekarang ini bahkan telah selamat dari berbagai rintangan dan berhasil mengecoh buaya.

2.    Kancil dan Harimau

Dongeng tentang Kancil ini menceritakan kecerdikan Kancil dalam menghadapi harimau. Bahkan beberapa kali Kancil berhasil lolos dari terkaman harimau. Misalnya saja ketika Kancil memperdayai harimau dengan sarang lebah, seruling sakti, ataupun ular raksasa.

3.    Kancil dan Pak Tani

Dongeng tentang Kancil ini menceritakan tentang Kancil yang suka mencuri ketimun milik Pak Tani. Pak Tani yang kesal kemudian memasang perangkap untuk Kancil yaitu dengan memasang orang-orangan sawah yang sudah diberi lem.

Saat pertama kali melihat orang-orangan sawah, Kancil mengira bahwa itu adalah orang sungguhan. Tetapi setelah Kancil mengetahui bahwa itu adalah orang-orangan sawah, akhirnya Kancil menendang orang-orangan sawah tersebut. Orang-orangan sawah yang sudah diberi lem, akhirnya bisa menangkap Kancil yang kakinya tidak bisa dilepas karena terkena lem.

Pak Tani kemudian membawa Kancil pulang ke rumah dan memasukkannya ke dalam kerangkeng. Kancil berusaha untuk keluar dari kerangkeng. Saat ada anjing Pak Tani, Kancil memperdayai anjing tersebut dan anjing akhirnya mau menggantikan Kancil masuk ke dalam kerangkeng. Kancil berhasil meloloskan diri sedangkan anjing yang ada di dalam kerangkeng mendapatkan hukuman dari Pak Tani.

4.    Kancil dan Siput

Dongeng tentang Kancil ini menceritakan tentang perlombaan lari antara Kancil dan siput. Kancil yang sombong karena bisa berlari cepat, akhirnya berhasil dikalahkan oleh siput dengan akal cerdik siput.

Cerita kali ini berbeda dengan cerita kancil yang ada pada umumnya. Biasanya kancil selalu memiliki banyak akal untuk memuluskan setiap langkahnya. Hingga akhirnya kesuksesan yang selau ia dapatkan. Namun kali ini kancil sedang bernasib tidak baik alias buruk.

Kepandaian yang selama ini dimiliki oleh kancil tidak lagi mampu menyelematkannya, termasuk gengsinya sebagai sang juara lari. Kancil memang terkenal sebagai seorang pelari yang sangat cepat di hutan. Dengan kecepatan yang dimilikinya tersebut tidak ada hewan lain yang mampu menandinginnya.

Dengan adanya anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa tersebut kepada kancil, bukannya membuatnya banyak bersyukur malah membuatnya menjadi hewan yang sangat sombong. Kesombongan yang dimiliki oleh kancil sudah sangat terkenal terutama karena larinya yang sangat cepat.

Hingga suatu ketika kancil bertemu dengan seekor siput yang sangat lambat jalannya. Melihat hal tersebut kancil langsung mengejek siput karena jalannya yang lambat. Bahkan lari dan jalan yang dilakukan oleh siput tidak jauh berbeda, mau lari atau jalan, keduanya sama-sama lambat.

Mendengar ejekan yang diberikan oleh kancil tersebut maka siput tidak tinggal diam dan pasrah saja. Dengan kepandaian yang juga dimiliki oleh siput maka siput mencoba untuk menyadarkan kancil supaya tidak terlalu sombong. Dengan segera siput mengajak kancil untuk berlomba lari.

Tentu saja dengan sigap dan spontan kancil langsung tertawa terbahak-bahak mendengar tantangan yang diajukan oleh siput tersebut. Bukannya tambah sadar tetapi kancil malah lebih menghina siput karena merasa tidak tahu diri dan tidak bisa melihat kecepatan lari kancil.

Kancil pun menyanggupi ajakan lomba lari yang diberikan oleh siput. Semua hewan berkumpul pada hari yang telah ditentukan untuk melihat lomba lari antara kancil dan siput yang memang telah diketahui oleh banyak hewan.

Maka lomba lari pun dimulai antara kancil dan siput. Kancil dengan sombong memberikan kesempatan pada siput untuk berlari lebih dahulu. Tanpa merasa khawatir akan kekalahannya kancil membiarkan siput berlari lebih dahulu, meskipun demikian larinya tetap lambat.

Setelah siput lari lebih dahulu maka kancil pun menyusulnya. Merasa sudah jauh berada di depan siput kancil pun memperlambat larinya. namun siput tidak putus asa dan terus berjuang hingga akhirnya pemenangnya adalah siput.

5.    Kancil dan Kerbau

Dongeng tentang Kancil ini menceritakan tentang kecerdikan Kancil dalam menyelamatkan kerbau dari lilitan ular raksasa. Kerbau yang awalnya membantu ular untuk melepaskan diri dari pohon yang menimpa tubuh ular, malah dililit ular dan akan dimakan ular setelah ular terbebas dari tindihan pohon.

Kancil yang datang dan diminta untuk menjadi hakim memecahkan masalah itu,  kemudian meminta agar ular menunjukkan awal mula terjadinya peristiwa dililitnya kerbau tersebut. Saat ular kembali ditindih kayu oleh kerbau, Kancil dan kerbau pergi meninggalkan ular.

Selain dongeng tentang kancil di atas, masih banyak lagi dongeng tentang Kancil yang beredar di masyarakat dan menjadi salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Efek Dongeng Kancil dalam Perkembangan Anak

Membacakan dongeng sebelum tidur kepada anak, dapat meningkatkan kecerdasan sang anak. Tetapi, yang perlu diingat adalah isi dari dongeng tersebut. Banyak yang menganggap dongeng tentang Kancil adalah dongeng yang menyesatkan karena anak bisa terpengaruh dan bersifat seperti Kancil yang licik.

Sebenarnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah. Ketika kita membacakan dongeng Kancil yang menunjukkan karakter Kancil yang nakal, perlu kita tambahi bahwa setiap anak yang nakal akan terkena hukuman. Hal ini juga sebagai peringatan agar anak tidak berbuat nakal.

Sedangkan ketika kita membacakan dongeng Kancil yang menunjukkan tentang kebaikan hati Kancil dalam menolong sesama, kita juga harus memberikan pengertian bahwa menolong sesama adalah kewajiban setiap manusia. Bisa disimpulkan bahwa dalam membacakan dongeng, perlu pengulasan dan penceritaan yang baik dari orang tua. 

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Membacakan Buku Cerita Anak Muslim
  • Contoh Cerita Anak Bersifat Mendidik
  • Hikmah di Balik Dongeng Malin Kundang
  • Cerita Hewan Bergambar
  • Majalah Bobo Teman Bermain dan Belajar Anak
  • Cerita Naruto Shippuden, Buka Semua Rahasia - ANNEAHIRA.COM
  • Mengarang Cerita untuk Anak
  • Dongeng Legenda Indonesia
  • Dongeng Lutung Kasarung Versi Baru
  • Cerita untuk anak shaleh
  • Apakah Sindrom Down Itu?
  • Kumpulan Cerita Anak Dunia
  • Manfaat Dongeng Lucu Bagi Anak
  • Bacakan Cerita Kepada Anak Untuk Memberi Petuah Kebaikan
  • Membaca Ulang Dongeng Rakyat Sunda
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA