Tips Menulis Dongeng Pendek Bahasa Inggris
Alasan Orang tua dan Anak Memilih Buku Dongeng Pendek Bahasa Inggris
Buku anak yang berisi tentang dongeng pendek bahasa Inggris semakin menjamur dan kian digemari para orang tua dan anak-anak. Salah satu alasan orang tua mencari buku dongeng pendek bahasa Inggris adalah untuk mengasah kemampuan anak dalam membaca, berbicara dan menulis bahasa Inggris (reading, speaking and writing skills).
Sedangkan bagi anak-anak, mereka senang memiliki buku yang berisi cerita menarik, tidak bertele-tele, mudah dipahami dan penuh dengan gambar. Oleh karena itu, buku dongeng pendek bahasa Inggris selalu disertai gambar dan terjemahan dalam bahasa Indonesia. Terjemahannya pun tidak saklak per kata dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, melainkan disesuaikan dengan kaidah bahasa yang mudah dipahami anak-anak.
Memilih Tema
Dongeng pendek bahasa Inggris umumnya terdiri dari 200 – 300 kata. Oleh karena itu, pemilihan tema dan konflik harus tepat. Tokoh dalam dongeng pun tidak terlalu banyak. Cukup 2 -3 tokoh saja.
Misalkan kisah tentang kelinci dan kura-kura (The Hare and The Tortoise) yang bertanding lari di sebuah hutan. Kelinci sombong yang mampu berlari sangat cepat ternyata dapat dikalahkan oleh seekor kura-kura yang berjalan lamban.
Kelinci sombong yang hampir mencapai garis finish berniat menunggu kura-kura yang tertinggal jauh di belakangnya. Tentu saja hal itu ia lakukan agar dapat mengejek lawannya. Ia pun duduk di bawah pohon sambil beristirahat. Ternyata, si kelinci malah ketiduran. Sementara itu, kura-kura terus berusaha mengejar si kelinci tanpa kenal lelah. Akhirnya, si kura-kura tiba duluan di garis finish tanpa perlu melakukan kecurangan.
Kisah di atas dapat dikemas secara padat dan menarik. Selain itu, dongeng pendek bahasa Inggris tersebut mengandung hikmah bahwa keahlian disertai kesombongan akan menghancurkan diri sendiri. Perjuangan yang dilakukan dengan semangat dan tanpa menyerah pun akan membuahkan hasil. Isi kisahnya tidak ada unsur kekerasan, kecurangan, atau contoh-contoh yang tidak baik bagi anak-anak.
Menggunakan Kosa Kata Umum
Banyak pilihan kosa kata untuk dituangkan dalam sebuah cerita. Namun, dalam sebuah dongeng pendek bahasa Inggris hendaknya menggunakan kosa kata yang umum digunakan. Lebih baik lagi jika mudah dipahami dan ditiru oleh anak-anak. Anak-anak pun akan belajar bagaimana mengungkapkan pikiran dalam bahasa Inggris.
Beberapa buku dongeng pendek bahasa Inggris menggunakan irama tertentu sehingga enak didengar dan mudah diingat. Tentu saja untuk dapat menulis seperti itu membutuhkan latihan dan bakat tertentu.
Menggunakan Dialog
Sebuah paragraph yang panjang dapat dipersingkat dengan dialog. Melalui dialog pula, karakter tokoh dapat tergambarkan. Begitu pula dalam dongeng pendek bahasa Inggris, keberadaan dialog akan memancing imajinasi anak sehingga mudah memahami isi cerita.
Konsisten Menggunakan Grammar
Dongeng pendek bahasa Inggris berguna untuk menambah pengetahuan anak tentang tata bahasa Inggris (grammar). Agar lebih mudah dicerna, penggunaan grammar harus konsisten. Grammar ini terkait dengan latar belakang waktu yang digunakan dalam cerita.
Misalnya jika hendak mengisahkan kejadian di masa lampau, gunakanlah grammar simple past tense. Untuk kejadian yang sedang berlangsung, dapat menggunakan grammar simple continuous tense. Sedangkan untuk kejadian yang tidak terikat waktu, dapat digunakan simple present tense yaitu grammar yang menggambarkan kejadian sehari-sehari.
Oleh karena itu, hindarilah tema yang mengangkat latar belakang waktu yang berbeda. Gunakan alur waktu yang sama. Jika menceritakan kisah di waktu lampau, maka isi ceritanya haruslah yang terjadi di masa lampau seluruhnya.
Rubrik Vocabulary
Jangan lupa untuk mencantumkan rubrik vocabulary meskipun sudah ada terjemahan isi cerita dalam bahasa Indonesia. Hal ini untuk mempermudah anak menghapal kosa kata dalam bahasa Inggris. Anak-anak pun bisa belajar menerjemahkan dengan cepat isi cerita tanpa harus melihat terjemahan bahasa Indonesianya.






