Mengenal Yunani Kuno
Yunani Kuno adalah periode dalam sejarah Yunani yang berlangsung kurang lebih seribu tahun dan berakhir dengan munculnya agama Kristen. Oleh sebagian besar sejarawan, peradaban ini dianggap sebagai peletak dasar bagi Peradaban Barat.
Budaya Yunani merupakan pengaruh kuat bagi Kekaisaran Romawi, yang selanjutnya meneruskan versinya ke bagian lain di daratan Eropa.
Peradaban Yunani Kuno memiliki keistimewaan karena ketinggiannya di bidang filsafat, sastra, astronomi, dan ilmu-ilmu lainnya.
Hanya saja, ilmu filsafat membuat peradaban ini menjadi lebih istimewa ketika di lapangan muncul sekelompok filsuf yang telah meletakkan dasar-dasar ilmu ini pada peradaban Yunani, seperti Socrates, Aristoteles, dan Plato.
Namun di bidang agama, bangsa Yunani Kuno cukup bobrok. Mereka meninggalkan penyembahan kepada Allah SWT dan justru menuhankan banyak dewa. Setiap satu dewa merefleksikan satu sisi dari sisi-sisi kehidupan dan alam.
Di samping semua itu, mereka juga menaruh perhatian terhadap olahraga. Mereka menyelenggarakan pertandingan-pertandingan olahraga setiap empat tahun sekali di Kota Olympia, dan itulah yang diadopsi oleh masyarakat modern saat ini ke dalam event olahraga Olimpiade.
Yunani Kuno melewati banyak fase peradaban. Zaman keemasan berlangsung sekitar 600-300 SM. Ketika itu, seni dan budaya mengalami kemajuan pesat. Atas jasa Kaisar Alexander Agung, kebudayaan dan pemikiran orang Yunani bisa tersebar ke seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara.
Pengaruh peradaban ini pula yang mendorong terjadinya gerakan Renaissance (kelahiran kembali) di daratan Eropa Barat serta kebangkitan gerakan Neo-Klasik pada abad ke-18 dan ke-19 di kawasan Eropa dan Amerika.
Yunani ádalah negara kecil, sedikit lebih kecil dari pulau Jawa, tetapi dalam sejarah peradaban Barat, Yunani memainkan peranan luar biasa. Terbukti dengan keberadaan seni budaya Yunani Kuno yang dapat mempengaruhi kesenian keseluruh Asia Barat dan meninggal-kan corak khas yang bertahan dalam aliran Gandhara di India.
Begitu pula banyaknya design Yunani yang masuk ke dalam design Persia sampai ke Timar jauh. Hal tersebut merupakan kenyataan yang faktual, betapa mutu seninya sangat dibutuhkan negara-negara lain dan merupakan contoh seni klasik yang termashur.
Bahasa Yunani Kuno adalah bahasa yang dituturkan oleh masyarakatnya dari abad ke-9 hingga 4 SM. Bahasa tersebut dan bahasa Latin merupakan bahasa kuno terpenting. Hal ini karena banyak kata Inggris yang berasal dari kedua bahasa tersebut.
Huruf Yunani memiliki banyak dialek Yunani Kuno, namun bahasa Yunani Attika, yang dituturkan oleh penduduk Athena dianggap sebagai bentuk yang paling murni. Karena orang Yunani menjadi berpengaruh di negeri-negeri sekeliling Laut Tengah, bahasa mereka menyebar cepat.
Alexander Agung malah membawanya ke Asia Kecil. Kemudian, di dunia Romawi, anak-anak diajar Yunani sebagai bahasa kedua dengan cara yang sama seperti penutur bukan bahasa Inggris sekarang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.
Penyair terkenal dari Yunani Kuno seperti Homerus ditulis dalam bahasa Yunani. Puisi Iliad dan Odyssey menuturkan kisah tentang perang, perjalanan, dan dewa-dewa Yunani.
Pada abad ke-5 SM beberapa drama besar ditulis oleh Aeskilus, Sophokles dan Euripides. Inilah Abad Keemasan Yunani, disebut pula masa Hellenistik. Karya-karya sastranya mengilhami orang selama berabad-abad dan masih dibaca sekarang.
Semua bahasa berubah seiring berlalunya waktu, dan bahasa Yunani telah berubah banyak sejak 25 abad yang lampau. Bahasa Yunani Modern sering dikatakan telah bermula di tahun 453 M.






