Dzikir Asmaul Husna Membuat Hidup Optimis

Bagi umat Islam, Allah sebagai Tuhan mereka mempunyai nama-nama yang indah dan bermakna sangat baik. Nama-nama kepunyaan Allah itu kemudian disebut dengan Asmaul Husna. Pada sebagian tradisi umat Islam, Asmaul Husna kerap kali dibacakan pada pengajian-pengajian bapak-bapak atau juga kaum ibu di majlis taklim.
Bahkan ada juga yang menjadikan nama-nama Allah yang baik itu sebagai dzikir. Dzikir asmaul husna diyakini mempunyai manfaat yang cukup besar dalam rangka menenangkan hati dan manfaat lainnya. Karena hati menjadi tenang, maka dalam menjalani hidup seseorang akan menjadi optimis dan penuh motivasi.
Makna Asma
Sebenarnya secara definisi harfiah sendiri, Asmaul Husna berasal dari kata ‘Asma’ yang merupakan bentuk jamak dari ‘Ism’ yang bermakna nama, sementara ‘Husna’ adalah kata sifat yang bermakna ‘baik’ atau ‘indah.” Maka ditarik kesimpulan bahwa makna Asmaul Husna adalah nama-nama kepunyaan Allah yang sangat indah dan baik.
Nama ini semacam gelar yang menjadikan sifat Allah kepada para hamba-Nya. Contoh nama Asmaul Husna adalah ’Ar-Rohman’ yang bermakna Allah sebagai dzat sang Pengasih dan ’Ar-Rohim’ yang mempunya makna Allah Sang Penyayang, dan masih banyak lagi Asmaul Husna lainnya yang menunjukkan sifat baik Allah.
Perbedaan-Perbedaan
Persoalan Asmaul Husna ini ternyata juga menimbulkan perbedaan pandangan-pandangan di kalangan ulama sendiri. Terlebih pada hal arti atau makna dalam penafsirannya. Bahkan pada tataran jumlah sendiri Asmaul Husna lebih dikenal dengan jumlah 99 nama-nama Allah yang baik.
Namun, sebagian ulama ada yang mengatakan 100 nama, 200 nama, bahkan ada juga 1.000 hingga 4.000 nama Allah yang baik dan indah. Namun, sepanjang tidak menimbulkan kemusyrikan dan kekisruhan, hal ini bukanlah masalah yang fundamental bagi umat Islam.
Dalam pandangan muslim, yang terpenting adalah bagaimana memahami dan meyakini bahwa Allah mempunyai sifat yang baik dan indah yang sepaptutnya disyukuri oleh umat muslim sendiri.
Dzikir Asma
Dalam hal mendzikirkan Asmaul Husna ini bagi umat Islam membawa manfaat tersendiri. Pasalnya selain mereka mendapatkan pahala dalam menyebut-nyebut nama Allah, dzikir ini juga menjadikan hati lebih tenang karena muslim sadar bahwa segala sesuatu masalah dalam kehidupan pribadi-pribadi muslim, masih dalam pertolongan Allah semata.
Semisal jika seseorang mendapat musibah berupa kekurangan rizki, maka salah satu Asmaul Husna adalah Ar-Rozak yang bermakna Allah sang pemberi rizki. Lalu, ada juga Asmaul Husna yang bermakna Allah sang maha perkasa, maha memberi, maha pengampun, dan lain-lainnya. Ini tentu menjadi semacam motivasi karena muslim diajak untuk tetap optimis bahwa Allah-lah segala solusi kehidupan di dunia dan akhirat.
Maka tidak heran, mereka berlomba-lomba dalam memperbanyak bacaan Asmaul Husna pada setiap kesempatan. Hal ini juga tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, karena dalam Al-Qur’an sendiri disebutkan tentang bolehnya menyebut-nyebut nama Allah ini.
Berikut beberapa ayat yang menjadi dalil dibolehkannya menyebut Asmaul Husna.
- "Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai Asmaa'ul Husna (nama-nama yang baik)." (Q.S. Thaa-Haa : 8)
- “Katakanlah: ‘Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai Al Asmaa'ul Husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu’ (Q.S Al-Israa': 110)
- "Allah memiliki Asmaa' ul Husna, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama yang baik itu..." (QS. Al-A'raaf : 180)






