Pentingkah Dzikir Setelah Sholat Fardhu?
Ilustrasi dzikir setelah sholat fardhu
Dzikir adalah salah satu cara mengingat Allah yang dapat membuat hati menjadi tenang. Sedangkan sholat fardhu adalah sholat yang wajib dilakukan dan jika ditinggalkan akan menyebabkan dosa. Rasulullah SAW selalu melakukan dzikir setelah sholat fardhu sebab, dzikir merupakan ibadah tambahan yang membawa ketenangan jiwa bagi yang melakukannya.
Jika Rasulullah SAW mencontohkan untuk melakukan dzikir setelah sholat fardhu, maka adalah sunnah bagi umatnya untuk melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Beliau Saw. Ada pun dzikir yang biasanya dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah:
Istighfar
Istighfar adalah kalimat yang berbunyi 'Astaghfirullah hal adziem'. Artinya memohon ampunan kepada Allah SWT. Ia merupakan dzikir setelah sholat fardhu yang paling dulu dilakukan oleh Rasul SAW. Pada beberapa riwayat, jumlah istighfar yang sebaiknya dibaca adalah 3 kali. Namun jika ingin memperbanyak, maka akan sangat baik dan tentu diperbolehkan.
Tasbih, Tahmid, Takbir
Membaca tasbih (subhanallah), tahmid (alhamdulillah), takbir (allahuakbar) sebanyak 33 kali pun sering dilakukan oleh Rasulullah SAW. Menurut beberapa hadist, bacaan dzikir tersebut sangat baik dan bermanfaat untuk menggugurkan dosa-dosa yang telah lampau. Untuk menggenapkan menjadi 100 bilangan, maka di akhir bacaan sebaiknya ditutup dengan membaca 'Laa illaha ilallahu wahdahu…' dan seterusnya.
Tahlil
Kalimat tahlil adalah "Laa ilaha illallahu", yang artinya mengesakan Allah SWT, tidak ada tuhan selain Allah saja. kalimat dzikir ini pun boleh dibaca sebanyak yang Anda mampu.
Ayat Kursiy
Membaca ayat Kursiy seusai sholat fardhu juga dapat membuat hati menjadi tenang. Dalam sebuah hadist riwayat an-Nasa'I, dikatakan bahwa fadhilah membaca ayat Kursiy seusai sholat adalah masuk surga.
Pentingnya Dzikir
Manusia dikaruniai Hati atau qolbu yang dapat merasakan gelisah, cemas, tidak tenang, bahagia, sedih dan berbagai perasaan lainnya. Dengan dzikir serta mengingat Allah, qolbu atau hati manusia akan menjadi tenang dan tentram sebab Allah sendiri yang akan menganugrahkan ketenangan tersebut ke dalam hati manusia. Ketenangan merupakan sebuah hal yang penting bagi manusia agar selalu fokus pada tujuan hidupnya di dunia ini, yaitu meraih ridho Allah SWT saja.
Kuncinya adalah niat yang ikhlas dalam melakukan dzikir, dan mengharap ridho Allah semata-mata. Jangan melakukan dzikir dengan berharap mendapatkan kekayaan atau hal yang bersifat duniawi lainnya. Wallahu 'alam bi showab.

