logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Komunikasi    Efektifitas Komunikasi

Efektifitas Komunikasi dengan Anak Introver

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Mempunyai anak yang tidak terbuka atau cenderung pendiam dan tertutup (introver) terkadang membuat orang tua, guru, bahkan teman-temannya keki. Diajak ngobrol, diam. Didiamkan, tambah diam. Serba salah dan bingung. Biasanya akan semakin membingungkan ketika si anak introver ini mendapatkan masalah, baik di sekolah maupun di rumah.

Penanganannya terasa lebih sulit dibandingkan menangani masalah anak-anak yang lebih ekspresif dan terbuka.

Banyak penyebab mengapa anak-anak introver tidak mau berkomunikasi secara terbuka dengan orang lain, di antaranya:

1. Ada ketakutan bahwa orang lain tidak akan mengerti dia. 

2. Perasaan tidak ingin merepotkan orang lain dengan permasalahannya.

3. Malu mengutarakan perasaannya. Takut orang lain akan mentertawakannya.

4. Merasa mampu menyelesaikan masalah sendiri.

5. Takut dicap bermasalah bila menceritakan masalahnya kepada orang lain.

6. Tidak tahu bagaimana cara mengutarakan perasaannya.

Bila mau berkomunikasi dengan anak introver, kita harus mempunyai urat sabar yang sangat panjang. Kita harus rela menjadi pengamat yang baik. Ketika anak introver ini sudah mulai terbuka, kita harus menjadi pendengar yang sangat setia. Bila tidak, maka biasanya anak introver ini tidak akan percaya lagi dengan kita. Dia akan semakin menjadi pendiam dan tertutup.

Teknik yang dipakai untuk mendapatkan komunikasi yang efektif dengan anak introver, antara lain:

1. Ajaklah si anak menggambar. Anda pun ikut menggambar. Lakukan aktivitas ini bersama-sama sehingga ketika Anda bertanya tentang apa yang dia gambar, pancinglah dia untuk bertanya juga tentang apa yang sedang Anda gambar. Hal ini akan membuat dia nyaman dan merasa bahwa diapun bisa dan boleh bertanya.

2. Perhatikanlah goresan-goresan tangannya. Mulailah bertanya dari setiap gambar yang ada. Buatlah pertanyaan itu menuntun ke arah permasalahan yang sedang dihadapi oleh sang anak. Bila dirasa sulit untuk memancing pertanyaan, Anda bisa mulai bercerita sedikit tentang gambar yang Anda buat.

3. Suruhlah si anak untuk membuat cerita dari gambar yang sudah dibuatnya tadi. Bila si anak tidak bisa membuat cerita, suruhlah ia untuk membuat puisi tentang gambar tersebut. 

4. Bila perlu buatlah gambar tandem. Anda berdua menggambar pada bidang yang sama dan mulai komunikasi mau menggambar apa. Agar anak tidak merasa menjadi objek, terkadang Anda yang mengambil inisiatif mau manggambar apa. Lalu, mulailah membuat cerita sesistematik mungkin sehingga membuat anak tanpa sadar menceritakan masalah yang sedang dihadapinya.

5. Selain menggambar, ajaklah anak jalan-jalan. Lalu mulailah pembicaraan tentang apa yang sedang dilihat atau berilah keterangan sedikit tentang lingkungan di sekitar. Setelah itu, tanyakan apa pendapat anak mengenai tempat tersebut.

6. Aktivitas berenang, main game bersama, atau mengikuti kebiasaan si anak introver, bisa juga menjadi awal membuka percakapan.

Dari poin-poin di atas, Anda akan memperoleh efektifitas komunikasi saat berinteraksi dengan anak introver.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Komunikasi Massa Modern dan Absennya Makna
  • Latar Belakang Komunikasi: Bahasa Inggris
  • Prinsip-Prinsip Komunikasi dalam Proses Belajar Mengajar
  • Sekitar Program Kerja Humas
  • Sekolah Jurnalistik: Dari Kampus Besar Sampai Ruangan Bilik Kecil
  • Mie Instant Diblacklist? Pemasaran Humas Obatnya!
  • Mengulas Dasar Komunikasi
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA