logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Thailand

Ekonomi Thailand, Kaus Merah, dan Raja


Ilustrasi ekonomi thailand

Thailand adalah negara yang indah. Ekonomi Thailand ditopang oleh sektor pariwisata. Kemolekan pantai Pattaya sudah tersohor di dunia. Masyarakat Thailand bergantung banyak pada sektor pariwisata. Alam yang cantik ditunjang kemampuan promosi yang cerdas, membuat Thailand diserbu turis.

Namun ekonomi Thailand sempat tersendat ketika kaus merah menggelar aksi. Kaus merah adalah sebutan bagi kelompok pro Thaksin. Polemik politik di negeri gajah tersebut tak berkesudahan. Pasca Thaksin lengser dari kursi kekuasaan. Thailand dirundung instabilitas ekonomi.

Menutup Bandara

Aksi kaus merah memang berani bahkan frontal. Bandara utama di Thailand ditutup dan diboikot oleh para pengunjuk rasa. Praktis ekonomi Thailand lumpuh seketika. Turis di luar tidak bisa masuk. Turis di dalam tidak bisa keluar. Aksi ini memancing kecemasan publik tentang pandangan pelaku bisnis, turis, dan terhadap ekonomi Thailand. Ekonomi mesti ditunjang stabilitas politik. Tanpa itu mustahil ekonomi akan berkembang. Apa pelajaran yang bisa dipetik?

  • Politik stabil. Politik dan ekonomi ibarat dua sisi koin yang tidak terpisah. Politik yang stabil akan menyokong pertumbuhan ekonomi. Tanpa stabilitas politik, ekonomi suatu negara akan kacau.
  • Persepsi. Perceive is everything. Demikian istilah di dunia komunikasi. Persepsi pelaku bisnis, turis, dsb akan negatif ketika melihat kasus demikian (penutupan bandara). Promosi akan tumbang oleh persepsi. Persepsi adalah segalanya.
  • Kepentingan nasional. Wajar jika kepentingan individu dan kelompok berbaur jadi satu. Bentrok kepentingan juga tidak terhindarkan. Namun untuk kepentingan nasional, publik mesti bersatu. Ekonomi satu negara adalah national interest. Publik mesti menahan diri untuk tidak berbuat gegabah dalam memperjuangkan kepentingan masing-masing.

Raja Thailand

Posisi Raja di Thailand sangat sentral. Tindak tanduk Thailand bergantung pada raja. Masyarakat di sana begitu memuja raja. Bahkan kritikan pun haram terlontar bagi raja.

Raja harus mengambil peran dalam menyelasaikan polemik politik yang tengah berlangsung. Raja Thailand juga yang berperan besar dalam lengsernya Thaksin. Raja di sana tidak sebatas simbol. Namun dicintai, dikagumi, dan dipuja.

Kondisi ini bagai bom waktu. Kapan, di mana, dan siapa hanya tinggal waktu. Gejolak ini pasti akan terus meledak. Ekonomi Thailand akan terus bergoncang. Turis datang bukan untuk melihat tentara menembak para demonstran.

Turis berkunjung tidak untuk melihat demonstran memberikan cap jempol darah. Pariwisata adalah bisnis enjoy dan comfort. Semua itu datang jika politik di Thailand stabil. Tanpa itu, ekonomi Thailand bisa dipastikan suram. 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Peta Thailand, Berwisata ke Negeri Gajah Putih
  • Keunggulan Pepaya Thailand
  • Belajar Bahasa Thailand dan Berwisata di Thailand
  • Mengenal Tari Thailand
  • Menikmati Tarian Thailand di Festival Air Songkran
  • Kebudayaan Thailand dalam Olahraga, Seni, dan Makanan Khas
  • Mengenal Wisata Thailand
  • Ayo Menjelajahi Objek Wisata Thailand
  • Penguasa Terkaya di Dunia: Raja Thailand Nomor Satu
  • Serba-Serbi Sejarah, Wisata dan Budaya Negara Thailand
  • Mitos Gajah Putih Melanggengkan Kekuasaan
  • Geliat Bisnis Perdana Menteri Thailand, Thaksin Sinawatra
  • Menengok Objek Pariwisata Thailand
  • Keabadian Budha dalam Patung Thailand
  • Durian Thailand yang Mendunia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA