Emha Ainun Najib

Cak Nun, atau Emha Ainun Najib, atau Kyai Sudrun adalah wajah tampan yang turun ke bumi. Kastanya sebagai sastrawan bisa menjadi raja, setelah gelar pangeran yang dia pegang dan kuasai lama sekali.
Tapi, ya itu tadi. Dia tampik tawaran jadi raja dan bangsawan sastra. Dia lari ke pelukan kaum papa. Dia emoh jadi sastrawan rumahan, membayangkan gulipat kata lewat menatap langit-langit kamar.
Dia turun dan tenggelam bersama masalah orang tertindas, jadi teman, jadi suami, jadi istri, jadi bapak, jadi anak, jadi saudara, jadi uwak, jadi kakek, dan nenek bagi semua orang, yang ingin dihibur berdasarkan peran itu.
Sementara bagi dirinya sendiri, Emha menjadi Kyai Sudrun yang mengingatkan bahwa semua perilaku itu tidak ada arti penting yang bisa disombongkan. Dorongannya, adalah Tuhan dan Sang Nabi. Tidak ada yang lebih murni dari itu. Dan semua telah dicukupkan baginya.






