logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Fisika

Energi Panas Bumi sebagai Energi Alternatif


Ilustrasi energi panas bumi

Saat energi yang berasal dari minyak bumi, batu bara, dan lain-lain mulai menyusut, timbul sebuah energi alternatif yang diharapkan dapat menggantikan peran energi yang berasal dari fosil-fosil. Energi yang diklaim menjadi energi alternatif ini adalah energi panas bumi. Ya, akhir-akhir ini banyak pihak yang mengangkat isu energi ini sebagai energi alternatif.

Energi Panas Bumi - Mengenal Energi Alternatif Panas Bumi

Energi panas bumi adalah energi yang berasal dari energi panas yang terkandung di dalam bumi. Energi panas yang ada di dalam bumi ini berasal dari energi yang berasal dari aktivitas tektonik bumi. Aktivitas tektonik di dalam bumi memang sudah terjadi sejak bumi diciptakan. Selain itu, panas yang ada di dalam bumi pun berasal dari panas matahari yang diserap oleh bumi. Energi alternatif ini pun termasuk energi yang terbarukan atau energi yang dapat diperbaharui.

Sebenarnya, energi panas bumi sudah dikenal sejak zaman Romawi dulu. Saat itu, energi ini dimanfaatkan sebagai energi untuk memanaskan ruangan ketika musim dingin atau untuk memanaskan air. Namun, seiring perkembangan zaman, energi yang berasal dari panas bumi ini dimanfaatkan sebagai penghasil energi listrik.

Pada 2007 saja, pembangkit listrik yang memanfaatkan energi ini telah beroperasi di dunia. Diperkirakan pembangkit listrik tersebut berkekuatan sebesar 10 Giga Watt. Pemanfaatan energi yang berasal dari panas bumi ini telah menyumbang sebesar 0,3 % kebutuhan listrik dunia. Dilihat dari segi ekonomi, energi alternatif ini bernilai ekonomis. Namun sayangnya, energi ini hanya ada di sekitar daerah lapisan tektonik dan belum termanfaatkan dengan baik dan maksimal.

Di dunia ini, sumber panas bumi yang terbesar beradai di Amerika Serikat, tepatnya di California. Sumber energi panas bumi terbesar itu bernama The Geyser. Sementara itu, lima negara, yaitu Kenya, Elsavador, Filipina, Kostarika, dan Islandia telah memanfaatkan energi alternatif panas bumi untuk memenuhi kebutuhan energi listrik masing-masing negara sebesar 15 %.

Bumi, tempat hidup manusia dan makhluk hidup lainnya, memiliki inti bumi yang sangat panas. Diperkirakan, inti bumi itu memiliki suhu 500 derajar celcius atau sekitar 9,932 Farenheit. Jadi, tidak mengherankan jika radius 3 meter teratas di lapisan permukaan bumi memiliki suhu yang konstan sebesar 10-16 derajat celcius. Dengan didukung berbagai proses geologi, energi panas yang berasal dari dalam bumi ini terbentuk.

Tempat-tempat di bumi ini yang mengandung panas bumi memiliki suhu yang tinggi. Oleh karena itu, energi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif pada masa modern sekarang ini. Di bumi ini, ada beberapa tempat yang mengandung energi alternatif panas bumi, khususnya di daerah yang dekat dengan lapisan tektonik bumi.

Energi Panas Bumi - Energi Alternatif di Indonesia

Letak geografi Indonesia yang berada di lokasi ring of fire dan banyaknya gunung berapi di Indonesia, selain berdampak negative juga berdampak positif. Dampat positif tersebut adalah bahwa di Indonesia banyak mengandung sumber panas bumi. Menurut para ahli, banyaknya gunung berapi di Indonesia, telah membuat Indonesia memiliki sumber energi alternatif panas bumi dengan nilai 28.000 Megawatt.

Sungguh betapa besarnya nilai energi panas yang ada di dalam bumi Indonesia. Lokasi panas bumi yang ada di bumi Indonesia ini tersebar di 265 lokasi yang ada di seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Dari 28.000 Megawatt yang terkandung dalam sumber energi alternatif panas bumi di Indonesia, baru 1.189 Megawaat atau sekitar 4% yang baru dimanfaatkan. Energi panas bumi yang dimanfaatkan itu digunakan untuk pembangkit tenaga listrik. Pembangkit listrik yang memanfaatkan panas bumi ini berada di Jawa Barat (1057 MW), disusul Jawa Tengah (60 MW), Sulawesi Utara (60 MW), dan Sumatera Utara (12 MW).

Untuk mengembangkan energi alternatif ini, Pemerintah Indonesia belum bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia memberi peluang pada pihak swasta untuk memanfaatkan dan mengembangkan energi alternatif yang berasal dari panas bumi ini.

Sebagai pendorong pengembangan dan pemanfaatan energi panas bumi, Pemerintah Indonesia mengeluarkan regulasi berbentuk Undang-Undang No 27 Tahun 2003 tentang panas bumi dan Peraturan Pemerintah No 59 Tahun 2007 tentang kegiatan usaha panas bumi. Berdasarkan dua regulasi tersebut, telah ditetapkan sebanyak 22 Wilayah Kerja Pertambangan.

Wilayah Kerja Pertambangan ini tersebar di Sumatera sebanyak 8 WKP, Jawa sebanyak 7 WKP, Sulawesi sebanyak 2 WKP, Nusa Tenggara sebanyak 3 WKP, dan di Maluku sebanyak 2 WKP. Selain mengeluarkan regulasi tentang pengembangan dan pemanfaatan energi alternatif panas bumi, pemerintah Indonesia pun sedang menyusun program untuk menyelesaikan penetapan proses restrukturisasi jual beli dari PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi). Hal ini dilakukan untuk mendukung iklim investasi pengembangan energi ini.

Rencana ke depannya, Pemerintah Indonesia akan lebih mengembangkan dan memanfaaatkan energi ini sebagai sumber tenaga listrik nasional. Rencana pengembangan dan pemanfaatan energi alternatif panas bumi dengan melakukan pembangunan pembangkit listrik dengan daya 10.000 Megawatt tahap 2. Dengan dilaksanakannya program ini, diharapkan pemanfaatan energi panas bumi dapat meningkat menjadi sebesar 4.713 Megawatt atau sekitar 17 % dari potensi energi alternatif panas bumi yang ada hingga 2015.

Sekarang ini, Pemerintah Indonesia sedang mengembangkan lapangan energi panas bumi di Provinsi Lampung, tapatnya di Ulubelu. Dalam proses pengembangan ini telah berhail dibuat sebanyak 12 sumur bor yang memiliki potensi uap sebesar 80 Megawatt. Selain di Provinsi Lampung, Pemerintah Indonesia pun sedang mengembangkan energi alternatif panas bumi di Provinsi Sumatera Selatan (Lumut Balai), Provinsi Jambi (sungai Penuh), Provinsi Bengkulu (Hululais), Provinsi Sulawesi Utara (Kotamobagu), dan di Provinsi Jawa Barat (Karaha).

Indonesia merupakan negara terbesar di dunia yang memiliki sumber panas bumi. Diperkirakan sebesar 40% sumber panas bumi di dunia berada di Indonesia. Hal ini membuat Indonesia aktif dalam kancah industry panas bumi dunia.

Pada 25-30 April 2010 kemarin, telah dilakukan Koferensi Geothermal Dunia (World Geothermal Conference)  yang dilaksanakan di Bali, Indonesia. Pertemuan ini dihadiri lebih dari 1.000 orang yang bekecimpung dalam bisnis panas bumi. Konferensi ini membahas tentang teknologi forum bisnis dan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Energi Panas Bumi - Manfaat Energi Alternatif

Energi alternatif panas bumi memiliki manfaat yang tak kalah dibandingkan dengan energi yang berasl dari fosil-fosil. Bahkan, energi panas bumi lebih ramah lingkungan. Selain itu, energi alternatif panas bumi pun tidak menimbulkan emisi gas rumah kaca.

Energi yang berasal dari panas bumi ini memiliki tingkat kebisingan di bawah energi yang berasal dari fosil-fosil. Sementara itu, pembangkit listrik yang memanfaatkan energi alternatif panas bumi diklaim bisa menghasilkan energi listrik lebih besar jika dibandingkan dengan pembangkit listrik yang memanfaatkan energi lainnya.

Namun sayang, pemanfaatan energi ini sebagai energi alternatif kurang dikembangkan dan dimanfaatkan dengan maksimal. Banyak negara yang memiliki sumber panas bumi belum mengembangkan dan memanfaatkan energi panas yang berasal dari panas bumi secara maksimal. Hal ini diperkirakan karena belum ada tindak lanjut yang maksimal dalam pemanfaatan energi ini untuk kepentingan umum.

Itulah penjelasan mengenai energi panas bumi sebagai energi alternatif masa depan. Energi panas bumi sebagai energi alternatif memiliki peranan penting dalam ketersediaan sumber energi yang nantinya digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia.

Energi alternatif tersebut merupakan antisipasi bagi energi yang berasal dari fosil-fosil yang keberadaannya semakin menipis, bahkan makin lama bisa saja akan habis. Hal tersebut karena untuk bisa menjadi bahan energi, fosil-fosil tersebut membutuhkan proses yang sangat lama. Tentunya masih banyak energi alternatif lain selain energi panas bumi yang dapat digali dan dikembangkan sebagai sumber energi. Semoga energi alternatif ini dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Mengenal Lebih Jauh Bentuk Energi dalam Fisika
  • Hukum Archimedes Dalam Kehidupan Sehari-hari
  • Berkenalan dengan Energi Biomassa
  • Sejarah Hukum Boyle
  • Kalor: Mengenal Energi Panas
  • Memahami Fisika Gerak Lurus
  • Energi Listrik di Sekitar Kita
  • Albert Einstein dan Teori Relativitas
  • Mengenal Energi Ionisasi
  • Suara Angin dan Manfaatnya
  • Memahami Jenis Gerak dan Contohnya di Sekeliling Kita
  • Energi Panas Matahari yang Menghasilkan Listrik
  • Biomekanika: Aplikasi Fisika Kedokteran
  • Lup Si Kaca Pembesar - ANNEAHIRA.COM
  • Sifat Kemagnetan di Alam Semesta
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA