logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Biologi

Enzim Pankreas


Ilustrasi enzim pankreas

Apa itu enzim pankreas? Dalam sistem pencernaan manusia, pankreas sangat berperan penting. Organ ini berupa kelenjar panjang berwarna putih yang agak menyempit. Terletak di bagian tengah rongga perut bagian atas (tepatnya di bawah lambung dan terletak di samping usus duabelas jari) dengan panjang 14-18 centimeter dan berat 65-67 gram.

Sebelum kita lebih jauh membahas pankreas dan enzim pankreas, kita terlebih apa itu sistem pencernaan manusia, yaitu saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.

Sistem Pencernaan

Saluran pencernaan terdiri dari susunan organ-organ paencernaan yang dilewati makanan. Saluran pencernaan manusia secara berurutan terdiri atas rongga mulut, kerongkongan (esofagus), lambung (ventrikulus), usus halus (intestinum), usus besar (kolon), dan rektum (anus).

Panjang total saluran pencernaan yang dilalui makanan adalah 10 meter. Sistem pencernaan juga meliputi organ-organ yang terletak di luar saluran pencernaan, yaitu pankreas, hati, dan kandung empedu.

Pada bagian ini, kita akan membahas masalah saluran pencernaan saja dan terdiri dari apa saja saluran pencernaan tersebut. Saluran pencernaan pada tubuh manusia terdiri dari berikut ini.

1. Rongga Mulut

Rongga mulut adalah bagian pertama dari saluran pencernaan manusia yang harus dilalui oleh makanan. Di dalam rongga mulut inilah makanan dihaluskan dengan dikunyah oleh gigi. Setelah makanan halus, dengan dibantu oleh lidah, maka makanan akan dapat ditelan. 

2. Kerongkongan

Setelah makanan ditelan, makanan tersebut akan masuk ke faring yaitu sebuah saluran yang bentuknya memanjang dari belakang rongga mulut dan mengarah ke permukaan ke kerongkongan yang disebut juga esophagus.

Kerongkongan ini pula yang menjadi penghubung antara mulut dan lambung. Bentuk esophagus menyerupai tabung lurus, berotot lurik dan memiliki dinding yang tebal. Otot pada kerongkongan itu berfungsi untuk meremas dan mendorong makanan yang sudah halus tersebut ke lambung. 

3. Lambung

Lambung terdapat di bawah sekat rongga badan dengan bentuk berupa kantong. Di sini, makanan akan di proses secara kimiawi pada lambung dengan dicampurnya getah lambung yang mengandung HCL, enzim, pepsin dan renin. 

Gerakan otot lambung membuat makanan tersebut seperti diaduk-aduk, diuraikan agar menjadi lembut seperti bubur. Bubur tersebut akhirnya sedikit demi sedikit akan masuk ke dalam usus halus untuk proses selanjutnya.

4. Usus Halus

Usus halus terletak di antara lambung dan usus besar. Tiga bagian usus halus yaitu usus dua belas jari yang disebut duodenum, usus kosong yang disebut jejunum dan usus penyerapan yang disebut juga ileum.

Bubur makanan yang masuk ke duodenum akan kembali mengalami beberapa proses yaitu mengubah protein menjadi asam amino, mengubah amilum menjadi maltosa dan mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

Dari Duodenum, perjalanan bubur makanan itu akan dilanjutkan sampai ke jejunum di mana proses pencernaan terakhir akan terjadi di sini, sebelum makanan di serap pada bagian ileum. Glukosa, vitamin, asam amino dan mineral-mineral berguna akan langsung diserap usus halus dan dibawa oleh pembuluh darah untuk di salurankan ke seluruh tubuh. 

5. Usus Besar

Usus besar adalah bagian terakhir dari proses pencernaan manusia. Pada usus besar inilah sisa-sisa bahan makanan, seperti air dan bahan makanan yang tidak dapat dicerna, bermuara. Selanjutnya, sisa makanan yang sudah tidak bisa dimanfaatkan oleh tubuh ini akan dikeluarkan sebagai tinja dan gas-gas berbau melalui anus.

Tahukah Anda fungsi dari sistem pencernaan tubuh? Sistem pencernaan manusia berfungsi sebagai penerima makanan yang dilakukan oleh mulut. Kemudian di dalam mulut, makanan dipecah oleh gigi menjadi zat-zat gizi, dan mengalir melalui tenggorokan ke kerongkongan, lalu berakhir di lambung.

Semua zat-zat gizi diserap dalam aliran darah oleh usus dan fungsi sistem pencernaan yang terakhir adalah membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh oleh anus berupa feces (kotoran).

Ketika mengunyah makanan di dalam mulut, sebaiknya Anda mengunyah paling sedikit 40 kali. Mengunyah makanan dengan baik akan membantu pencernaan. Tugas lambung pun menjadi lebih ringan ketika menghancurkan makanan dengan bantuan asam hidroklorat. Semakin sedikit kerja lambung, akan semakin cepat pula zat-zat nutrisi yang diperlukan tubuh beredar dalam tubuh Anda.

Bagian kedua sistem pencernaan manusia adalah kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan membantu pemecahan zat makanan dan penyederhanaan senyawa melalui berbagai enzim yang dikeluarkan di saluran pencernaan. Berikut ini adalah kelenjar pencernaan yang berada dalam sistem pencernaan manusia dan beberapa enzim yang dihasilkan.

1. Kelenjar Ludah

Kelenjar ludah adalah kelenjar pencernaan pertama yang dijumpai ketika makanan masuk ke dalam rongga mulut. Kelenjar ludah menghasilkan mukus dan enzim amilase saliva (ptialin). Menurut letaknya, kelenjar ludah terdiri atas empat pasang.

  • Glandula parotis, merupakan kelenjar yang terletak di bawah telinga. Glandula parotis bermuara di dekat gigi molar bagian atas yang kedua.
  • Glandula submandibularis, terletak di bawah rahang dan bermuara di dekat pangkal lidah. Kelenjar ini menghasilkan lebih dari 70 persen saliva.
  • Glandula subligualis, terletak di bawah lidah kita. Muara kelenjar ini berada di dekat pangkal lidah.
  • Glandula liur minor, tersebar di rongga mulut. Menurut penelitian, rongga mulut memiliki lebih dari 600 kelenjar liur minor dengan diameter masing-masing 1 hingga 2 mm.

2. Kelenjar Lambung

Kelenjar lambung menghasilkan beberapa enzim, seperti pepsin, renin, dan HCl atau asam klorida. Pepsinogen yang diaktifkan oleh asam lambung merupakan cikal bakal enzim pepsin. Keluarnya asam lambung dipengaruhi oleh gerak refleks yang timbul ketika masuknya makanan ke dalam lambung. Asam lambung juga dipengaruhi oleh hormon gastrin yang keluar melalui dinding-dinding lambung.

3. Kelenjar Hati

Hati atau hepar adalah kelenjar paling besar di dalam tubuh manusia. Fungsi hepar sebagai kelenjar, di antaranya sebagai berikut.

  • Hati menghasilkan empedu sebagai kelenjar eksokrin.
  • Hati mampu menyimpan cadangan lemak, glikogen, vitamin A, vitamin B12, vitamin D, dan albumin.
  • Hepar bertugas mensintesis protein dari cairan darah dan mampu menjadi bengkel sel darah merah yang rusak atau mati.
  • Fungsi utama hati biasanya dikaitkan dengan detoksifikasi zat-zat beracun di dalam pencernaan.
  • Hati mampu menghasilkan enzim arginase yang mengubah arginina menjadi ornitina dan urea, sehingga menetralisasi racun di dalam tubuh.

4. Pankreas

Kelenjar pankreas berada di antara lambung (ventrikulus) dan usus halus. Pankreas menghasilkan beberapa enzim pencernaan makanan, di antaranya protease, nuklease, amilase, dan lipase. Keluarnya enzim dari pankreas bergantung pada aktivitas hormon sekretin yang dihasilkan oleh usus dua belas jari (duodenum) pada saat makanan masuk ke dalamnya.

5. Kelenjar dalam Usus Halus

Enzim yang dihasilkan, antara lain enterokinase, erepsin (peptidase), maltase, sukrase, laktase, nuklease, dan lipase. Hormon enterokrinin yang dihasilkan oleh duodenum mempengaruhi keluarnya enzim-enzim tersebut, sehingga mempermudah penyerapan sari-sari makanan. Berikut ini akan di bahas lebih jauh mengenai enzim pankreas.

Enzim Pankreas

Pankreas mengeluarkan getah pankreas yang disalurkan ke usus halus. Komposisi getah pankreas bergantung pada jenis makanan yang dimakan. Getah pankreas terdiri dari enzim amilase pankreas (amylopsin), enzim lipase pankreas, tripsinogen, dan natrium bikarbonat. Getah pankreas ini disebut enzim pankreas.

Pankreas memproduksi beberapa jenis enzim untuk membantu pencernaan lemak, protein, hidrat arang, dan asam-asam nukleat di usus kecil (halus). Pankreas menghasilkan cairan dan getah-getah pencernaan untuk mencerna makanan tersebut yang dikenal dengan enzim pankreas.

Selain itu, pankreas menghasilkan cairan alkalis untuk menetralisasi asam lambung yang tercampur dalam chime, sehingga pH di usus dua belas jari bisa tetap basa.

Fungsi Enzim Pankreas

Kebanyakan enzim pencernaan diproduksi oleh kelenjar pankreas. Di dalam tubuh, terdapat dua golongan enzim, yaitu enzim pencernaan sebagai katalisator dan enzim metabolisme yang bertanggung jawab untuk menyusun, memperbaiki, dan membentuk kembali sel-sel dalam tubuh. 

Jika tubuh kekurangan enzim, perut akan kesulitan mencerna makanan. Kemudian, perut akan merasa sakit dan bisa saja terjadi diare.

Pankreas tidak dapat memproduksi semua enzim pada saat bersamaan, sehingga jika terlalu banyak jenis makanan yang masuk bersamaan akan menyulitkan fungsi pankreas. Selain enzim, pankreas memproduksi hormon insulin dan glucagon yang berfungsi mengatur kadar gula darah.

Gangguan pada fungsi pankreas dapat menimbulkan penyakit diabetes karena peningkatan kadar gula darah menjadi tidak terkendali.

Pankreas mengandung sel yang dapat menghasilkan getah pankreas. Getah pankreas merupakan getah pencernaan yang sangat berguna untuk mengolah tiga kelompok bahan makanan, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Getah pankreas ini terutama terdiri dari air, bikarbonat, dan enzim. Fungsi enzim pankreas adalah sebagai berikut.

  • Enzim amilase atau amylopsin berfungsi untuk mengubah karbohidrat (zat tepung) menjadi gula-gula yang lebih sederhana, seperti maltosa.
  • Enzim lipase berperan dalam mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
  • Enzim tripsin untuk mencerna protein. Mengubah protein menjadi bentuk yang lebih sederhana, seperti pepton dan asam amino.
  • Natrium bikarbonat menciptakan suasa basa yang mengaktifkan enzim-enzim.

Pengeluaran getah pankreas dipengaruhi oleh hormon yang dihasilkan oleh sel-sel selaput lendir saluran pencernaan. Umumnya, saluran pankreas dan empedu bermuara jadi satu di sebuah lubang kecil pada dinding usus dua belas jari.

Di lubang tersebut, terdapat katup pengaman yang berfungsi mencegah enzim naik kembali ke pankreas karena enzim yang sudah keluar tidak dapat diserap kembali oleh pankreas. Semoga uraian tentang enzim pankreas bermanfaat bagi Anda.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Bakteri yang Merugikan Manusia
  • Dasar-Dasar Genetika Tumbuhan
  • Mikrobiologi Lingkungan Kurangi Pencemaran
  • Sistem Reproduksi Pada Manusia
  • Mengenal Hewan-hewan Berdarah Dingin
  • Enzim Adalah Protein Bermanfaat
  • Tumbuhan Darat di Pinggiran Jalan
  • 10 Hewan Predator Berbahaya bagi Manusia
  • Mengenal Enzim Pepsin
  • Paru-paru dan Penyakitnya
  • Mengenal Tumbuhan Berpembuluh
  • Mengenal Biosfer dan Seluk-beluknya dalam Kehidupan
  • Mengenal Metabolisme Sel
  • Mengetahui Proses Pembentukan Trombosit
  • Mengenal Palem Kipas
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA