Film Ayat-Ayat Cinta

Film ayat-ayat cinta menggebrak bioskop Indonesia, memaksa ribuan orang mengantri dan menonton berulang-ulang di bulan Februari dan tahun 2008. Merupakan adaptasi dari novel karya Habbiburahman El-Shirazy yang berjudul sama, film ini menyajikan banyak dimensi tentang kemusliman dan tema-tema feminisme.
Namun pada akhirnya terjebak dalam kisah cinta poligamis, antara tokoh utama pria dengan tiga pemeran wanitanya. Meskipun disukai penonton, namun tidak sedikit yang antipati. Utamanya, bagi mereka yang tidak menyukai gagasan poligami. Namun, bagi dunia film di Indonesia, satu khasanah tengah di bangun. Dan apabila berhasil menyedot banyak penonton, bukankah itu maksud di buatnya satu film komersial?






