Film Drama Korea, My Love Toram
Ilustrasi film drama
Kata “My Love” pada judul film ini mungkin membuat anda mengira bahwa film ini menyuguhkan kisah sepasang kekasih. Namun, jangan harap Anda menemukan romantisme semacam itu dalam film drama yang dirilis pada tahun 2005 ini.
Di negeri asalnya sana, Korea, My Love Toram lebih dikenal dengan judul Nae Sarang Torami. Nae berarti my (aku-untuk kepemilikan). Sarang berarti love (cinta). Sedangkan Torami adalah Toram, nama anjing, tokoh utama dalam film ini.Bagi Anda yang penyayang binatang, pasti akan sangat menikmati film drama yang satu ini. Drama Korea yang satu ini memang berkisah tentang persahabatan antara dua makhluk ciptaan Tuhan yang berbeda, manusia dan binatang.
Petikan Cerita
Film Drama My Love Toram diilhami dari kisah nyata seorang wanita buta pertama di Korea yang memiliki anjing pemandu. Diceritakan sebuah keluarga yang terdiri dari ibu, ayah, dan dua orang putra-putrinya yang hidup bahagia di Pulau Jeju. Mereka memiliki kebun buah-buahan.
Suatu hari mereka dititipi seekor anak anjing, Golden Retriever oleh seorang pelatih anjing pemandu untuk orang buta. Anjing pemandu memang sejak kecil dilatih untuk tinggal bersama keluarga supaya terbiasa dengan manusia.Akhirnya keluarga tersebut sepakat memelihara Toram, begitu nama yang diberikan untuk anak anjing itu. Toram tinggal di sana sampai dia menjadi anjing dewasa. Seluruh anggota keluarga dan tetangga menyukai Toram karena jinak dan lucu.
Hingga suatu hari, ibu mengalami kecelakaan yang mengakibatkannya tidak bisa melihat. Ibu menjadi frustasi dan tidak mau bicara lagi dengan anggota keluarga maupun Toram. Pada saat bersamaan, Toram diambil kembali oleh pelatih anjing.
Ibu yang putus asa karena kebutaannya, memutuskan untuk hidup mandiri sambil kuliah lagi di Seoul. Takdir mempertemukannya dengan Toram. Toram menjadi anjing pemandu untuk ibu.Kemana pun ibu pergi, Toram selalu menemani. Bahkan saat sakit pun, Toram juga tak lelah menjadi pengganti mata untuk ibu, sampai ibu lulus. Dia bertahan sekuat mungkin. Pada saat ibu diwisuda, Toram akhirnya mati.
Mutiara Kisah Drama 'My Love Toram'
Persahabatan antara manusia dan binatang yang menjadi tema film drama ini memberi banyak hikmah. Selain kesetiaan, film drama ini juga menggambarkan bagaimana caranya mengasihi sesama makhluk Tuhan. Jika dengan binatang saja, manusia bisa begitu bersahabat, maka sudah seharusnya sesama manusia pun bisa saling menyayangi.
My Love Toram juga mengajarkan kepada kita untuk tidak menyerah pada nasib. Perjuangan ibu untuk kuliah lagi dalam kondisi tidak bisa melihat adalah hal yang patut dicontoh.Cocok dinikmati bersama keluarga, karena banyak nilai-nilai hubungan keluarga yang erat dan harmonis yang bisa didapatkan dari film drama ini.

