logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Hiburan    Film    Film Porno    Film Hot

Film Hot Indonesia: Obral Adegan Seronok Demi Rupiah

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar film hot? Apakah film yang dibuat atau ditonton di atas bara api? Boleh jadi demikian. Istilah film hot sama dengan pemberian istilah pada film biru. Film hot bukanlah film yang menimbulkan bara api, melainkan membangkitkan hasrat liar manusia akibat dihadirkannya adegan-adengan seronok.

Ibarat mesin kendaraan, bila terlalu lama dipakai, pasti akan panas. Begitupun, hasrat manusia. Semakin memanas ketika terus disuguhi adegan-adegan vulgar. Sayangnya, keberadaan film panas tidak hanya menjadi milik produksi film luar. Film panas kini tengah membudaya di kancah perfilman Indonesia.

Film panas dianggap sebagai genre film yang mampu menyedot perhatian penonton sehingga sang produser balik modal. Sedemikian parahkah moral masyarakat Indonesia hingga dikategorikan sebagai penggila film panas? Tanpa adegan panas, sebuah film dinilai kurang gereget dan dikhawatirkan mengurangi minat penonton.

Manusia, bahkan binatang, merupakan makhluk hidup yang disertai hawa nafsu. Naluri dasar manusia memang selalu ingin melakukan hubungan seks sehingga birahinya akan meningkat ketika disuguhi pancingan. Namun, hal itu tidaklah semata-mata harus disamaratakan pada tiap individu karena manusia terikat dengan norma yang mengatur tatanan hidup dan moral pelaku masyarakat.

Adegan Ranjang, Ramai Dipajang

Beberapa jenis film Indonesia kerap memajang dan menjadikan adegan ranjang, adegan mandi, dan adegan mesum lain, sebagai daya tarik utama film. Bahkan, kualitas cerita dan keutuhan alur cerita sering diabaikan sehingga film-film tersebut sering tidak masuk akal. Namun, lagi-lagi cerita menjadi nilai jual ke sekian. Yang lebih penting adalah keseksian pemeran saat melakoni adegan-adegan “mematikan” moral itu.

Beberapa poster film sengaja menampilkan gambar yang serba menyembul di balik pakaian serba minim. Bahkan, tidak berpakaian sama sekali. Entah apa yang dipikirkan para pembuat fim ketika memutuskan memvisualisasikan adegan film dalam lukisan vulgar. Tidakkah mereka berpikir bahwa kemungkinan poster itu dilihat anak-anak sangatlah besar?

Film Komedi Menggelitik

Salah satu genre film yang selalu menghadirkan adegan panas adalah film komedi. Sejatinya, film komedi dibuat sebagai media pelepas stres yang menghadirkan adegan konyol sehingga mampu mengocok perut penonton. Namun, perfilman Indonesia memiliki ranah ajaib. Adegan-adegan panas selalu disisipkan dalam film-film jenis komedi.

Yang seharusnya mengocok perut, film komedi tersebut justru mampu mengocok nafsu manusia untuk melakukan hal-hal berbau seks. Film-film komedi tersebut lebih tepat dinamai sebagai genre komedi seks yang menghadirkan adegan “kocak” di segala sisi yang memungkinkan.

Film Hantu Panas

Selain komedi, genre film yang sangat kental dengan adegan panas adalah film horor. Jika boleh dikatakan, film horor sama sekali tidak mengandung unsur horor yang benar-benar diciptakan untuk membuat bulu kuduk merinding. Film horor lebih tepat disebut sebagai film panas berkedok horor.

Hantu seolah hanya dipakai sebagai tabir untuk menutupi adegan-adegan panas di dalamnya sehingga berhasil meloloskan diri dari sensor. Tidak perlu pembuktian serta penelitian serius mengenai fakta ini. Tengok saja judul-judul film horor Indonesia yang sudah menyiratkan isi filmnya.

Beberapa film horor Indonesia yang berjudul “horor”, di antaranya Hantu Puncak Datang Bulan, Pocong Mandi Goyang Pinggul, Suster Keramas, Mati di Ranjang, dan Tali Pocong Perawan. Bahkan, beberapa film horor Indonesia sengaja mengimpor pemain film porno asal Jepang sebagai salah satu tokoh. Bagaimana tidak “horor” film-film tersebut?

Adegan Ranjang Bukan Tontonan

Sekadar mengingatkan, adegan ranjang dan sejenisnya merupakan aktivitas sakral yang hanya boleh dilakukan sepasang suami istri. Seks tidak semata-mata perihal nafsu birahi. Ada perasaan yang harus di libatkan di dalamnya untuk menciptakan hubungan yang harmonis. Jadi, adegan-adegan yang ditampilkan dalam film hot itu sangat keliru.

Ingat, seks bukanlah tontonan yang berfungsi sebagai hiburan. Jadi, hindarilah menonton film hot atau film porno karena tidak baik bagi perkembangan otak dan moral Anda!

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Ramainya Bandung Lautan Asmara
  • Blue Film dan Rusaknya Mental Remaja
  • Tera Patrick, dari Perawat hingga Ratu Film Dewasa
  • Film Panas Indonesia - Antara Seni dan Pornoaksi
  • 6 Hal Buruk yang Diajarkan Film Biru
  • Film Semi Terbaik, Penasaran Jangan Minta Lebih!
  • Jangan Sedih Ketika Hati Menolak Filmsex
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA